Tiga Tahun Disiksa Gatal-Gatal

Anda sibuk tapi masih ingin meraih sarjana untuk menunjang karir, maka inilah |

tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN – terima pindahan dari PTN/PTS lain
MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN

70314141 -7313350: jl. terusan halimun 37 bandung- utkampus.net

 

Jumat, 12 September 2003

Diasuh oleh
Dr.Handrawan Nadesul
Dokter Umum


Ilustrasi: Tanto -Senior

“Saya punya keluhan gatal-gatal yang sulit disembuhkan. Beberapa dokter spesialis kulit sudah saya kunjungi, tapi sampai sekarang tidak ada hasilnya.
Gatal-gatal saya alami sejak tahun 2000 (sudah tiga tahun).

Umumnya timbul malam hari, tapi tiga bulan terakhir ini timbul pada siang hari juga. Lokasi gatal menyebar di beberapa bagian tubuh, khusus di sekitar tangan, kaki, perut, leher (biduran, kaligata).

Semula saya pikir gatal-gatal itu disebabkan oleh cuaca dingin malam hari (saya tinggal di Bogor). Namun, di tempat berhawa panas seperti di pantai, gatal ini kadang timbul juga.

Tahun 2001, atas rujukan dokter kulit, saya melakukan tes alergi (Prick test). Ada 23 zat yang dites, namun hasilnya ternyata semuanya negatif. Artinya, ke-23 zat yang disuntikkan itu bukan sebagai pemicu gatal-gatal (terlampir hasil Prick test).

Gatal-gatal ini sungguh mengganggu aktivitas, dan terpaksa untuk mengatasinya setiap tiga hari sekali saya minum antihistamin. Belakangan dua hari sekali harus minum karena gatal yang tak tertahankan.
Melalui surat ini saya mohon bantuan dokter untuk mengatasi alergi ini. Jika pembaca SENIOR ada yang mempunyai keluhan sama atau mengetahui solusinya, tolong informasinya.”
Hend. D.W. di Bogor

Saudara Hend. D.W. di Bogor,
Saya bisa merasakan apa yang Anda alami selama tiga tahun terakhir ini. Jangankan gatal berhari-hari sepanjang bulan dan tahun, gatal sebentar akibat digigit nyamuk saja bikin kita runyam.

Konsentrasi dan ketekunan kita dalam bekerja dirongrong oleh munculnya rasa gatal yang bertubi-tubi hampir setiap hari, bukan cuma di satu tempat, melainkan di beberapa bagian kulit badan. Bisa jadi itu mengganggu rasa sejahtera juga. Amarah, kesal, risau, yang tidak perlu ada bisa saja bangkit kalau gatal tidak mau hilang.

Masalah yang kita hadapi sampai saat ini bahwa alergi di dunia semakin merajalela seiring dengan semakin memburuknya polusi dalam bentuk apa saja. Kita tidak tahu apakah udara yang kita hirup setiap detik itu sudah berisi polutan yang menjadi alergen baru buat tubuh kita, yang sebelumnya tidak ada.

Bukti untuk itu, orang yang di kota kediamannya tidak pernah alergi, mendadak alergi setelah pindah atau berkunjung ke kota lain. Orang tersebut menemukan alergen, zat yang tubuhnya tidak tahan menerimanya, di wilayah lain. Kasus begini bisa juga oleh jenis menu makanan lain yang sebelumnya tidak pernah disantap.

Kemunculan Alergi
Selama alergen itu masih bercokol di sekitar kita, selama itu alergi sukar terkendali. Kita tahu obat antihistamin cuma berfungsi untuk meredakan dan mengendurkan reaksi yang timbul akibat masuknya alergen ke dalam tubuh. Tubuh yang berbakat alergi, dalam darahnya senantiasa menyimpan memori yang mengingatkan siapa-siapa saja “musuh” yang harus diperangi setiap kali kembali datang memasuki tubuh.

Setiap kali berperang melawan alergen, si “musuh” itu, tubuh akan menghasilkan zat histamin. Zat histamin inilah yang memunculkan reaksi alergi berupa gatal-gatal jika muncul di kulit, sesak napas dan hidung mampet jika bermanifestasi di saluran pernapasan, atau mual dan mencret jika merupakan reaksi di saluran pencernaan. Obat antihistamin yang biasa kita minum hanyalah menjinakkan histamin produk peperangan tubuh melawan alergen itu.

Tubuh sendiri sukar untuk direkayasa menjadikan darah yang berbakat alergi itu dirombak, direstrukturisasi, sehingga tidak sensitif lagi terhadap zat, bahan, atau polutan tertentu. Kita terima saja bakat alergi sebagai sesuatu yang sukar diubah.

Yang bisa dilakukan hanya menghindar dari semua bahan atau apa saja yang bikin kita alergi. Setiap orang memiliki kerentanan terhadap zatnya sendiri-sendiri dan tidak selalu harus sama. Yang paling sering sama pada banyak orang adalah debu rumah. Dalam debu rumah terkandung kutu renik tungau (mite).

Bahan berprotein ini yang bikin orang yang berbakat alergi tidak tahan menerimanya. Selama debu rumah terus bersarang di sekitar kita, di kipas angin, di saringan AC, selama itu pula kemunculan alergi sukar dibendung.
Persoalan yang Anda hadapi, bahwa hasil tes alergi Prick semuanya negatif, yang bisa disimpulkan (seolah-olah) Anda bukan pengidap alergi, sekurang-kurangnya terhadap ke-23 jenis alergen yang diteskan itu. Apa betul begitu?

Kenali Pencetusnya
Kemungkinan analisisnya bisa demikian. Namun, masih ada kemungkinan pemeriksaan tes alergi itu tidak akurat, sebab alat dan bahan yang dipakai atau cara melakukan tes bisa saja salah. Bisa dipastikan Anda memang tergolong kasus alergi, melihat keluhan dan gejala menghilang jika minum obat antihistamin seperti yang Anda akui.

Itu bisa juga berarti tes alerginya tidak salah, tapi sangat bisa jadi ada jenis alergen yang tidak tercakup di dalamnya, mengingat polutan dalam udara, air, dan makanan, semakin beragam saja.

Atau alergen itu tanpa disadari mungkin ada dalam kosmetik yang baru kita pakai akhir-akhir ini, semisal pada pasta gigi, sampo, atau dari lipstik dan minyak wangi pacar baru kita. Boleh jadi juga dari kondom atau gigi palsu yang baru kita pakai.

Peliknya menatalaksana alergi oleh karena tidak selalu mudah melacak dan menemukan alergen penyebab alergi pada tubuh masing-masing orang yang berbakat alergi. Anda sendiri bisa dipastikan betul berbakat alergi. Yang belum kita ketahui, apa alergen pencetus reaksi alergi Anda dalam tiga tahun terakhir ini.

Kalau tes alergi tidak berhasil menangkapnya, saya kira perlu upaya mengoreknya. Sebab, Anda sendiri yang paling tahu ada hal-hal apa saja yang berpotensi mencetuskan reaksi alergi dalam tiga tahun terakhir ini, termasuk tentu dalam sabun mandi, lotion aftershave, handbody cream, jamu, suplemen, minyak gosok, camilan, atau menu baru kesukaan, termasuk bumbu masak, penyedap, pengawet, atau kecap, yang tidak dicakup dalam tes alergi.

Peran Vitamin C dan E
Sampai sekarang belum ada obat yang bisa menyembuhkan alergi. Orang bisa terbebas dari bakat alerginya biasanya sebab tubuh dibikin “preman” dengan tanpa rasa takut menghantam apa saja yang menjadi alergennya, “musuh” bebuyutan tubuhnya. Yang tidak tahan udang, terus makan banyak-banyak, sampai suatu saat tubuh sendiri sudah kebal. Dan makan udang pun tidak bikin alergi lagi.

Seperti itu yang dilakukan medis terhadap pasien alergi sebagai bentuk desensitisasi. Secara berangsur-angsur, dengan sengaja dimasukkan unsur alergen yang tubuh tak tahan menerimanya. Harapannya, lama-lama tubuh tidak rentan lagi terhadap alergen yang menjadi musuhnya itu. Untuk itu perlu waktu bertahun-tahun.

Selain itu, peran vitamin C dan E besar sekali dalam menjinakkan bakat alergi seseorang. Studi tentang peran kedua vitamin ini menunjukkan bahwa konsumsi rutin vitamin ini selama berbulan-bulan terus-menerus, paling tidak mengurangi kekerapan alergi kambuh.

Pada kasus-kasus tertentu, serangan alergi sedemikian hebat, sehingga perlu penatalaksanaan khusus, selain obat khusus pula. Di Amerika misalnya, obat golongan immunosuppressants yang biasa dipakai pada penyakit otoimun (termasuk kasus transplantasi organ), diberikan juga untuk menjinakkan alergi yang berat.

Selain itu, ada pula jenis injeksi golongan obat omalizumab dan beberapa jenis obat baru lain yang diperkenalkan. Namun, obat-obatan tersebut hanya lebih kuat menekan alergi tanpa bisa membebaskan bakat alerginya.

Sekali lagi, kepada Anda, saya hanya bisa menyarankan dua hal. Periksa ulang tes alergi di pusat pemeriksaan yang berbeda untuk konfirmasi pemeriksaan sebelumnya betul-betul akurat. Jika hasilnya tetap negatif semua, Anda sendiri perlu melacak dan mencari apa yang menjadi penyebab alergi yang baru muncul tiga tahun belakangan.

Bisa jadi ada hal-hal yang tidak Anda sadari dari gaya dan cara hidup, pola makan, atau yang Anda pakai dan konsumsi baru dalam tiga tahun terakhir ini, dan saya kira pasti bukan dari lipstik atau minyak wangi pacar baru, sambil mulai mengonsumsi rutin vitamin C dan E. Selamat mencoba, semoga memberi hasil. Salam. @

 

Source : KCM-senior

& Komentar

  1. yogiastanto berkata,

    Maret 8, 2008 pada 1:26 am

    saya yogi
    mau tanya, say punya keluhan pada kaki,tangan dan kerangkangan pada bagian kelamin mengalami alergi sudah bertahun-tahun, tolong apa obatnya dan perawatannya bagaimana ?

  2. Adi berkata,

    Desember 6, 2008 pada 9:15 pm

    Pak hendra,kayaknya kita senasib.
    saya juga alergi gatal dok,kayaknya karena udara dingin.tp skrg udara tidak dingin pun kadang2 tetep muncul bentol2,bagaimana ini dok?padahal kalau dr makanan,saya makan seperti biasanya.saya minum incidal tiap hari,tp sekarang saya hentikan,gatal2nya pun makin g karuan,kalau tidak minum incidal,apa nanti bisa sembuh sendiri dok?saya takut kalau tiap hari minum incidal,apa efek sampingnya kalau dikonsumsi dalam jangka panjang dok?
    Terima kasih atas penjelasannya.

  3. Januari 1, 2009 pada 2:52 pm

    Dok klo aq gatalnya dikepala dibilang karena ketombe bukan, rutin shampoX
    gatalnya sampai di dahi(muka) tapi bisa ditebak penyebabnya,karena air dulu udah sekitar 3 bulanan lalu mulaiX.

    apa obatnya yach ???

    Tanggapannya.!

  4. Tya berkata,

    Januari 23, 2009 pada 5:08 pm

    Dok,sy jg pny keluhan.seluru tbh sy th gtel2 bgt.g tau knp.krn alergi at pa,sy krg tau.gtal2nya jg bkin bntol kecil2 gt,merembet lg.tbh sy smpai merah2 gt.g kuat gtalnya.obatnx p y dok.

    • rindra berkata,

      Juni 3, 2009 pada 9:32 am

      dok badan saya sering gatal, kalo digaruk itu semakin meluas merah-merah dan timbul kaya biduran gitu, nanti kalo didiamkam sembuh sendiri dan itu tiap hari terjadi udah berbagai obat saya minum tapi dak sembuh2

  5. copet berkata,

    Februari 7, 2009 pada 5:07 pm

    saya juga punya keluhan lho,
    saya sudah 2 bulan mengalami gatal-gatal berupa bentol kecil diseluruh tubuh selain dibagian muka.
    saya coba minum obat,awalnya sich agak sembuh,tapi lama-lama malah tambah merajalela gtu,
    hingga saya coba untuk meminum tanaman yang bernama brotowali,tapi hasilnya belum saya ketahui,karena saya baru mencoba 1 kali itu saja…..
    barang kali anda bisa membantu saya mencari obatnya 11111111111111

  6. Dyah berkata,

    Februari 16, 2009 pada 7:56 am

    saya kena sakil gatal terutama dipergelangan siku dan kaki. kalo udah digaruk lalu keluar air, dan gatal terus menerus gamana pengobatannya dok?

  7. robi berkata,

    Maret 18, 2009 pada 3:33 am

    gatal sebuah anugrah bagi qta saya sudah 27 tahun sejak kecil sakit gatal. smua sepisialis kulit, obat alternatif sudah di coba tapi tidak ada hasil, ya mungkin tuhan memebrikan sesuatu kepada qta hal yang terbaik. andai qta tidak diberi gatal mungkin qya suydah mengumbar tubuh qta, dngan gartal qta bisa menutup aurot qta. saya punya sejenis kurap tapi hanya pada bagian lipatan kulit, sudah lama saya berobat tidak berhasil, bahkabn obat imppotr dah saya paka nihil. qta ambil sisi piositifnya saja, gak usah berprasangka buruk pada tuhan

  8. cikicik berkata,

    Juni 2, 2009 pada 9:24 am

    Buat copet sy mau tny..gmn khasiat brotowaliny bbuat gatal2ny?? Krn sy jg sdg mngalami gatl2. Tlg djawab y.. Makasi.
    Gmn dong..sy

  9. prizy berkata,

    Juni 11, 2009 pada 5:59 am

    saya ingin bertanya..
    bagaimana caranya menghilangkan alergi gatal-gatal???
    soalnya semenjak 1 bulan ini saya mengalami alergi gatal-gatal yang berupa timbulnya benjolan benjolan hingga sampe mnyebar di kaki tangan bahkan muka..dan membuat saya sulit untuk tidur malam,seringkali alergi ini timbul pada waktu malam.
    untuk itu saya ingin agar anda bisa membantu saya…..
    thanks before..

  10. Nabil Syakir berkata,

    Juni 29, 2009 pada 8:18 am

    saya jga mengalami gatal2 sudah 6 blan, bny dktr sdah d coba
    tp haslna nihil.sya tkt pnykt ini trjd slma bertahun tahun.saya sih pny pndngn sndr pnykt ini akibat gangguan jin.karena pengobatan medis sdah d coba.,,.

  11. kensusei berkata,

    Juli 6, 2009 pada 11:47 am

    terimakasih dok atas solusinya karena saya juga amempunyai penyakit yang dinamakn alergi,bisa jadi tubuh saya juga berpotensi alergen,,,karena saya dari kecil mudah sekali alergi dok,sampai sampai saya sudah bosen berkunjung kerumah sakit bahkan sudah bosen ketemu dokter kulit,,,terimakasih dok atas solusinya

  12. hanik berkata,

    Juli 20, 2009 pada 11:08 am

    saya punya kenalan yg sebelumnya punya masalah seperti itu. gatal2 sdh 1 th, dipriksakan ke beberapa dokter kulit tp t juga sembuh. setelah itu, saya tawarkan kepadanya untuk mengkonsumsi VCO(Virgin Coconut Oil). bebrapa saat setelah itu, ada kabar bahwa gatalnya sudah sembuh dengan hanya mengkonsumsi 1sendok makan VCO tiap harinya…mgkn bisa dicoba…

  13. antip berkata,

    Juli 30, 2009 pada 4:02 am

    Saya ingin bertanya dok

    Bagaimana caranya menyembuhkan gatal-gatal pada bayi yang berusia 7 bulan,tidak tau pasti apakah itu alergi atau ya
    tp gatal-gatal ini sudah hampir 4 bulan dan sampai sekarang belum sembuh juga,kasihan dia masih kecil tapi hrs mengalami itu,tolong dok kasih solusinya,supaya kami tidak kerepotan.kami berharap pesan ini di balas secepatnya
    terima kasih banyak

  14. shafier berkata,

    Agustus 3, 2009 pada 8:52 am

    Sy sdh hampir 1 tahun menderita gatal2 yang berpindah-pindah, sembuh disatu tempat pindah ke tempat lainnya. Karena ngak kuat sy garukin sampai berdarah-darah. Apakah ada saran obat yang mesti sy mimun & mohon doanya agar Alloh menyembuhkan gatal2 di tubuh sy ini, Amiin.


Tulis sebuah Komentar