karir anda mentok, karena pendidikan tak mendukung ? lanjutkan kuliah di |

tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain
MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN

022-70314141;7313350 : jl. terusan halimun 37 bandung- utkampus.net

Rabu, 23 Januari 2008 | 20:53 WIB

State Administration of Cultural Heritage
Kepingan-kepingan fosil tengkorak manusia purba di Provinsi Henan ini masih mengandung membran otak.

BEIJING, RABU – Tengkorak manusia purba yang baru ditemukan di China ini disebut temuan terpenting setelah fosil ‘manusia Peking’. Sebab, fosil yang diperkirakan berusia 100.000 tahun itu masih menyisakan membran otak di bagian rongganya.

Para arkeolog China menemukan fosil tersebut di daerah Xuchang, di pusat Provinsi Henan, bulan lalu, setelah penggalian di wilayah tersebut yang sudah dimulai sejak dua tahun. Di dekat fosil tengkorak tersebut, para arkeolog juga menemukan lebih dari 30.000 fosil hewan serat artifak-artifak dari batu dan tulang.

Fosil tengkorak tersebut nyaris membentuk tengkorak lengkap meskipun sudah terpisah dalam 16 keping. Sosok manusia yang memiliki tengkorak demikian mungkin keningnya kecil dan tulang di bawah alis yang menonjol.

“Kami berharap penemuan penting lebih banyak lagi,” ujar salah satu penemunya Li Zhanyang, arkeolog dari Henan Cultural Relics and Archeology Research Institut seperti dilansir Reuters, Rabu (23/1).

Tidak hanya membentuk tengkorak utuh, fosil ini menarik dipelajari karena masih mengandung jaringan membran otak di bagian dalamnya. Dengan demikian, jejak urat-urat syaraf nenek moyang manusia dari zaman Paleolotikum ini mungkin dapat dilacak.

Fosil manusia purba dari berbagai zaman banyak ditemukan di China. Salah satu fosil yang paling bernilai tinggi sejauh ini adalah fosil manusia Peking, fosil berusia antara 250.000-400.000 tahun di Beijing yang ditemukan tahun 1920-an.(REUTERS/WAH)

@

Taken from :kompas.com