Ditemukan Fosil Dinosaurus Bersayap Sebesar Burung

PNAS/Michael Skrepnickaption
Sosok Nemicolopterus crypticus dalam ilustrasi.

Selasa, 12 Februari 2008 | 14:52 WIB

WASHINGTON, SELASA – Para peneliti di China menemukan fosil seekor dinosaurus bersayap yang hanya sebesar burung pipit. Fosil ini mungkin memberi petunjuk untuk mempelajari lebih lanjut apakah benar nenek moyang burung adalah dinosaurus.

Diberi nama Nemicolopterus crypticus, yang berarti penghuni pelosok hutan yang bisa terbang, fosilnya ditemukan Xiaolin Wang dari Akademi Sains China di bagian barat Provinsi Liaoning, China. Hewan tersebut diperkirakan hidup 120 juta tahun lalu.

Spesies tersebut termasuk ke dalam pterodactyl, salah satu pterosaurus atau kelompok dinosaurus yang dapat terbang. Namun, baru kali ini seekor pterodactyl berukuran sebesar burung sebab selama ini dinosaurus terbang diketahui dengan ukuran raksasa.

Saat menemukannya pertama kali, para peneliti menduganya sebagai fosil bayi pterosaurus. Tulangnya yang tidak begitu padat menunjukkan kalau hewan tersebut belum dewasa saat mati, namun juga bukan baru lahir karena tulang belakangnya sudah sempurna.

“Seberapa besar bisa tumbuh? Kami tidak tahu, kalaupun dua kali lipat ukurannya, ia masih tetap yang terkecil dalam kelompoknya,” kata Alexander WA Kellner dari Museum Nasional Universitas Federal di Rio de Janiero, Brasil. Kellner dan Wang melaporkan temuan ini dalam Proceedings of the National Academy of Sciences edisi terbaru.      

Kaki dan telapaknya dilapisi otot sehingga menunjukkan bahwa kedua kakinya digunakan untuk mencengkeram. Ia mungkin lebih banyak menghabiskan waktunya bertengger di pohon. Mulutnya tak bergigi seperti burung modern, tidak seperti petrodactyl umumnya yang bergigi kerucut. Para peneliti memprediksi hewan ini makan serangga.

Penemuan ini memberikan informasi baru mengenai kehidupan dinosaurus yang dapat terbang. Para peneliti sampai sekarang masih memperdebatkan apakah burung berasal dari dinosaurus atau berkembang terpisah.

dari : [mycurious]

About these ads

2 Komentar

  1. nunik lelono said,

    Juli 30, 2008 pada 9:18 am

    waw,penemuan baru tentang fosil dinosaurus menambah pengetahuan dan wawasan saya.tapi kenapa hanya ada di internet saja.jadi banyak yang tidak tahu dong,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  2. wawan said,

    November 15, 2008 pada 3:03 pm

    kalo bisa publikasinya lebih besar jadi banyak orang yg bisa tahu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 45 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: