Biogas Hadir Di Sewon

Tanggal 23 Januari 2007 kemarin, teman-teman KAMASE melaksanakan KKN-PPM selama 2 bulan. Salah satu tema yang diangkat pada KKN kali ini adalah mengenai pembuatan instalasi biogas. Instalasi biogas ini dibangun di Dusun Kweni, Kecamatan Sewon, Kelurahan Panggungharjo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Di dusun Kweni sendiri terdapat kandang kelompok sapi sehingga akan lebih memudahkan ketika akan dibangun sebuah instalasi biogas, karena bahan baku berupa kotoran sapi yang melimpah dibandingkan dengan kandang terpencar. Menurut Yunus (1987) bahwa dalam sehari rata-rata seekor sapi menghasilkan 29 kg. berikut tabel produksi kotoran ternak.

tabel11.jpg

Sumber : Yunus (1987)

Awalnya masyarakat sekitar lebih banyak meletakkan kotoran sapinya di dekat kandang sehingga hal ini dapat menimbulkan pencemaran udara, dan baru sedikit yang dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk organik.

Digester yang dibangun menggunakan tandon air dengan kapasitas 2000 liter sedangkan penampung gasnya berkapasitas 250 liter. Instalasi biogas ini merupakan penggabungan antara fixed dome untuk digester dan floating drum untuk penampung gas, sperti terlihat pada gambar dibawah.

gambar.jpg

Digester yang digunakan ditempatkan sebagian dalam tanah, hal ini dimaksudkan untuk menjaga temperatur tetap stabil sehingga tidak terjadi perubahan temperatur. Perubahan temperatur akan mengakibatkan bakteri yang terdapat dalam digester menjadi tidak optimal atau bahkan mati. Sedangkan penggunaan penampung gas secara floating drum yakni dimaksudkan agar dapat diamati produksi biogas yang dihasilkan, dengan dihitung kenaikan penampung gas yang diakibatkan oleh tekanan gas yang berada dalam penampung gas tersebut.

Instalasi yang dibangun meliputi saluran inlet, digester, saluran outlet dan penampung gas. Untuk mencegah timbulnya kerak pada dasar digester dan lapisan atas slurry, maka dibuat sebuah pengaduk manual. Hal ini dikarenakan lapisan kerak dapat mencegah gas yang akan keluar dari digester (anonim, 1981). Lapisan kerak tersebut dapat mempengaruhi perkembangan mikroorganisme yang erat hubungannya dengan produksi biogas. Pengadukan juga memberikan kondisi temperatur yang homogen dalam digester (Taconi dalam Ginting, 2006). Menurut anonim (1981) pengadukan pada digester dapat meningkatkan produksi gas sebesar 10 – 15% dibandingkan dengan yang tidak diaduk.

Untuk menghilangkan H2O yang ikut dalam aliran gas maka perlu adanya water trap. Perangkap H2O biogas akan dilewatkan melalui pipa T yang terhubung dengan tabung air. Uap air yang ikut bersama biogas diharapkan turun melalui pipa ke tabung penampung air (Yunus, 1987).

Biogas sendiri bukanlah teknologi baru dan tergolong teknologi yang mudah, baik dalam hal pembuatan maupun perawatannya. Tetapi kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa perawatan menjadi kendala utama dalam keberlanjutan biogas itu sendiri. Untuk menghindari hal tersebut, sebelum membangun instalasi biogas terlebih dahulu kami melakukan sosialisasi mengenai biogas. Dalam pembangunannya pun kami melibatkan peran masyarakat dan menjelaskan teknis penggunaan instalasi biogas ini agar dapat dimanfaatkan dengan baik. Untuk pemanfaatan gas tersebut belum dapat ditentukan, apakah untuk penerangan ataukah memasak di sekitar kandang. Semoga dengan adanya instalasi biogas di Sewon, khususnya di dukuh Kweni dapat membantu masyarakat sekitar dan tidak menambah “museum” biogas lagi di Indonesia. Untuk itu peran masyarakat sangat penting dalam keberlanjutan biogas ini.

Referensi:

  • Anonim, 1981, Biogas Fertilizer System. Technical Report on a Training Seminar in China, United Nations Environment Programme, Nairobi.
  • Ginting, E., H., 2006, Perancangan Fasilitas Biogas Kandang Terpencar Kelompok Ternak Tani Pandan Mulyo Dukuh Ngentak, Skripsi, Jurusan Teknik Fisika, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
  • Yunus, M., 1987, Teknik Membuat dan Memanfaatkan Unit Gas Bio, Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Oleh: Ahmad Fajar

dari : kamase.org

About these ads

6 Komentar

  1. fitri said,

    Desember 3, 2008 at 7:31 am

    mz q mo tanya gmn cara pembuatan biogas dengan digester tandon air tersebut, saya ingin tau detailnya mulai kontruksinya sampai pemanfaatan gasnya (penyaluran ke kompor) serta kendala-kendala yang pernah dialami pada saat anda menggunakan reaktor tersebut karena saya punya rencana ingin mengembangkan ditempat saya.saya tunggu balasannya segera.tHks!!!

  2. fitri said,

    Februari 4, 2009 at 2:46 am

    saya minta tolong dikirimkan gambar-gambar cara pembuatan biogas dari tandon air, karena saya berminat ingin membuatnya dan bagaimana caranya mengatasi kebocoran pada digester.thks!!!!

  3. Syafrullah Basya said,

    Februari 24, 2009 at 1:36 am

    saya sangat tertarik dengan instalasi pembuatan bio gas nya. Mohon kirimkan gambar serta keterangan alat dan bahan. Semoga bermanfaat bagi pengembangan desa terutama desa terpencil seperti di wilayah kerja saya. Terima kasih.

  4. Benny Jazid said,

    Mei 3, 2009 at 10:13 am

    nohon dapat diberi informasi perihal teknologi enerji terbarukan biogas, saat ini saya sedang ingin mempelajari lebih jauh. Atas perhatiannya saya capkan terima kasih

  5. gede said,

    Juli 15, 2009 at 3:25 am

    pak ahmad boleh saya minta cara pembuatan biogas tersebut secara detail
    tentang bahan2 yang di perlukan untuk membuatnya.Bisa kirim k email saya
    gedeandika80@yahoo.com

  6. putra said,

    September 3, 2009 at 8:21 am

    tolong donk kirim Model sistemnya supaya bisa saya terapkan di bojonegoro yg notabene banyak peternak sapi & kambing


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 48 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: