Sir Christopher Sidney Cockerell (1910-1999) Pencipta Kendaraan Serbaguna Hovercraft

Revolusi baru di bidang transportasi publik yang dapat beroperasi di laut maupun darat diluncurkan di Solent, pantai selatan Inggris tahun 1960-an. Kendaraan yang berbentuk amfibi atau yang lebih dikenal dengan Hovercraft sangat bermanfaat untuk angkutan penumpang dan barang. Adalah Christopher Cockerell seorang ahli permesinan asal Inggris yang menemukan sarana transportasi serbaguna ini.

Sir Christopher Sydney Cockerell lahir pada 4 Juni 1910 di Cambridge, Inggris. Ia berasal dari keluarga terpandang. Ayahnya Sir Sydney Cockerell, adalah seorang kurator Fitzwilliam Museum yang menjadi sekretaris William Morris. Christoper menikmati pendidikan dasarnya di Gresham’s School. Ia masuk kuliah di Cambridge University Inggris, dengan mengambil ilmu elektronika. Ia juga aktif dalam organisasi kemahasiswan dengan menjadi anggota Peterhouse.

Setelah lulus kuliah, tahun 1910, Christopher mengembangkan karier intelektualnya dengan bekerja di Radio Research Company. Namun, pekerjaan yang banyak menyita waktu  membuatnya bosan. Kemudian setelah menikah dengan Lady Margaret Cockerell, ia bekerja di perusahaan Marconi tahun 1935. Namun, selama Perang Dunia Kedua berlangsung, ia lebih tertarik untuk bekerja membangun sistem radar di negaranya yang pada waktu itu, pemerintahan Inggris masih dipimpin oleh Winston Churchill.

Setelah perang dunia berlalu, pada 1950 Christopher mempunyai ide untuk membuat sebuah kapal yang bisa berlayar lebih cepat dengan mengurangi jumlah gesekan ketika berjalan melalui air. Hovercraft yang dibayangkan Christopher pada waktu itu sebagai sebuah perpaduan antara pesawat udara, kapal, dan kendaraan di darat. Hovercraft digerakkan sebuah bantalan berisi udara yang dibuat tenaga kipasnya. Oleh karena itu, Hover berada tepat di atas ombak laut dan mesti menghindari permukaan tanah yang tidak rata.

Ia kemudian menguji coba model Hovercraft pertama dengan mengadaptasi teori hover (melayang) dengan menggunakan mesin penyedot debu dan dua kaleng silinder. Dengan uji coba ini, insinyur asal Inggris ini berhasil membuktikan bahwa kendaraan dapat melayang di atas permukaan dengan tekanan udara. Sebagian besar literatur menyebutkan, temuan yang dipatenkan sebagai hovercraft principle ini membuktikan prinsip kerja pemerangkapan udara dan ditiupkan keluar dengan tekanan, menjadikan wahana dapat bermobilitas di berbagai permukaan, dari lumpur yang lembek, permukaan air, rawa sampai daratan.

Christoper lalu membuat prototipe kendaraan yang menggunakan bantalan udara. Bentuk awalnya, lebih mirip piring terbang ketimbang sebuah kapal. Untuk mengembangkan temuannya yang brilian ini, Christoper harus berusaha keras meyakinkan pemerintah Inggris. Lima tahun kemudian, Christoper berhasil meyakinkan kementerian negara, namun tidak diperkenankan memproduksi secara besar-besaran karena penemuannya ini dimasukkan ke daftar rahasia negara yang dapat memberikan keuntungan bagi militer. Setelah mendapatkan kepercayaan penuh, Christoper baru bisa mengembangkan projek tersebut dengan sokongan dana dari National Research Development Council sebesar 150 ribu poundsterling. Pada tahun 1958, National Research and Development Corporation mengambil alih rancangan tersebut dengan membayar hak paten 1.000 poundsterling serta mengganti rugi biaya unit eksperimennya.

Namun pada 1959, hovercraft rancangan Christoper kemudian diproduksi oleh Saunders-Roe. Untuk pertama kali, kapal jenis SRN-1 yang bisa bergerak di permukaan yang relatif halus, seperti daratan dan air tanpa bersentuhan dengannya diluncurkan di Solent, pantai selatan Inggris. Kapal yang memiliki berat 6.600 pon, untuk pertama kalinya melakukan perjalanan dari Prancis ke Inggris dalam peringatan 50 tahun Bleriot`s cross Channel flight.

Dalam perkembangannya, hovercraft digunakan untuk berbagai keperluan. Inggris, India, dan Cina menggunakannya sebagai angkutan penumpang dan barang. Hovercraft tipe SRN-4 yang dioperasikan di Selat Inggris mampu mengangkut 370 penumpang dan 50 sedan dengan kecepatan jelajah 110 kilometer per jam. Hovercraft juga telah digunakan dalam berbagai operasi militer sebagai kapal pendarat pasukan ataupun tank dari laut atau danau ke daratan. Karena memiliki tekanan permukaan yang kecil, kendaraan ini dapat berjalan melintasi pantai yang ditanami ranjau. Pendaratan tank dan pasukan Amerika Serikat menggunakan hovercraft pada Perang Teluk di Kuwait mampu melewati pantai yang penuh ranjau serta masuk ke daratan sampai 10 mil. Amerika juga telah memanfaatkan hovercraft untuk mengangkut peralatan berat dalam berbagai misi kemanusiaan

Berkat temuan Christoper melalui hovercraft sangat membantu memperlancar transportasi di wilayah yang belum tersedia sarana pelabuhan yang memadai. Cukup dengan adanya pantai yang landai, hovercraft dapat mendarat. Bandingkan dengan kapal laut dan jetfoil yang memerlukan sarana pelabuhan dan biaya pembangunan yang tidak murah.

Sir Christopher Sydney Cockerell wafat di Hythe, Hampshire 1 Juni 1999. Ia meninggal, 3 hari sebelum merayakan ulang tahunnya ke-88. Atas jasanya di bidang penemuan hovercraft, Christopher dianugerahi gelar bangsawan Inggris tahun 1969.

Pikiran Rakyat, 14 Agustus 2008

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 47 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: