<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>KLIPING cyberMEDIA</title>
	<atom:link href="http://klipingut.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://klipingut.wordpress.com</link>
	<description>Just another utkampus web</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2012 12:19:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='klipingut.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>KLIPING cyberMEDIA</title>
		<link>http://klipingut.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://klipingut.wordpress.com/osd.xml" title="KLIPING cyberMEDIA" />
	<atom:link rel='hub' href='http://klipingut.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Richard &#8220;Rich&#8221; Skrenta, Penemu Virus Komputer Pertama</title>
		<link>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/richard-rich-skrenta-penemu-virus-komputer-pertama/</link>
		<comments>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/richard-rich-skrenta-penemu-virus-komputer-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 06:05:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klipingut</dc:creator>
				<category><![CDATA[biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klipingut.wordpress.com/?p=5290</guid>
		<description><![CDATA[Richard &#8220;Rich&#8221; Skrenta (1967 &#8211; sekarang), Kita selaku pengguna komputer serta jaringan (internet) sudah sangat sering mendengar istilah &#8220;virus&#8221; yang terkadang sering membuat jengkel korbannya. Istilah &#8220;virus&#8221; pertama kali digunakan oleh Fred Cohen pada 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer dinamai &#8220;virus&#8221; karena memiliki beberapa kesamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran (biological viruses). Virus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5290&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Richard &#8220;Rich&#8221; Skrenta (1967 &#8211; sekarang),</h1>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Kita selaku pengguna komputer serta jaringan (internet) sudah sangat sering mendengar istilah &#8220;virus&#8221; yang terkadang sering membuat jengkel korbannya. Istilah &#8220;virus&#8221; pertama kali digunakan oleh Fred Cohen pada 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer dinamai &#8220;virus&#8221; karena memiliki beberapa kesamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran (biological viruses).</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa, tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya. Virus dibuat untuk menulari, mengubah, memanipulasi, bahkan sampai merusak program-program lainnya. Perlu dicatat, virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program yang telah terinfeksi tadi dieksekusi, di sinilah perbedaannya dengan worm. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Asal Mula Virus</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Virus Elk Cloner dinyatakan sebagai salah satu virus mikro komputer pertama yang telah berhasil menyebar luas hingga keluar dari ruang lingkup tempat pembuatannya. Dibuat oleh Rich Skrenta, seorang murid sekolah menengah atas yang saat itu masih berumur 15 tahun, pada 1982. Virus Elk Cloner yang ia buat, saat itu ditujukan untuk sistem komputer Apple II. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Saat itu Skrenta tidak lagi dipercaya oleh teman-temannya. Hal itu disebabkan oleh kelakuannya yang secara ilegal membagikan game serta peranti lunak. Ia pun sering menggunakan floppy disk untuk mematikan komputer atau untuk menampilkan kata-kata mengejek pada layar. Akhirnya, Skrenta pun memikirkan metode untuk melakukannya tanpa bantuan floppy disk agar ia tidak dicurigai.<span id="more-5290"></span></span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Selama masa liburan musim dingin di Mt. Lebanon High School, Pennsylvania, Amerika, Skrenta menemukan metode untuk menampilkan pesan secara otomatis di komputernya, dan akhirnya dia menemukan apa yang dewasa ini kita kenal sebagai boot sector virus. Sebagai langkah awal, dia mulai menyebarkan virus hasil ciptaannya sendiri di lingkungan teman satu sekolahnya serta di salah satu klub komputer. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Dari sumber yang didapat, virus itu cepat tersebar dan sukses menginfeksi floppy disk orang-orang yang ia kenal, termasuk guru matematikanya. Virusnya banyak merepotkan korban yang terinfeksi. Dapat dibayangkan bagaimana repotnya karena saat itu belum ada satu pun program antivirus. Virus Elk Cloner ini hanya dapat dihapus secara manual dengan langkah yang terbilang rumit.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Virus Elk Cloner menyebar dengan cara menginfeksi sistem operasi Apple II dengan menggunakan teknik boot sector virus. Artinya jika kita melakukan booting komputer menggunakan floppy disk yang sudah terinfeksi, virus akan secara otomatis tersalin ke memori komputer. Apabila ada floppy disk yang masih bersih dari virus dimasukkan ke komputer yang telah terinfeksi oleh virus, akan menyalin program jahat tersebut ke dalam floppy tersebut.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Komputer yang terinfeksi akan menampilkan puisi dilayar saat booting ke 50. Kesimpulannya, virus Elk Cloner tidak membuat kerusakan, tetapi hanya mengubah sistem pada floppy yang berisikan Apple DOS. Saat ini, Skrenta dipercaya menjadi CEO salah satu perusahaan search engine yang berkantor pusat di Redwood City, California, Amerika Serikat, Blekko Inc.*** </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Toni Irawan, praktisi IT.</span></p>
<p align="justify">PR &#8211; Kamis, 30 September 2010</p>
<br />Filed under: <a href='http://klipingut.wordpress.com/category/biografi/'>biografi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klipingut.wordpress.com/5290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klipingut.wordpress.com/5290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klipingut.wordpress.com/5290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klipingut.wordpress.com/5290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klipingut.wordpress.com/5290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klipingut.wordpress.com/5290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klipingut.wordpress.com/5290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klipingut.wordpress.com/5290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klipingut.wordpress.com/5290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klipingut.wordpress.com/5290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klipingut.wordpress.com/5290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klipingut.wordpress.com/5290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klipingut.wordpress.com/5290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klipingut.wordpress.com/5290/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5290&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/richard-rich-skrenta-penemu-virus-komputer-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d839b767cae2b4e6b7e1aca1a710ce84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klipingut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bakteri Asam Laktat Untuk Terapi Autis</title>
		<link>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/bakteri-asam-laktat-untuk-terapi-autis/</link>
		<comments>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/bakteri-asam-laktat-untuk-terapi-autis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 06:04:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klipingut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[riset]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klipingut.wordpress.com/?p=5288</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sejak lama makanan dan minuman yang dihasilkan secara fermentasi dengan bakteri asam laktat menjadi bagian dalam menu makanan sehari-hari di Asia, Afrika, Eropa, Amerika, dan Australia. Bahkan, beberapa daerah di Indonesia, tanpa disadari, makanan hasil fermentasi laktat telah lama menjadi bagian dalam menu makanan keseharian masyarakat. Beberapa contoh jenis makanan tersebut mungkin bukan saja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5288&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1></h1>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Sudah sejak lama makanan dan minuman yang dihasilkan secara fermentasi dengan bakteri asam laktat menjadi bagian dalam menu makanan sehari-hari di Asia, Afrika, Eropa, Amerika, dan Australia. Bahkan, beberapa daerah di Indonesia, tanpa disadari, makanan hasil fermentasi laktat telah lama menjadi bagian dalam menu makanan keseharian masyarakat. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Beberapa contoh jenis makanan tersebut mungkin bukan saja sudah dikenal, tetapi malah sudah umum disantap. Sebut saja asinan dari Bogor, ikan bekasam dan tempoyak dari Sumatra dan Kalimantan, kimchi, acar, salami, bologna (daging), pindang makassar, budu, serta belacan atau terasi. Bahkan selama pembuatan kecap, tauco, serta terasi, bakteri laktat banyak dilibatkan.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Ada juga yang terbuat dari susu berupa yoghurt, keju, butter, kefir, dan susu asam. Sedangkan yang terbuat dari biji serealia seperti beras dan jagung adalah idli dari India, pui dari Hawaii, pulque dari Meksiko, dan chicha dari Brasil. Bisa disimpulkan, hampir di setiap tempat dan negara selalu ada jenis makanan dan minuman yang merupakan hasil fermentasi bakteri laktat.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Bakteri asam laktat (BAL)<span id="more-5288"></span></span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">BAL merupakan kelompok mikroorganisme yang berperan dalam banyak proses fermentasi pangan. BAL merupakan kelompok mikroba dengan habitat dan lingkungan hidup sangat luas, baik di perairan (air tawar ataupun laut), tanah, lumpur, maupun batuan. Bakteri ini juga menempel pada jasad hidup lain seperti tanaman, hewan, serta manusia.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Pada tubuh manusia, sejumlah bakteri laktat ditemukan di usus, aliran darah, paru-paru, serta mulut. Bahkan, pada vagina yang merupakan organ reproduksi wanita ditemukan banyak sekali bakteri asam laktat. Beberapa spesies bakteri asam laktat adalah Bifidobacterium breve, Bifidobacterium infantis, Bifidobacterium longum, Enterococcus faecalis, Lactobacillus brevis, Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus casei, Lactobacillus fermentum, Lactobacillus helveticus, Lactobacillus plantarum, dan Streptcoccus thermophilus.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Kemampuan BAL dalam menghambat pertumbuhan mikroba lain merupakan salah satu alasan digunakannya bakteri ini sebagai agensia pengawet makanan. Dampak fermentasi BAL pada bahan pangan akan menyebabkan nilai pH pangan turun hingga di bawah 5.0 sehingga dapat menghambat pertumbuhan bakteri &#8220;jahat&#8221;, berupa bakteri perusak dan pembusuk bahan makanan dan minuman yang memang tidak mampu bertahan pada kondisi asam. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Bakteri jenis Lactobacillus umumnya menghasilkan laktobasilin, yaitu sejenis antibiotik alami yang berkemampuan menghambat, menonaktifkan, bahkan mematikan reaksi kimia yang dihasilkan oleh bakteri &#8220;jahat&#8221; yang masuk ke tubuh. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Selama proses fermentasi terhadap sayuran, daging, dan ikan, BAL tidak hanya menghasilkan asam laktat sebagai produk utama metabolisme, tetapi juga memproduksi bakteriosin dan laktobasilin yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba yang tidak dikehendaki dalam makanan. BAL juga menghasilkan senyawa tertentu yang dapat meningkatkan nilai organoleptik makanan dan minuman, termasuk rasa dan bau yang mengundang selera serta memperbaiki penampilan.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Terapi autis</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Dalam usus kita terdapat berbagai jenis mikroba seperti bakteri dan jamur yang hidup berdampingan tanpa mengganggu kesehatan. Banyak riset telah membuktikan bahwa BAL bertahan hidup dalam saluran pencernaan setelah dikonsumsi. Bakteri ini tahan terhadap lisozim, enzim di air liur, pemecah dinding sel bakteri, asam, asam empedu, untuk sampai di usus dalam keadaan hidup. Ia mampu melekat pada sel epitel dan menjaga keharmonisan komposisi bakteri saluran pencernaan. Selanjutnya ia membantu mengatasi intoleransi terhadap laktosa, mencegah diare, sembelit, kanker, hipertensi, menurunkan kolesterol, menormalkan komposisi bakteri saluran pencernaan setelah pengobatan antibiotik, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Jamur Candida albican adalah mikroba yang hidup dalam saluran cerna. Dalam keadaan normal tidak mengganggu kesehatan, tetapi jika keseimbangan dengan mikroorganisme lain terganggu, salah satu akan tumbuh berlebihan dan dapat menyebabkan penyakit. Pemberian antibiotika seperti amoxicillin, ampicillin, tetracycline, keflex yang terlalu sering akan menyebabkan bakteri &#8220;baik&#8221; (Lactobacillus) akan ikut terbunuh. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Sayangnya, antibiotik ini tidak membunuh jamur Candida, akibatnya jamur akan tumbuh subur dan dapat mengeluarkan racun yang melemahkan sistem imun tubuh sehingga mudah terjadi infeksi. Jamur yang tumbuh berlebih juga menempel pada dinding usus dan dapat menyebabkan peningkatan permeabilitas usus atau usus berpori (leaky gut). Jamur juga menghalangi keluarnya enzim sehingga pencernaan terganggu. Kejadian demikian menurut William Show, Ph.D. (1995), seorang ahli autis dari Children`s Mercy Hospital dan Missourri University dapat memicu autis pada anak.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Terapi pada infeksi jamur antara lain pemberian obat anti jamur, seperti nystatin. Pemberian probiotik BAL seperti Lactobacillus acidophilus dapat mengimbangi dan mencegah infeksi jamur. Probiotik ini merupakan bakteri &#8220;baik&#8221; yang secara alami ada dalam yoghurt dan dapat memerangi jamur Candida.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Beberapa studi menunjukkan, anak yang mengalami autisme ternyata juga alergi terhadap makanan tertentu. Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang mengandung gula, casein (protein susu), dan gluten (protein tepung). Gula dan karbohidrat sederhana lain dapat merangsang pertumbuhan jamur yang berlebihan. Casein dan gluten adalah jenis protein yang sulit dicerna sehingga dapat menimbulkan gangguan fungsi otak apabila mengonsumsi kedua jenis protein ini. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Penderita autis biasanya mengalami lactose intolerance (ketidakmampuan pencernaan untuk mencerna laktosa). Pemberian probiotik BAL dapat membantu mencerna laktosa sekaligus menyebabkan keseimbangan mikroflora dalam usus. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Demikianlah meskipun tubuh manusia &#8220;dihuni&#8221; oleh mikroba dengan rasio yang tepat, yaitu 85% dan 15% bagi bakteri menguntungkan, tetapi gaya hidup modern saat ini telah secara dramatis mengubah keseimbangan flora dalam tubuh kita. Bila tubuh manusia gagal mempertahankan jumlah yang memadai bagi bakteri menguntungkan, niscaya penyakit pasti akan bersarang. ***</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Kabelan Kunia, PP Bioteknologi ITB.</span></p>
<p align="justify">PR &#8211; Kamis, 30 September 2010</p>
<br />Filed under: <a href='http://klipingut.wordpress.com/category/kesenian/'>Kesenian</a>, <a href='http://klipingut.wordpress.com/category/riset/'>riset</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klipingut.wordpress.com/5288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klipingut.wordpress.com/5288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klipingut.wordpress.com/5288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klipingut.wordpress.com/5288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klipingut.wordpress.com/5288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klipingut.wordpress.com/5288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klipingut.wordpress.com/5288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klipingut.wordpress.com/5288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klipingut.wordpress.com/5288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klipingut.wordpress.com/5288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klipingut.wordpress.com/5288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klipingut.wordpress.com/5288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klipingut.wordpress.com/5288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klipingut.wordpress.com/5288/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5288&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/bakteri-asam-laktat-untuk-terapi-autis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d839b767cae2b4e6b7e1aca1a710ce84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klipingut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>John James Audubon, Ahli Dokumentasi Unggas</title>
		<link>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/john-james-audubon-ahli-dokumentasi-unggas/</link>
		<comments>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/john-james-audubon-ahli-dokumentasi-unggas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 06:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klipingut</dc:creator>
				<category><![CDATA[biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klipingut.wordpress.com/?p=5285</guid>
		<description><![CDATA[John James Audubon (1785-1851), Pengelompokan makhluk hidup didasarkan pada kesamaan yang dimiliki, baik pada anatomi maupun struktur. Untuk melakukannya, seorang peneliti perlu menginventarisasi seluruh makhluk hidup yang ada di dunia, kemudian mencari persamaannya. Hal itu tentu bukan pekerjaan yang mudah sehingga harus dilakukan oleh peneliti dalam jumlah banyak sesuai dengan keahliannya masing-masing. Salah satunya adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5285&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>John James Audubon (1785-1851),</h1>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Pengelompokan makhluk hidup didasarkan pada kesamaan yang dimiliki, baik pada anatomi maupun struktur. Untuk melakukannya, seorang peneliti perlu menginventarisasi seluruh makhluk hidup yang ada di dunia, kemudian mencari persamaannya. Hal itu tentu bukan pekerjaan yang mudah sehingga harus dilakukan oleh peneliti dalam jumlah banyak sesuai dengan keahliannya masing-masing. Salah satunya adalah John James Audubon, seorang ahli unggas (ornitolog) yang mengumpulkan dan menggambar berbagai jenis unggas.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">John James Audubon lahir di Haiti pada 26 April 1785. Ketika itu, Eropa berada dalam masa kegelapan dan perbudakan sangat merajalela. Dia adalah anak dari pasangan Jean Audubon dan Jeanne Rabin. Ayahnya seorang kapten kapal laut berkebangsaan Prancis, sedangkan ibunya adalah budak milik ayahnya. Kedua orang tuanya tidak terikat oleh pernikahan. Ketika Audubon lahir, ibu kandungnya memberinya nama Jeanne Rabine.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Beberapa tahun kemudian, ayahnya memperistri seorang perempuan bernama Anne Moynet yang tinggal di Kota Nantes. Audubon dibawa oleh ayahnya ke kota itu dan dibesarkan oleh ibu tirinya. Pada 1789, Audubon secara resmi diadopsi dan diberi nama Jean-Jacques Fougere Audubon. Nama tersebut kelak menjadi John James Audubon ketika dirinya menjadi warga negara Amerika Serikat.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Audubon mulai memasuki dunia pendidikan di Kota Paris yang menjadi tujuan belajar orang-orang Eropa ketika itu. Untuk menghindari perang, ayahnya membuatkan Audubon paspor palsu agar dirinya bisa pergi ke Amerika Serikat. Audubon menderita penyakit kuning di dalam kapal laut selama perjalanan, tetapi dia sampai ke Amerika Serikat dengan selamat. Audubon datang ke pertanian keluarga di Mill Grove, tidak jauh dari Philadelphia.<span id="more-5285"></span></span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Pada 1803, dia mulai mempelajari ilmu-ilmu yang berhubungan dengan alam dan lingkungan. Audubon mulai mempelajari seluk beluk tentang unggas. Ketekunannya mempelajari unggas menimbulkan ketertarikan tersendiri bagi dirinya. Dia mulai meneliti kawanan burung yang sering melintasi benua. Audubon mengikatkan benang pada kaki burung-burung itu. Dengan cara tersebut, dia mengetahui bahwa burung-burung yang ditelitinya akan kembali pada sarang yang sama dari tahun ke tahun.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Penelitian yang dilakukan Audubon itu dinamakan dengan penandaan burung (bird-banding). Inilah penemuan pertama yang berhasil dilakukan olehnya dan akan menjadi awal bagi dirinya untuk menjadi seorang ornitolog. Pada saat yang sama, Audubon juga melukis jenis-jenis unggas yang ditemukannya. Dia memang memiliki kegemaran dan keahlian melukis. Ketika di Paris, Audubon belajar melukis kepada seorang pelukis terkenal bernama Jacques-Louis David.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Audubon mengakhiri masa lajang dengan mempersunting tetangganya yang bernama Lucy Bakewell. Di luar aktivitas ilmiah yang dilakukannya, Audubon memiliki beberapa bidang usaha untuk menghidupi keluarga. Namun, usahanya itu tidak berlangsung lama karena mengalami kerugian. Kegagalan dalam bisnis membuat Audubon semakin bersemangat untuk mempelajari ilmu ornitologi. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Setiap peneliti mempunyai cara tersendiri dalam mendokumentasikan hasil penelitiannya. Audubon memilih media gambar untuk mendokumentasikan hasil penelitian yang dilakukan. Seperti yang tertulis dalam Wikipedia, Audubon pernah menyusuri Sungai Mississippi untuk menemukan berbagai jenis unggas, kemudian diabadikan dalam bentuk gambar. Audubon dan asistennya berambisi untuk menemukan dan menggambar semua jenis unggas yang ada di Amerika Utara.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Cara Audubon dalam menemukan dan menggambar unggas cukup unik. Pada saat itu belum ada alat atau metode yang dapat digunakan untuk menangkap unggas. Audubon menggunakan senapan untuk menangkap unggas. Senapan adalah alat yang paling memungkinkan untuk digunakan ketika itu. Dalam menembak unggas, Audubon menggunakan peluru tipis dan tajam untuk mencegah agar tubuh unggas tidak hancur. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Setelah itu, Audubon menggunakan kawat untuk menyangga tubuh unggas agar berada pada posisi alami seperti ketika masih hidup. Unggas tersebut dilukis pada posisi seperti itu sehingga hasil lukisannya sangat mirip dengan keadaan alami. Metode yang digunakan Audubon menuai kritikan dari penulis karena dapat mengurangi populasi unggas yang diteliti. Kritikan datang dari penulis buku biografinya sendiri, yaitu Duff Hart-Davis.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Meskipun demikian, melalui metode itu Audubon menciptakan mahakarya yang penting bagi ilmu ornitologi. Mahakarya itu berupa buku berjudul Birds of America yang berisi 435 gambar burung yang diwarnai dengan tangan. Ukuran burung dalam gambar itu sesuai dengan ukuran burung dalam kondisi alaminya. Birds of America dianggap sebagai buku bergambar terbaik di dunia. Saat ini, buku tersebut berada di New York Historical Society.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Audubon menuju ke berbagai tempat memperkenalkan bukunya. Pada berbagai kesempatan, Audubon mempresentasikan penggunaan kawat untuk memosisikan burung pada kondisi alami. Presentasi tersebut salah satunya dilaksanakan di Wernerian Natural History Association di mana terdapat Charles Darwin sebagai salah satu mahasiswanya. Secara tidak langsung, Audubon telah meletakkan dasar-dasar ilmu alam kepada Charles Darwin yang kelak menjadi ilmuwan besar.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Setelah menerbitkan Birds of America pada 1827, Audubon menulis sebuah buku lagi bersama William MacGillivray yang berjudul Ornithological Biographies. Karya terakhir Audubon adalah buku berjudul Viviparous Quadrupeds of North America yang berisi tentang hewan-hewan mamalia. Buku terakhir itu ditulis bersama rekan Audubon bernama John Bachman, tetapi pengerjaannya diselesaikan oleh anak dan keponakannya</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Audubon mengembuskan napas terakhirnya 27 Januari 1851 dan dimakamkan di Trinity Churchyard Cemetary di New York. Di tempat itu terdapat monumen yang didedikasikan untuk dirinya. Sejumlah taman di New York dan Kentucky dinamai dengan John James Audubon Park. Selain itu, terdapat pula The Audubon Museum yang berisi barang-barang dan alat-alat yang digunakan Audubon ketika melakukan penelitian. ***</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">M. Ikhsan Shiddieqy, S.Pt. Fakultas Peternakan Unpad.</span></p>
<p align="justify">PR &#8211; Kamis, 16 September 2010</p>
<br />Filed under: <a href='http://klipingut.wordpress.com/category/biografi/'>biografi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klipingut.wordpress.com/5285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klipingut.wordpress.com/5285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klipingut.wordpress.com/5285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klipingut.wordpress.com/5285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klipingut.wordpress.com/5285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klipingut.wordpress.com/5285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klipingut.wordpress.com/5285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klipingut.wordpress.com/5285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klipingut.wordpress.com/5285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klipingut.wordpress.com/5285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klipingut.wordpress.com/5285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klipingut.wordpress.com/5285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klipingut.wordpress.com/5285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klipingut.wordpress.com/5285/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5285&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/john-james-audubon-ahli-dokumentasi-unggas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d839b767cae2b4e6b7e1aca1a710ce84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klipingut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manfaat dan Bahaya Si Keong Racun</title>
		<link>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/manfaat-dan-bahaya-si-keong-racun/</link>
		<comments>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/manfaat-dan-bahaya-si-keong-racun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 05:49:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klipingut</dc:creator>
				<category><![CDATA[riset]]></category>
		<category><![CDATA[sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klipingut.wordpress.com/?p=5282</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Dasar kau keong racun, Baru kenal eh ngajak tidur, Ngomong nggak sopan santun, Kau anggap aku ayam kampung…&#8221; Itulah sepenggal lagu &#8220;Keong Racun&#8221; yang dipopulerkan oleh duo Sinta dan Jojo. Dari mulai anak-anak sampai orang tua sudah tidak asing lagi mendengar lagu tersebut. Akan tetapi, tahukah Anda apa dan siapa itu keong racun? Adalah the [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5282&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1></h1>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;"><em>&#8220;Dasar kau keong racun,<br />
Baru kenal eh ngajak tidur,<br />
Ngomong nggak sopan santun,<br />
Kau anggap aku ayam kampung…&#8221;</em></span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Itulah sepenggal lagu &#8220;Keong Racun&#8221; yang dipopulerkan oleh duo Sinta dan Jojo. Dari mulai anak-anak sampai orang tua sudah tidak asing lagi mendengar lagu tersebut. Akan tetapi, tahukah Anda apa dan siapa itu keong racun? </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Adalah the Giant African Snail (Achatina fulica bowdich) sosok sebenarnya si keong racun yang tersohor itu. Keong racun atau populer juga dengan nama bekicot adalah hewan bertubuh lunak dengan satu cangkang. Ia berjalan dengan menggunakan perutnya, atau disebut juga hewan gastropoda (gastro=perut; poda/podos=kaki). </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Bekicot atau keong racun bukanlah hewan asli Indonesia. Ia berasal dari Afrika Timur dan saat ini tersebar luas di dunia melalui manusia (menempel pada kapal/kontainer atau barang-barang bawaan manusia) dan tumbuh-tumbuhan (telur bekicot). Kemampuannya beradaptasi dan tingginya kemampuan reproduksi membuat bekicot eksis di alam. Bekicot merupakan hewan hermaprodit (dalam satu individu terdapat organ reproduksi jantan dan betina). </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Namun begitu, ia tetap membutuhkan individu lain dalam melakukan aktivitas reproduksi. Sekali melakukan perkawinan, satu bekicot dapat memproduksi 100 hingga 400 telur! Bahkan pada waktu tertentu, hewan ini dapat menghasilkan 1.200 telur dalam satu perkawinan. <span id="more-5282"></span></span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Selain dari kemampuan reproduksinya, ukuran bekicot yang besar membuatnya menjadi salah satu keong darat terbesar di dunia. Umumnya panjang bekicot berkisar antara 5-10 sentimeter. Namun, tidak sedikit yang dapat mencapai 20 sentimeter. Beratnya pun dapat mencapai 1 kilogram. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Hewan ini sering kali dijumpai di sekitar manusia, di pekarangan rumah, persawahan, atau daerah lain yang lembap. Bekicot dapat hidup di berbagai kondisi lingkungan, kecuali di atas ketinggian 1000 meter karena hewan ini tidak dapat berkembang biak dengan baik pada kondisi tersebut. Bekicot jarang dijumpai pada siang hari karena aktivitasnya kebanyakan dilakukan pada waktu malam, termasuk kegiatan mencari makan. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Sering kali kita merasa jijik jika ada keong racun di halaman rumah. Memang hewan tersebut terkenal sebagai hama tanaman, terutama pada anggrek. Akan tetapi ternyata, hewan berlendir ini juga memiliki manfaat. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Beberapa tahun yang lalu, kerabat saya tidak sengaja menginjak beling dan melukai telapak kakinya hingga mengeluarkan banyak darah. Lalu kerabat saya yang lain (seorang analis laboratorium) mengusulkan untuk mencari bekicot di pohon pisang belakang rumah. Bekicot tersebut kemudian dibuang cangkangnya dan ditempelkan pada luka yang masih mengeluarkan banyak darah tersebut. Tak kuasa saya menahan jijik melihat pemandangan itu. Namun, perasaan itu tak lama berubah menjadi takjub. Hanya dalam waktu beberapa menit, luka kerabat saya tidak lagi mengeluarkan darah. Kering seketika!</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Selidik punya selidik, ternyata lendir bekicot dapat meningkatkan tingkat migrasi sel makrofag yang berperan penting dalam proses perbaikan jaringan luka (Berbudi, 2008). Selain itu, lendir bekicot mengandung protein yang memiliki aktivitas antibakterial terhadap Staphylococcus aureus (Rosyidi dkk, 2001) dan Pseudomonas aeruginosa (Sudiyono, 1992). Kedua bakteri tersebut merupakan bakteri penyebab nanah pada luka. Berdasarkan kandungan-kandungan tersebut, bekicot memiliki peran penting dalam mempercepat proses penyembuhan luka.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Selain berguna untuk pengobatan, Bekicot juga banyak diproduksi sebagai penganan. Di kediri misalnya, daging bekicot dikonsumsi dan dijual dalam bentuk sate atau keripik. Kerabat bekicot, yaitu Helix pomatia atau dikenal sebagai escargot, malah dinobatkan sebagai makanan prestisius dan mahal di negara Prancis. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Fakta penting tentang keong racun</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">&#8220;Walaupun keong racun dapat dimanfaatkan langsung, penanganan terhadap hewan tersebut tetap harus hati-hati. Bekicot sering kali membawa hewan lain pada tubuhnya atau berperan sebagai vektor bagi Angiostrongylus cantonensis. Cacing kecil ini dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia, yaitu meningitis, bila bekicot dimakan secara mentah/tidak dimasak secara benar. Oleh karena itu, setiap bekicot yang hendak dikonsumsi hendaknya direbus hingga benar-benar matang. Kontak langsung dengan mata, hidung, dan mulut juga sebaiknya dihindari terutama pada anak-anak. Sebagai penanganan lain, mencuci tangan dengan bersih setelah melakukan kontak dengan bekicot juga sebaiknya dilakukan.***</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Ayu S. Nurinsiyah, penerima Beasiswa Unggulan (Kemendiknas) Double Degree -PSMIL Universitas Padjadjaran &amp; University of Twente, Belanda.</span></p>
<p align="justify">
<p align="justify">PR &#8211; Kamis, 16 September 2010</p>
<br />Filed under: <a href='http://klipingut.wordpress.com/category/riset/'>riset</a>, <a href='http://klipingut.wordpress.com/category/sains/'>sains</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klipingut.wordpress.com/5282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klipingut.wordpress.com/5282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klipingut.wordpress.com/5282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klipingut.wordpress.com/5282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klipingut.wordpress.com/5282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klipingut.wordpress.com/5282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klipingut.wordpress.com/5282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klipingut.wordpress.com/5282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klipingut.wordpress.com/5282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klipingut.wordpress.com/5282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klipingut.wordpress.com/5282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klipingut.wordpress.com/5282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klipingut.wordpress.com/5282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klipingut.wordpress.com/5282/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5282&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/manfaat-dan-bahaya-si-keong-racun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d839b767cae2b4e6b7e1aca1a710ce84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klipingut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Sonar&#8221; Kelelawar di Pesawat F-35</title>
		<link>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/sonar-kelelawar-di-pesawat-f-35/</link>
		<comments>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/sonar-kelelawar-di-pesawat-f-35/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 05:48:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klipingut</dc:creator>
				<category><![CDATA[riset]]></category>
		<category><![CDATA[sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klipingut.wordpress.com/?p=5280</guid>
		<description><![CDATA[HANYA beberapa jenis kelelawar dan paus bergigi yang mengandalkan echolocation canggih untuk menangkap mangsanya. Mereka memancarkan sonar dan gema balik untuk mendeteksi serta melacak mangsa kecil. Dua studi baru hasil penelitian ini disiarkan pada edisi 26 Juli 2010 di Current Biolog. Hewan liar ini mampu meninggikan atau merendahkan frekuensi pendengarannya, tergantung pada gelombang sonar balik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5280&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1></h1>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">HANYA beberapa jenis kelelawar dan paus bergigi yang mengandalkan echolocation canggih untuk menangkap mangsanya. Mereka memancarkan sonar dan gema balik untuk mendeteksi serta melacak mangsa kecil. Dua studi baru hasil penelitian ini disiarkan pada edisi 26 Juli 2010 di Current Biolog. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Hewan liar ini mampu meninggikan atau merendahkan frekuensi pendengarannya, tergantung pada gelombang sonar balik dari sasaran yang jauh atau dekat dan diantisipasi sampai ke tingkat molekuler. &#8220;Secara umum, pancaran dan pantulan gelombang sonar itu bersifat konvergen yang timbul oleh berbagai mutasi gen yang berbeda. Hasil penelitian ahli biologi menunjukkan bahwa sifat echolocation sebenarnya telah berevolusi dengan adanya perubahan genetik dari kelelawar dan lumba-lumba,&#8221; kata Stephen Rossiter dari University of London.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Urutan konvergensi terjadi karena perubahan asam amino prestin yang menghasilkan frekuensi tinggi, seleksi, dan kepekaan yang sangat disukai pada echolocating mamalia. Prestin ditemukan di luar sel-sel rambut yang berfungsi sebagai penguat di dalam telinga, memperbaiki sensitivitas, dan selektivitas frekuensi dari getaran mekanis.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Tim Rossiter, termasuk Shuyi Zhang dari Universitas Normal Cina Timur menunjukkan sebelumnya prestin urutan gen telah mengalami konvergensi antara garis keturunan yang tidak berhubungan dengan echolocating kelelawar. Penulis ini, bersama dengan tim Zhang di Michigan, sekarang menunjukkan bahwa konvergensi memanjang ke echolocating lumba-lumba. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Zhang menunjukkan, meskipun mereka memiliki kemampuan yang sama, tetapi pada kenyataannya kelelawar dan ikan paus sangat bervariasi dalam echolocation-nya. &#8220;Sebagai contoh, kelelawar menggunakan echolocation untuk rentang 0 sampai 30 meter, sedangkan paus mengunakan untuk rentang hingga di atas 100 meter. Hal ini karena daya rambat suara di udara lebih cepat dibandingan dengan di air,&#8221; ujarnya.<span id="more-5280"></span></span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Terlepas dari perbedaan-perbedaan media, temuan para pakar menunjukkan bahwa frekuensi tinggi, sensitivitas, dan selektivitas akustik dari kelelawar dan ikan paus bergantung pada molekul desain prestin. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Para peneliti yang mempelajari perilaku echolocation kelelawar telah menemukan bahwa mamalia terbang memancarkan suara sangat keras, jauh lebih keras daripada binatang yang dikenal di udara. Annemarie Surlykke dari Institut Biologi, SDU, Denmark, dan koleganya, Elisabeth Kalko dari University of Ulm, Jerman, mengamati perilaku echolocation dari sebelas jenis pemakan serangga tropis kelelawar Panama, dan temuan-temuannya yang dilaporkan dalam minggu ini `PLoS ONE. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Untuk meyakinkan,peneliti menggunakan array mikrofon, dan fotografi metode untuk merekonstruksi jalur penerbangan dari kelelawar di lapangan, ketika malam memburu, mencari, dan menangkap serangga. Kelelawar memangsa serangga di udara menggunakan sistem sonar mereka. Surlykke dan Kalko mengambil informasi ini sebagai dasar untuk memperkirakan intensitas suara yang dipancarkan. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Mereka menemukan bukti bahwa kelelawar memancarkan suara sangat keras melebihi 140 dB ( desibel ) SPL sekitar 10 sentimeter dari mulut kelelawar.Hal ini merupakan level suara tertinggi, yang dikeluarkan oleh jenis hewan apa pun di udara. Sebagai perbandingan, tingkat di konser music rock metal, menghasilkan suara hanya 115-120 dB, ambang rasa sakit telinga pada manusia karena kerasnya suara adalah sekitar 120 dB. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Kelelawar memancarkan panggilan echolocation mereka pada frekuensi ultrasonik, yaitu di atas jangkauan pendengaran manusia. Hal ini diperlukan untuk mendapatkan gema dari serangga kecil, tetapi menarik kembali frekuensi tinggi secara kilat bila telah menemukan sasarannya. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Meskipun intensitas sinyal (dan frekuensi) dari kelelawar sangat bervariasi, mereka muncul untuk berkumpul di kisaran deteksi serupa karena kelelawar memancarkan frekuensi dan intensitas tertinggi. Dengan demikian, penelitian ini menggambarkan nilai dari pendekatan interdisipliner yang menggabungkan kelelawar biologi, ekologi, dan perilaku akustik. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Karunia Allah SWT kepada kelelawar ini dimanfaatkan dalam teknologi militer ataupun sipil. Pancaran gelombang sonar sudah lama digunakan oleh kapal-kapal tim SAR untuk menjejak kapal yang tenggelam, kumpulan ikan, sumber minyak mentah dan tambang, di darat ataupun di lautan. Sementara gelombang sonar di udara digunakan untuk pesawat komersial maupun pesawat tempur. Kini Departemen Pertahanan Amerika Serikat tengah mengembangkan teknologi baru berbasis sonar untuk meningkatkan kecanggihan pesawat tempurnya yang terbaru, F-35.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Pesawat tempur baru F-35 ini, dicadangkan menggantikan F-22 &#8220;raptor&#8221; yang lebih dikenal dengan nama &#8220;Stealth&#8221; atau pesawat siluman. Pesawat tercanggih ini memiliki warna hitam, mampu terbang rendah, dan tidak terjejak oleh radar lawan. Namun kecanggihan pesawat ini menjadi rontok dengan kehadiran rudal terbaru S-300 dan S-400 produksi Rusia yang mampu menghajar musuh-musuhnya hingga sejauh 200-300 kilometer sebelum menyentuh wilayah sasaran. Pesawat F-35 Lightning II adalah hasil pengembangan dari pesawat X-35 dalam program Joint Strike Fighter. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Pesawat tempur berkursi dan bermesin tunggal ini dapat melakukan banyak fungsi, antara lain pertempuran udara, dukungan udara jarak dekat, dan pengeboman taktis yang ketepatannya ditera oleh sonar echolocation. Pengembangan pesawat ini dibiayai oleh Amerika Serikat, Britania Raya, dan beberapa negara Eropa lainnya. Diproduksi oleh industri kedirgantaraan yang dipimpin oleh Lockheed Martin serta dua rekan utamanya, BAE Systems dan Northrop Grumman.***</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Dedi Riskomar, wartawan senior.</span></p>
<p align="justify">
<p align="justify">PR &#8211; Kamis, 16 September 2010</p>
<br />Filed under: <a href='http://klipingut.wordpress.com/category/riset/'>riset</a>, <a href='http://klipingut.wordpress.com/category/sains/'>sains</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klipingut.wordpress.com/5280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klipingut.wordpress.com/5280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klipingut.wordpress.com/5280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klipingut.wordpress.com/5280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klipingut.wordpress.com/5280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klipingut.wordpress.com/5280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klipingut.wordpress.com/5280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klipingut.wordpress.com/5280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klipingut.wordpress.com/5280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klipingut.wordpress.com/5280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klipingut.wordpress.com/5280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klipingut.wordpress.com/5280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klipingut.wordpress.com/5280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klipingut.wordpress.com/5280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5280&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/sonar-kelelawar-di-pesawat-f-35/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d839b767cae2b4e6b7e1aca1a710ce84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klipingut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Teknologi Radio</title>
		<link>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/perkembangan-teknologi-radio/</link>
		<comments>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/perkembangan-teknologi-radio/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 05:46:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klipingut</dc:creator>
				<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klipingut.wordpress.com/?p=5278</guid>
		<description><![CDATA[TANGGAL 11 September adalah Hari Radio Indonesia. Pada tanggal dan bulan yang sama di tahun 1945, Radio Republik Indonesia (RRI) lahir. RRI merupakan stasiun radio pertama di negara kita. Kemunculan stasiun radio AM yang mengudara di Indonesia merupakan awal masuknya teknologi siaran radio. Namun, perkembangan teknologi siaran radio (broadcast radio) di negara kita cukup lambat. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5278&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1></h1>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">TANGGAL 11 September adalah Hari Radio Indonesia. Pada tanggal dan bulan yang sama di tahun 1945, Radio Republik Indonesia (RRI) lahir. RRI merupakan stasiun radio pertama di negara kita. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Kemunculan stasiun radio AM yang mengudara di Indonesia merupakan awal masuknya teknologi siaran radio. Namun, perkembangan teknologi siaran radio (broadcast radio) di negara kita cukup lambat. Siaran radio AM (amplitude modulation) di Indonesia masih digunakan hingga tahun 1980-an. Sekitar setahun kemudian, siaran radio FM (frequency modulation) mulai mengudara sehingga para pendengar pun merasakan nyamannya kualitas audio FM yang jauh lebih baik dibanding AM. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Radio adalah transmisi sinyal tanpa kabel (wireless), melalui modulasi gelombang-gelombang elektromagnetik yang frekuensinya di bawah frekuensi cahaya tampak. Penjalaran radiasi elektromagnetik dapat melintasi udara dan ruang vakum. Penjalaran gelombang elektromagnetik ini tidak memerlukan medium pengangkut. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Informasi dibawa melalui perubahan yang sistematis pada beberapa sifat gelombang yang diradiasikan, seperti pada amplitudonya ataupun pada frekuensinya. Ketika gelombang radio melalui konduktor listrik, medan yang berosilasi menyebabkan timbulnya arus bolak-balik dalam konduktor tersebut. Hal ini mengakibatkan terdeteksinya dan tertransformasinya suara dan sinyal-sinyal lain sebagai informasi yang dibawa. Kata radio digunakan untuk menggambarkan fenomena tersebut.<span id="more-5278"></span></span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Pada awalnya, radio disebut sebagai wireless telegraphy atau secara singkat disebut wireless. Awalan radio&#8211;dalam pengertian transmisi tanpa kabel pertama kali digunakan dalam kata radioconductor oleh seorang fisikawan Perancis Edouard Branly pada tahun 1897. Kata radio yang digunakan pada kata radioconductor itu berdasarkan kata kerja (verb) to radiate. Radio sebagai kata benda (noun) diungkapkan pertama kali oleh seorang pakar iklan Waldo Warren. Kemudian kata radio muncul dalam sebuah artikel yang ditulis oleh Lee de Forest pada tahun 1907. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Angkatan Laut Amerika Serikat mulai menggunakan kata radio pada tahun 1912 dan akhirnya menjadi kata yang biasa dipakai pada penyiaran komersial pertama di Amerika Serikat (AS) pada tahun 1920. Radio dalam istilah Amerika ini kemudian digunakan dalam bahasa-bahasa lain di Eropa dan Asia, meskipun negara-negara persemakmuran Inggris tetap memakai istilah wireless sampai pertengahan abad ke-20. Di Jepang, istilah wireless merupakan dasar untuk istilah &#8220;gelombang radio&#8221; (radio wave).</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Sejarah Perkembangan</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Sejarah perkembangan perangkat radio bermula dari eksperimen yang dilakukan oleh Nikola Tesla di St. Louis, Missouri, AS, pada tahun 1893. Dia membuat perangkat untuk eksperimen listrik berupa pesawat radio dengan penerima gelombang radio (receiver) magnetik. Perangkat penerima radio yang dibuat Tesla berbeda dengan tabung koherer (tabung yang dililiti kawat besi) yang dibuat oleh Guglielmo Marconi dan para pelaku eksperimen lain. Di kemudian hari, perangkat yang dibuat Tesla itu dikembangkan sehingga mampu menghasilkan frekuensi radio, mentransmisikan sinyal jarak jauh, dan memperlihatkan prinsip kerja perangkat/pesawat radio. Tesla pun memperoleh hak paten dari AS atas temuan radio yang didefinisikan sebagai &#8220;transmisi data wireless (tanpa kabel)&#8221;.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Pada tahun 1896, Guglielmo Marconi memperoleh hak paten dari Inggris atas temuan radio dalam karyanya bertajuk Improvements in transmitting electrical impulses and signals and in apparatus there-for. Marconi adalah seorang pelaku eksperimen radio terdahulu. Dia yang pertama kali mewujudkan transmisi sinyal radio jarak jauh dan membangun organisasi komersial bagi pengembangan dan penggunaan radio. Pada tahun 1897, Marconi membangun stasiun radio pertama di dunia yang bertempat di Isle of Wight, Inggris. Pada tahun 1898, Marconi membuka perusahaan wireless pertama di dunia bertempat di Hall Street, Chelmsford, Inggris.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Tahun-tahun berikutnya radio mengalami perkembangan yang pesat terutama setelah ditemukannya detektor tabung vakum oleh tim pakar teknik di Westinghouse. Perangkat tersebut merupakan bagian terpenting dalam pesawat radio. Pada Natal 1906, Reginald Fessenden menggunakan synchronous rotary-spark transmitter untuk program siaran radio pertamanya di Brant Rock, Massachusetts, AS. Kemudian, Reginald Fessenden dan Lee de Forest menemukan gelombang radio AM. Temuan Fessenden dan de Forest itu berimbas pada kemampuan mengirim sinyal radio yang dapat dilakukan oleh lebih dari satu stasiun. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Siaran radio pertama yang berisi program berita mulai diudarakan oleh stasiun 8MK di Detroit, Michigan, AS, pada 31 Agustus 1920. Stasiun radio perguruan tinggi pertama bernama 2ADD yang kemudian berganti nama menjadi WRUC mulai bersiaran pada 14 Oktober 1920 di Union College, Schenectady, New York, AS. Siaran radio hiburan reguler pertama mulai mengudara pada tahun 1922 di Marconi Research Centre, Writtle, dekat Chelmsford, Inggris.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Pada awal tahun 1930-an, sideband tunggal dan frekuensi modulasi (FM) ditemukan oleh Edwin H. Armstrong. Dengan ditemukannya gelombang radio FM, gangguan udara yang sering melanda gelombang radio AM dapat diatasi. Dunia penyiaran radio pun mulai melirik penggunaan gelombang radio FM. Sekitar tahun 1960-an, pesawat radio yang mulanya menggunakan perangkat berupa tabung mulai digantikan dengan transistor. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Pada akhir tahun 1960-an, jaringan telefon jarak jauh AS mulai menggunakan sinyal radio digital untuk beberapa sambungan. Satelit komunikasi radio pertama, TELSTAR, diluncurkan pada tahun 1963. Tahun 1970-an, Angkatan Laut AS mengembangkan eksperimen navigasi satelit radio, dan meluncurkan konstelasi GPS pada tahun 1987. Pada awal tahun 1990-an, para pelaku eksperimen radio amatir mulai menggunakan PC (personal computer) yang dilengkapi dengan audio card untuk memproses sinyal radio. Pada akhir tahun 1990-an, transmisi sinyal radio digital mulai digunakan pada siaran radio. Pada tahun 1994, Angkatan Darat AS dan DARPA berhasil menyukseskan projek pembuatan software radio.***</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Hendy Wicaksono, mahasiswa Pendidikan Fisika, UPI. </span></p>
<p align="justify">PR &#8211; Kamis, 16 September 2010</p>
<br />Filed under: <a href='http://klipingut.wordpress.com/category/teknologi/'>teknologi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klipingut.wordpress.com/5278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klipingut.wordpress.com/5278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klipingut.wordpress.com/5278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klipingut.wordpress.com/5278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klipingut.wordpress.com/5278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klipingut.wordpress.com/5278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klipingut.wordpress.com/5278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klipingut.wordpress.com/5278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klipingut.wordpress.com/5278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klipingut.wordpress.com/5278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klipingut.wordpress.com/5278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klipingut.wordpress.com/5278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klipingut.wordpress.com/5278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klipingut.wordpress.com/5278/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5278&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/perkembangan-teknologi-radio/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d839b767cae2b4e6b7e1aca1a710ce84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klipingut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siaran Radio Berbasis Satelit</title>
		<link>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/siaran-radio-berbasis-satelit/</link>
		<comments>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/siaran-radio-berbasis-satelit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 05:45:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klipingut</dc:creator>
				<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klipingut.wordpress.com/?p=5276</guid>
		<description><![CDATA[PERUBAHAN dalam teknologi siaran radio muncul di Amerika Serikat (AS) pada tahun 1992 dengan hadirnya siaran radio berbasis satelit (satellite radio broadcast). Pada saat itu, badan pengatur telekomunikasi AS (Federal Communications Commission/FCC) mengalokasikan spektrum frekuensi S-band (sekitar 2,3 gigahertz) untuk siaran nasional berbasis satelit dengan menggunakan audio digital (Digital Audio Radio Service/DARS). Hanya empat perusahaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5276&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1></h1>
<div><img src="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/foto/tgl_15_09_2010/cakrawala-laput.jpg" alt="" width="452" height="257" /></div>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">PERUBAHAN dalam teknologi siaran radio muncul di Amerika Serikat (AS) pada tahun 1992 dengan hadirnya siaran radio berbasis satelit (satellite radio broadcast). Pada saat itu, badan pengatur telekomunikasi AS (Federal Communications Commission/FCC) mengalokasikan spektrum frekuensi S-band (sekitar 2,3 gigahertz) untuk siaran nasional berbasis satelit dengan menggunakan audio digital (Digital Audio Radio Service/DARS). Hanya empat perusahaan yang mengajukan diri untuk mendapatkan lisensi tersebut.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Pada tahun 1997, FCC memberikan lisensi penggunaan frekuensi S-band kepada dua perusahaan, yaitu CD Radio (sekarang bernama Sirius Satellite Radio) dan American Mobile Radio (sekarang bernama XM Satellite Radio), untuk transmisi satelit digital yang akan digunakan dalam siaran radio. XM Radio mulai melakukan siaran secara nasional pada 25 September 2001, lebih awal dibanding Sirius Radio. XM mulai menawarkan beragam program acara siaran dan penerimaan audio berkualitas tinggi bagi penggemar home audio dan car audio.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Siaran radio berbasis satelit memberikan sistem cakupan area siaran yang lebih luas dibandingkan dengan cakupan area sistem radio konvensional. Dengan menggunakan radio satelit, para pendengar yang sedang melakukan perjalanan dari satu ke kota lain (dalam satu cakupan wilayah negara) tidak perlu memindahkan saluran (channel) ke stasiun radio yang berbeda.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Pada dasarnya, sistem radio satelit menggunakan tiga komponen yang menjadi kunci siaran radio, yaitu satelit, pengulang (repeater) yang berbasis di bumi, dan penerima (receiver) radio. Supaya dapat menerima siaran dari satelit dengan jelas tanpa gangguan sinyal akibat kondisi (geografis) wilayah, maka dipasanglah stasiun pengulang (repeater) yang berfungsi sebagai perantara satelit dengan penerima. Keberadaan repeater akan mengurangi wilayah-wilayah blankspot. <span id="more-5276"></span></span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Radio satelit merupakan satu-satunya siaran radio yang menggunakan teknologi digital seutuhnya. Keunggulan pemrosesan sinyal digital dapat dimaksimalkan dengan terpasangnya kabel serat optik (fiber optic) di seluruh bagian pusat siaran. Fiber optic sudah teruji keunggulannya dibandingkan dengan kabel tembaga. Kabel serat optik sangat tahan terhadap interferensi frekuensi radio (radio frequency interference/RFI) dan gangguan dengung yang ditimbulkan perangkat-perangkat listrik.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Keunggulan lain radio satelit adalah daya pancar satelit yang kuat dengan perbandingan signal to noise (S per N atau S/N) lebih besar dari 40 desibel (dB). Nilai S per N sebesar itu cukup untuk menghasilkan sinyal berkualitas tinggi yang tetap bersih. Kejelasan sinyal radio satelit juga ditunjang oleh jangkauan dinamik (dynamic range) yang lebar. Sebagai perbandingan, dynamic range radio AM adalah 30 dB, radio FM 50 dB, sedangkan radio satelit 90 dB. Dengan dynamic range yang selebar itu, suara musik orkestra yang memiliki dynamic range lebar tidak perlu dikompres menjadi sempit sebagaimana yang dilakukan radio AM dan FM. Kondisi ini menghasilkan suara orkestra yang didengar melalui pesawat penerima radio satelit menjadi sebening suara aslinya.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Untuk dapat mendengarkan siaran radio satelit tentunya dibutuhkan perangkat penerima (receiver). Perusahaan-perusahaan radio satelit bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan perangkat elektronika untuk membuat receiver yang dipasang pada pesawat radio satelit. Beragam receiver telah dibuat dengan bentukannya yang kompak. Perangkat penerima radio satelit dapat diletakkan di rumah dan di mobil. Perangkat receiver telah mengalami perkembangan sehingga dapat dikoneksikan dengan PC (personal computer) yang dikenal sebagai PCR (personal computer receiver).</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Selama ini, musik di PC dapat dinikmati dengan menggunakan CD, MP3, dan audio stream. Kehadiran PCR radio satelit menjadi tambahan kenyamanan mendengar musik. Perusahaan yang menjadi pengembang awal PCR radio satelit adalah XM Satellite Radio. PCR dari XM ini dinamai XM PCR.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">XM PCR merupakan kotak kecil yang dapat ditempatkan di depan komputer. Antena satelit kecil yang dihubungkan dengan komputer dapat diletakkan pada tempat terpisah. Untuk men-setup PCR dapat dilakukan dengan menginstalkan software interface di komputer berbasis MS Windows. Software yang telah diinstalkan membuat kita dapat mengatur jenis siaran sesuai selera.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Teknologi siaran radio berbasis satelit telah memanjakan pendengar siaran radio berkualitas tinggi di AS. Perusahaan radio satelit WorldSpace memiliki cakupan wilayah sinyal radio satelit ke berbagai wilayah Asia dan Afrika. Hal ini memberi kesempatan kepada negara-negara di wilayah yang dicakup WorldSpace untuk menjadi calon pelanggan radio satelit.***</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Sayudin, alumnus Politeknik Ganesha Bandung.</span></p>
<p align="justify">PR &#8211; Kamis, 16 September 2010</p>
<br />Filed under: <a href='http://klipingut.wordpress.com/category/teknologi/'>teknologi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klipingut.wordpress.com/5276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klipingut.wordpress.com/5276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klipingut.wordpress.com/5276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klipingut.wordpress.com/5276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klipingut.wordpress.com/5276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klipingut.wordpress.com/5276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klipingut.wordpress.com/5276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klipingut.wordpress.com/5276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klipingut.wordpress.com/5276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klipingut.wordpress.com/5276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klipingut.wordpress.com/5276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klipingut.wordpress.com/5276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klipingut.wordpress.com/5276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klipingut.wordpress.com/5276/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5276&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/siaran-radio-berbasis-satelit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d839b767cae2b4e6b7e1aca1a710ce84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klipingut</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/foto/tgl_15_09_2010/cakrawala-laput.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hugo Gernsback, Bapak Fiksi Ilmiah yang Serbabisa</title>
		<link>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/hugo-gernsback-bapak-fiksi-ilmiah-yang-serbabisa/</link>
		<comments>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/hugo-gernsback-bapak-fiksi-ilmiah-yang-serbabisa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 05:38:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klipingut</dc:creator>
				<category><![CDATA[biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klipingut.wordpress.com/?p=5273</guid>
		<description><![CDATA[Hugo Gernsback (1884-1967), Kita semua tentu sudah tak asing lagi dengan film Star Wars, Transformer, Men in Black, Matrix, atau pun Superman. Ya, film-film hebat tersebut dikategorikan sebagai film fiksi ilmiah, karena menggabungkan unsur sains dan teknologi yang diimajinasikan teraplikasi di dalam kehidupan nyata. Tahukah siapa orang paling berjasa yang pertama kali mencetuskan genre film-film [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5273&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Hugo Gernsback (1884-1967),</h1>
<p align="justify">Kita semua tentu sudah tak asing lagi dengan film Star Wars, Transformer, Men in Black, Matrix, atau pun Superman. Ya, film-film hebat tersebut dikategorikan sebagai film fiksi ilmiah, karena menggabungkan unsur sains dan teknologi yang diimajinasikan teraplikasi di dalam kehidupan nyata. Tahukah siapa orang paling berjasa yang pertama kali mencetuskan genre film-film seperti ini?</p>
<p align="justify">Tersebutlah Hugo Gernsback, seorang inventor (penemu), penulis, editor sekaligus penerbit buku dan majalah-majalah pertama, yang beraliran science fiction (fiksi ilmiah).</p>
<p align="justify">Hugo Gernsback terlahir dengan nama Hugo Gernsbacher pada 16 Agustus 1884. Dia berasal dari keluarga terpandang di Luxembourg City, Luxembourg. Ayahnya adalah seorang penjual anggur. Itu sebabnya, mesin-mesin kilang anggur memicu Hugo kecil untuk `jatuh cinta` dengan hal-hal yang berbau listrik. Dari mulai baterai, kabel-kabel, hingga bel-bel yang berbunyi. Namun, pada saat remaja Hugo lebih tertarik dengan cahaya dan bunyi bel.</p>
<p align="justify">Awalnya, Hugo banyak bereksperimen dengan telefon dan lampu-lampu kecil yang bersumber pada baterai. Dari percobaan tersebut, Hugo berhasil membuat rumah keluarga Gernsbacher dilengkapi lampu, yang berkekuatan 6 volt beserta telefon yang difungsikan oleh baterai.</p>
<p align="justify">Kesuksesan Hugo terhadap rumah keluarganya, membuat semua orang terkesan. Banyak orang meminta Hugo untuk membuat hal serupa di rumah-rumah mereka. Hugo juga kemudian membuat intercom di antara rumahnya dengan para tetangga. Berkat hal ini, Hugo mendapatkan banyak uang.<span id="more-5273"></span></p>
<p align="justify">Saat Hugo berusia 10 tahun, Hugo pernah membaca buku &#8220;Mars as the Abode of Life&#8221; yang merupakan edisi terjemahan Percival Lowell, seorang ahli astronomi Amerika. Ketertarikannya pada buku ini, membuat Hugo tergila-gila pada fiksi ilmiah.</p>
<p align="justify">Saat remaja, Hugo bersekolah di Brussels. Kemudian dia belajar teknik elektro di Technikum in Bingen. Hugo mendesain satu radio transmitter portable. Tak hanya itu, dia juga membuat baterai amper tinggi. Baterai itu dipatenkan dengan nama Huck Gernsbacher pada 1907.</p>
<p align="justify">Tiga tahun sebelumnya, yakni pada 1904, Hugo memutuskan untuk membuat radio transmitter portable komersial. Akan tetapi, pada saat itu tidak ada stok suku cadang yang cukup untuk membuatnya. Dia terpaksa harus mengimpor suku cadang. Penjualan barang temuan Hugo, akhirnya bisa sukses di pasaran pada 1906. Pada tahun itu pula, Hugo menikah dengan Rose Harvey yang memberinya seorang putri pada 1909.</p>
<p align="justify">Pada 1908, Hugo memperluas usahanya. Dia merambah bidang baru yakni memberi edukasi kepada masyarakat, melalui majalah yang disebut Modern Electrics. Di dalam majalah inilah, kata televisi untuk pertama kalinya muncul.</p>
<p align="justify">Suatu kali pada 1911, Hugo menemukan satu ruang kosong di dalam majalahnya. Kemudian, dia membuat artikel mengenai masa depan radio dan berbagai teknologi yang ada. Tanpa disangka-sangka, artikel tersebut mendapat respons yang luar biasa. Sejak itulah, dia rutin menulis artikel dan cerita petualangan yang terfokus pada teknologi pada 2660.</p>
<p align="justify">Beberapa ilmuwan lain juga banyak menginspirasi Hugo, dalam mengembangkan berbagai alat temuannya. Dari mulai mengembangkan radio transmitter, telegraf, depilator, dan lain-lain. Hal ini menunjukkan bahwa Hugo Gernsback tidak membatasi dirinya untuk hal tertentu.</p>
<p align="justify">Hugo Gernsback meninggal di rumah sakit pada 19 Agustus 1967 pada usia 83 tahun dengan mengantungi sekitar 80 hak paten. Dia sangat beruntung sudah melihat perkiraannya kini menjadi kenyataan. Dia hanya melewatkan pendaratan manusia di bulan. ***</p>
<p align="justify">
<p align="justify">Nia Kurnianingsih, alumnus Dept. Biologi ITB.</p>
<p align="justify">PR &#8211; Kamis, 02 September 2010</p>
<br />Filed under: <a href='http://klipingut.wordpress.com/category/biografi/'>biografi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klipingut.wordpress.com/5273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klipingut.wordpress.com/5273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klipingut.wordpress.com/5273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klipingut.wordpress.com/5273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klipingut.wordpress.com/5273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klipingut.wordpress.com/5273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klipingut.wordpress.com/5273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klipingut.wordpress.com/5273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klipingut.wordpress.com/5273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klipingut.wordpress.com/5273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klipingut.wordpress.com/5273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klipingut.wordpress.com/5273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klipingut.wordpress.com/5273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klipingut.wordpress.com/5273/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5273&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/hugo-gernsback-bapak-fiksi-ilmiah-yang-serbabisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d839b767cae2b4e6b7e1aca1a710ce84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klipingut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saatnya Mewapadai Prediabetes</title>
		<link>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/saatnya-mewapadai-prediabetes/</link>
		<comments>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/saatnya-mewapadai-prediabetes/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 05:37:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klipingut</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klipingut.wordpress.com/?p=5271</guid>
		<description><![CDATA[MUNGKIN Anda sekarang tenang-tenang saja, karena selama ini hasil tes gula darah sewaktu (pemeriksaan yang dilakukan secara acak tanpa didahului puasa 8 jam sebelumnya) masih di bawah 140 mg/dL. Akibatnya, Anda tak terlalu memerhatikan gaya hidup dan pola makan. Padahal, gaya hidup dan pola makan tak sehat memungkinkan seseorang terkena prediabetes, yang jika tidak diwaspadai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5271&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1></h1>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">MUNGKIN Anda sekarang tenang-tenang saja, karena selama ini hasil tes gula darah sewaktu (pemeriksaan yang dilakukan secara acak tanpa didahului puasa 8 jam sebelumnya) masih di bawah 140 mg/dL. Akibatnya, Anda tak terlalu memerhatikan gaya hidup dan pola makan. Padahal, gaya hidup dan pola makan tak sehat memungkinkan seseorang terkena prediabetes, yang jika tidak diwaspadai akan berubah menjadi diabetes.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Data badan kesehatan dunia (WHO) menjelaskan, pasien diabetes di Indonesia akan mengalami kenaikan dari 8,4 juta jiwa pada 2000 dan menjadi sekitar 21,3 juta jiwa pada 2030. Diperkirakan, penderita prediabetes juga akan meningkat pesat. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Perkiraan WHO ini bisa menjadi kenyataan, jika penduduk Indonesia tidak melakukan gaya hidup dan pola makan sehat. Kurang beraktivitas dan berolah raga serta terlalu banyak mengonsumsi junk food, bisa menjadi salah satu penyebab prediabetes. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Menurut Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo, Sp.P.D., KEMD., FACE, President Elect 2009 &#8211; 2011 Persadia (Persatuan Diabetes Indonesia), perjalanan penyakit diabetes memang tidak terjadi tiba-tiba, tetapi melalui beberapa tahapan. Dimulai dari faktor risiko gaya hidup, terutama obesitas dan kurang gerak. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Dijelaskannya, seseorang dikatakan mengidap prediabetes jika kadar gula darah telah melampaui batas normal, tetapi belum mencapai batas diagnosis diabetes. Kondisi prediabetes tidak boleh dianggap enteng, karena sebagian individu dengan prediabetes akan berkembang menjadi diabetes, apabila tidak ditangani dengan baik. Individu dengan prediabetes yang tidak ditangani, dalam waktu sekitar 5-10 tahun, akan meningkat menjadi diabetes. Dan jika sudah diabetes, tidak dapat disembuhkan dan lebih sulit penanganannya.<span id="more-5271"></span></span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">&#8220;Dengan mewaspadai dan mengendalikan prediabetes, maka kemungkinan bertambahnya penyandang diabetes baru dapat dikurangi, sehingga mengurangi tahapan berikutnya yaitu komplikasi penyakit kardiovaskuler,&#8221; ujarnya, saat peluncuran &#8220;Kampanye Siaga 140&#8243; yang diselenggarakan oleh Accu Chek &#8211; PT Roche Indonesia, di Jakarta, belum lama ini. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Risiko munculnya komplikasi penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) sudah dimulai sejak prediabetes. &#8220;Oleh karena itu, individu dengan prediabetes memerlukan penatalaksanaan memadai, meliputi perubahan gaya hidup yang lebih sehat guna memperbaiki profil glikemia (gula darah) dan menurunkan risiko kardiovaskular. Berbeda dengan diabetes yang tidak dapat disembuhkan, individu dengan prediabetes bisa kembali normal. Dituntut kesadaran yang tinggi bagi individu tersebut, untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat,&#8221; katanya menambahkan.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Sidartawan menjelaskan, batas gula darah setiap individu normal dibedakan atas 2 kondisi : puasa atau sesudah makan (sewaktu). Untuk kondisi puasa (tidak mendapat asupan kalori 8-10 jam sebelumnya), batasnya adalah 100 mg/dL. Sementara untuk kondisi sesudah makan atau sewaktu puasa, batasnya adalah 140 mg/dL. Lewat dari salah satu ketentuan tersebut, masuk pada prediabetes. Namun, wewenang penegakan diagnosis hanya dimiliki oleh dokter dan mesti mengikuti prosedur medis khusus. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Terapi</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Pada orang dengan prediabetes dan berisiko tinggi, terapi farmakologis (obat-obatan) dapat dipertimbangkan sebagai tambahan dari perubahan gaya hidup. Menurut Sidartawan, individu dengan prediabetes yang memiliki bobot badan berlebih (obesitas), perlu menurunkan berat badan 5 &#8211; 10 persen dari berat badan awal dan dipertahankan dalam jangka panjang. Selain itu, aktivitas fisik sedang dan teratur juga dianjurkan selama 30-60 menit per hari, paling sedikit 4 hari dalam seminggu atau minimal 150 menit/minggu.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">&#8220;Saya sangat menghargai dan mendukung kampanye Siaga 140 yang merupakan bentuk kepedulian pihak swasta terhadap kesehatan masyarakat, khususnya terkait dengan penyakit diabetes. Saya berharap ada banyak pihak yang mendukung kampanye ini agar makin banyak anggota masyarakat, yang bisa mendapatkan informasi dan layanan yang diperlukan untuk menghindarkan diri dari prediabetes dan diabetes,&#8221; kata Sidartawan.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Menurut Magdalena Vandry, Business Manager Diabetes Care PT. Roche Indonesia, peluncuran Kampanye Siaga 140 dilakukan dalam rangkaian peringatan hari Diabetes Nasional. Kampanye Siaga 140 mengajak masyarakat untuk mengetahui lebih banyak tentang prediabetes dan diabetes, waspada, dan segera bertindak jika mereka berada di ambang batas prediabetes atau bahkan diabetes. (Ella Yuniaperdani/&#8221;PR-Kamis, 02 September 2010&#8243;) ***</span></p>
<br />Filed under: <a href='http://klipingut.wordpress.com/category/kesehatan/'>kesehatan</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klipingut.wordpress.com/5271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klipingut.wordpress.com/5271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klipingut.wordpress.com/5271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klipingut.wordpress.com/5271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klipingut.wordpress.com/5271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klipingut.wordpress.com/5271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klipingut.wordpress.com/5271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klipingut.wordpress.com/5271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klipingut.wordpress.com/5271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klipingut.wordpress.com/5271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klipingut.wordpress.com/5271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klipingut.wordpress.com/5271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klipingut.wordpress.com/5271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klipingut.wordpress.com/5271/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5271&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/saatnya-mewapadai-prediabetes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d839b767cae2b4e6b7e1aca1a710ce84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klipingut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Internetan dengan Biaya Murah</title>
		<link>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/internetan-dengan-biaya-murah/</link>
		<comments>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/internetan-dengan-biaya-murah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 05:34:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klipingut</dc:creator>
				<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[tekno informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klipingut.wordpress.com/?p=5267</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan teknologi informatika menyebabkan internet sudah menjadi salah satu kebutuhan manusia. Namun di sisi lain, banyak masyarakat yang belum bisa menikmati akses internet karena kendala biaya ataupun geografis. Antena wajan atau Wajanbolic bisa dijadikan salah satu solusi penyediaan internet murah tersebut. Terobosan ini juga dapat membantu mengatasai masalah geografis karena dapat menguatkan sinyal internet. Wajanbolic [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5267&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1></h1>
<div><img src="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/foto/tgl_01_09_2010/cakrawala-utama-masang_wajan.jpg" alt="" width="426" height="242" /></div>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Perkembangan teknologi informatika menyebabkan internet sudah menjadi salah satu kebutuhan manusia. Namun di sisi lain, banyak masyarakat yang belum bisa menikmati akses internet karena kendala biaya ataupun geografis.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Antena wajan atau Wajanbolic bisa dijadikan salah satu solusi penyediaan internet murah tersebut. Terobosan ini juga dapat membantu mengatasai masalah geografis karena dapat menguatkan sinyal internet.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Wajanbolic merupakan terobosan dalam teknologi RT/RW-net. Dengan teknologi RT/RW-net sangat mungkin satu rumah memperoleh akses internet 24 jam dengan biaya relatif murah. Antena Wajanbolic dapat menjadi klien yang murah dalam sebuah RT/RW-net sehingga kita dapat berinternet dengan murah. Internet murah bukan berarti mencuri bandwidth dan berinternet gratis. Biaya internet menjadi murah karena beban biaya di tanggung ramai-ramai oleh kelompok masyarakat di lingkungan RT/RW.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Antena Wajanbolic e-goen awalnya dikembangkan oleh alumnus SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta, Gunadi atau lebih dikenal dengan e-goen. Antena wajan yang kemudian dikenal sebagai Wajanbolic e-goen menjadi andalan utama bagi mereka yang ingin membangun RT/RW-net atau internet nirkabel murah di rumahnya.<span id="more-5267"></span></span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Menurut pakar teknologi dan informasi sekaligus penulis buku Panduan Praktis Teknologi RT/RW, Onno W. Purbo, pembangunan antena Wajanbolic membutuhkan modal awal maksimal Rp 1.325.000. Namun, biaya itu sangat murah bila dibandingkan dengan banyaknya rumah yang bisa menikmati layanan tersebut. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">&#8220;Misalnya, saat ini biaya berlangganan salah satu internet service provider sebesar Rp 200.000/bulan, bila tetangga yang menggunakan jaringan internet kita sebanyak 10 orang dengan iuran masing-masing Rp 50.000/bulan, kita bisa mendapatkan keuntungan Rp 300.000/bulan. Dengan demikian, kita bisa balik modal dalam waktu lima bulan. Bila tetangga yang mengikuti lebih banyak, harga iuran bisa lebih murah lagi,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Selain itu, bahan yang digunakan untuk membuat akses internet menggunakan Wajanbolic sangat mudah didapatkan. Bahan-bahan tersebut adalah tutup panci atau wajan penggorengan, paralon, tutup paralon, baut besar, baut kecil, lakban pipa listrik kecil, dan rubber tape untuk menutupi pipa listrik.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Cara untuk menyusun konstruksi antena Wajanbolic, yaitu pertama membuat dudukan untuk USB WLAN terlebih dahulu dengan menggunakan paralon berukuran satu inci. Paralon tersebut dilapisi oleh lakban alumunium sehingga berfungsi seperti antena kaleng.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Setelah dudukan untuk USB WLAN siap, bagian tengah wajan kemudian dilubangi. Pipa paralon yang menjadi dudukan USB WLAN kemudian ditempatkan di muka wajan. Setelah itu, kabel USB diperpanjang dengan menggunakan kabel UTP.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Onno mengakui bahwa Wajanbolic ini sangat sensitif sehingga bila digerakkan sedikit arahnya, sinyalnya bisa langsung hilang. Meskipun tidak sengaja, pergerakan wajan tersebut bisa terjadi karena adanya tiupan angin. &#8220;Itu wajar karena sinyal yang tadinya lemah menjadi lebih kuat dengan Wajanbolic ini,&#8221; tuturnya.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Untuk mengatasi hal itu, kata Onno, bisa dilakukan dengan membuat bolong-bolong kecil pada wajan yang digunakan. Dengan demikian, angin bisa melewati bolong pada wajan tersebut sehingga tidak merubah arah wajan. &#8220;Sistem kerjanya sama seperti parabola yang berbentuk seperti net,&#8221; katanya.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Frekuensi</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Frekuensi sempat menjadi kendala dalam perkembangan Wajanbolic di masyarakat. Hal itu terjadi karena semua frekuensi yang digunakan di Indonesia harus menggunakan izin dari pemerintah, dalam hal ini diatur oleh Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Ditjen Postel) yang berada di bawah Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo). &#8220;Jadi, penggunaan Wajanbolic dulu sempat dianggap ilegal,&#8221; kata Onno.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Namun sejak tanggal 5 Januari 2005, kata Onno, terdapat Keputusan Menteri No. 2 tahun 2005 yang membebaskan frekuensi 2,4 GHz. Frekuensi ini bisa digunakan untuk aplikasi Wajanbolic asalkan memenuhi syarat yang telah ditentukan. Adapun syarat penggunaan frekuensi tersebut adalah maksimum daya pancar 100mW, EIRP maksimum 36dBm, dan semua peralatan yang digunakan disertifikasi.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Bagi yang ingin bereksperimen menggunakan frekuensi tinggi dengan peralatan antenna Wajanbolic atau miniPCI selain 2.4GHz, seperti 2.3GHz, 3.3-3.5GHz, 5.8GHz, dan 10GHz, sangat disarankan untuk menjadi anggota Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI). Hal itu karena band tersebut digunakan oleh radio amatir. Bagi yang berminat, bisa berdiskusi dengan rekan-rekan amatir radio di mailing list orari-news@yahoogroups.com.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Untuk mendapatkan frekuensi yang lebih legal, kata Onno, bisa juga menggunakan paket warung internet yang dikeluarkan oleh provider. Namun, paket ini biasanya memiliki tarif langganan lebih mahal.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Menurut Onno, Wajanbolic ini sudah banyak diterapkan pada masyarakat. Biasanya teknik ini diterapkan pada daerah-daerah yang belum banyak mendapatkan akses internet. Kekuatan sinyal dari Wajanbolic ini bisa menembus sampai 4 kilometer atau kira-kira mencakup satu rukun warga di kawasan perumahan yang ada di Jakarta. (Tia Komalasari/&#8221;PR-Kamis, 02 September 2010&#8243;)***</span></p>
<p align="justify">
<h1>Membuat Wajanbolic</h1>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">Berikut ini adalah cara membuat Wajanbolic</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">1. Siapkan material yang dibutuhkan, USB WLAN, wajan (penggorengan), pipa paralon 3 inci, pipa paralon 1.25 inci, dan dop paralon, kabel USB yang diperpanjang serta USB extender jika diperlukan.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">2. Lubangi wajan, siapkan dop paralon 3 inci dan dop paralon 1.25 inci yang dibor pada tengahnya. Kemudian, baut dop paralon 3 inci ke dasar wajan.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">3. Masukan USB WLAN yang dilindungi karet ke paralon 1.25 inci sebagai dudukan. Posisikan USB WLAN sekitar 5.3 sentimeter dari ujung paralon yang paling jauh dari wajan.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">4. Buat dop untuk diletakkan di ujung paralon 3 inci. Semua dinding dop paralon ditutup dengan lakban aluminium. Kombinasi dop paralon yang dilapisi lakban alumunium dan paralon yang ditutupi lakban aluminium sebetulnya menjadi konstruksi antena kaleng. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">5. Paralon 3 inci dilapisi lakban aluminium sepanjang 20 sentimeter, tidak sampai ujung. Sisakan beberapa sentimeter yang dihitung dari fokus wajan. Lubangi paralon sekitar 5.3 sentimeter dari ujung untuk connector USB WLAN.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">6.Masukkan USB WLAN dan kemudian dop paralon 3 inci.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">7. Masukkan paralon 3 inci ke tutup paralon 3 inci yang sudah di baut ke wajan.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;">8. Sambungkan kabel USB yang sudah di perpanjang dengan kabel UTP. Wajanbolic e-goen siap digunakan. (Tia Komalasari/&#8221;PR&#8221;)***</span></p>
<p align="justify">
<br />Filed under: <a href='http://klipingut.wordpress.com/category/teknologi/'>teknologi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klipingut.wordpress.com/5267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klipingut.wordpress.com/5267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klipingut.wordpress.com/5267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klipingut.wordpress.com/5267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klipingut.wordpress.com/5267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klipingut.wordpress.com/5267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klipingut.wordpress.com/5267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klipingut.wordpress.com/5267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klipingut.wordpress.com/5267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klipingut.wordpress.com/5267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klipingut.wordpress.com/5267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klipingut.wordpress.com/5267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klipingut.wordpress.com/5267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klipingut.wordpress.com/5267/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klipingut.wordpress.com&amp;blog=1218216&amp;post=5267&amp;subd=klipingut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klipingut.wordpress.com/2011/08/18/internetan-dengan-biaya-murah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d839b767cae2b4e6b7e1aca1a710ce84?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klipingut</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/foto/tgl_01_09_2010/cakrawala-utama-masang_wajan.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
