Illegal Loging Penyebab Terbesar Kerusakan Hutan Indonesia


 
03 Maret 2004

TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Selama sepuluh tahun terakhir, laju kerusakan hutan di Indonesia mencapai dua juta hektar per tahun. Selain kebakaran hutan, penebangan liar (illegal loging) adalah penyebab terbesar kerusakan hutan itu. Demikian dikatakan Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada (UGM), Profesor Doktor Soekotjo, di Yogyakarta, Rabu (3/3).

“Selama 1985-1997, kerusakan hutan di Indonesia mencapai 22,46 juta hektar. Artinya, rata-rata mencapai 1,6 juta hektar per tahun,” kata Soekotjo. Ada empat faktor penyebab kerusakan hutan itu: penebangan yang berlebihan disertai pengawasan lapangan yang kurang, penebangan liar, kebakaran hutan dan alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian atau pemukiman.

Menurut Soekotjo, kebakaran hutan terbesar yang pernah terjadi di Indonesia pada 1997, membuat hampir 70 persen hutan terbakar. Kerusakan hutan bertambah ketika penebangan liar marak terjadi. Penebangan liar telah merusak segalanya, mulai dari ekosistem hutan sampai perdagangan kayu hutan. Lantaran hanya dibebani ongkos tebang, tingginya penebangan liar juga membuat harga kayu rusak. Persaingan harga kemudian membuat banyak industri kayu resmi terpaksa gulung tikar.

Selain itu, lemahnya pengawasan lapangan penebangan resmi juga memberi andil tingginya laju kerusakan hutan di Indonesia. Padahal, kriteria Direktoran Kehutanan mengenai Tebang Pilih Indonesia (TPI) sebenarnya sudah cukup baik dan sesuai dengan kriteria pengelolaan hutan yang telah dirumuskan dalam berbagai pertemuan ahli hutan se-dunia. “Tapi di lapangan, kriteria itu tidak berjalan akibat lemahnya pengawasan,” kata Soekotjo.

Walau demikian, para ilmuwan di Fakultas Kehutanan UGM masih optimis, hutan di Indonesia bisa dipulihkan dalam waktu 40 tahun. Caranya? Teknik pemuliaan pohon, manipulasi lingkungan serta pengendalian hama dan penyakit bisa dilakukan untuk memulihkan kembali hutan di Indonesia. Penanaman hutan secara intensif menjadi pilihan terbaik karena bisa diprediksi. Sehingga, kebutuhan kayu bisa diperhitungkan tanpa harus merusak habitat hutan alam yang masih baik.

Memang, mempertahankan seluruh hutan di Indonesia tidak mungkin. “Tapi paling tidak, 50 persen hutan alam di Indonesia harus tetap dijaga keasliannya. Sisanya, bisa diusahakan menjadi hutan tanaman industri,” kata Soekotjo. Menjaga 50 persen hutan alam itu berguna untuk keseimbangan ekosistem, mempertahankan genetik tanaman dan menjadi sumber tanaman obat serta sumber makanan. “Saat ini saja, UGM sudah menemukan tujuh tanaman hutan yang diperkirakan bisa menjadi bahan obat penyakit HIV,” kata Soekotjo.

Heru CN – Tempo News Room

51 pemikiran pada “Illegal Loging Penyebab Terbesar Kerusakan Hutan Indonesia

  1. membangun kepedulian masyarakat dalam melestarikan hutan memang sulit, tapi alangkah baiknya jika semuanya berangkat dari kesadaran individu, masyarakat yang memang disadarkan oleh realitas yang pahit.

    Suka

  2. this article gives a lot benefit for us to know more about the environment in Indonesia.not only as the knowledge but also for fighting the illegal loging.thanks a million

    Suka

  3. Illegal Logging merupakan kejahatan kolektif dari seluruh element masyarakat indonesia, dari pembuat kebijakan, penegak hukum, para pemodal, oranng2 yang terpinggirkan dan kita yang membeli kayu illegal. Mari berhenti membeli kayu Illegal untuk menyelamatkan Hutan Kita !

    Suka

  4. Ilegal logging emnang kejeM….

    Tapi… KadaNg kiTa ga saDAR kalao….

    IlegaL LOggIng yanG terjadi

    SecaRa gak LANgsung ada HubunGannYA sama Qta

    BeLI kayu YG usiannya PohoNnYA MasIh MUdda (PAddaHal Qta Tau)

    Itu TerMASuk ILegal LOggiNG terSeluNDup

    So, YUk barenG 2 qta baNGun Lagi hutaN qta YaNg udah anCUr…..

    BiaR bisSA jadi PAru2 DUNIA…… OKAYZ ???

    Suka

  5. The benefits of conforming to socio-environmental laws are not easily or immediately seen. Meanwhile, the hallmark of good capitalistic investment is that the investment pays off quickly—to get profits fast! How can we stop capitalism from destroying the environment? That’s what we have to ask.

    I am amazed at an Indonesian political fashion company called shirTalks (www.shirtalks.com) that dares to ask these questions. They actually did a nice shirt design about it, particularly about illegal logging. Check out my blog at http://shirtalks.wordpress.com/2009/02/26/capitalism-kills-trees/ to see it.

    Suka

  6. sebaiknya kita bisa lebih sadar tentang konsekuensi yang terjadi kalau penebangan hutan terus berlangsung. akibat penebangan liar sudah sering terjadi, tapi kita tetap saja melakukan penebangan liar, pikirkan akibat lebih lanjutnya, jangan bersikap premitif!…….

    Suka

  7. menegakkan hutan indonesia tak hanya cukup berkomentar n berdebat tapi harus berbuat. good artikelnya semoga yang membaca bisa mengerti kalau hutan perlu ditegakkan agar selamat anak cucu kita.

    Suka

  8. alhamdulillah..
    makasih ya udah memberikan inspirasi untuk saya dalam membuat tugas tentang kerusakan lingkungan….
    semoga lebih baik lagi kedepannya..

    Suka

  9. Human factor plays major role in contributing to deforestation in Indonesia. As long as Indonesian leaders, officials and politicians are still easily bribed by businesspeople (investors) who take advantage of forest for commercial profit, then deforestation will continue!

    Suka

  10. ini semua karena kita/terutama pejabat dan aparat penegak hukum tidak serius dalam menangi masalah hutan, tapi justru banyak yng terlibat dalam ilegal loging, dan juga kesadaran masarakat sekitar hutan juga sudah kurang/kayu lebih cepat menghasilkn uang.

    Suka

  11. Sedih bgt tiap kali denger tentang kerusakan hutan di Indonesia. manusia yang sangat egoistis membuat makhluk lain menjadi korbannya – tanaman dan hewan yang jadi kehilangan habitatnya. Bagaimana pertanggung jawaban kita nanti kepada Allah SWT tentang tugas kita di muka bumi sebagai khalifah di muka bumi?

    Suka

  12. tx iah krn ini w dpt memenuhi nlai tgs komputer w. artikel ini sngt bgs semoga manusia dpt menjaga hutan dan melestarikanna dgn baik.

    Suka

  13. kerusakan hutan telah mencapai 70% berarti Indonesia yang pernah mendapat julukan paru-paru dunia mengalami penyakit paru-paru yang sangat kritis.MEMERLUKAN WAKTU 40 TAHUN UNTUK MEMULIHKAN HUTAN KITA. illegal loging, alih hutan menjadi lahan pertanian, kebakaran hutan, serta pengawasan yang kurang menjadi penyakit utama hutan kita.NAMUN,,,, SIAPA YANG SALAH? SIAPA YANG TERLIBAT? SIAPA YANG HARUS BERTANGGUNG JAWAB? SEMUA PERTANYAAN TERSEBUT HARUS MENJADI BAGIAN HIDUP MASYARAKAT INDONESIA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! DAN HARUS DI JAWAB DENGAN KEJUJURAN DAN KOMITMEN!!!!!!!!!!!!!JIKA TIDAK DILAKSANAKAN MAKA KEDEPANNYA HUTAN INDONESIA HANYALAH SEBUAH PUING-PUING YANG TERLANTAR!!! SADARKAH KITA,BAHWA KITA TERLAHIR DI DUNIA INI UNTUK MENJALANKAN AMANAT ALLAH? MENJAGA ALAM INI, MENGONTROL ALAM INI,DAN SALING MELENGKAPI.
    SEMOGA KOMENTAR INI DAPAT MENYADARKAN KITA SEMUA,,AMIN.
    TERIMAKASIH……..

    Suka

  14. wahhhhh alase mbahe po toyooooo ojo dirusak terus entar banjir ……terus piye…gara2 ulah satu orng satu kampung jadi sasaran banjir ….

    Suka

  15. hanya kita sebagai manusia yang bisa merubah semua keadaan hutan kita,,,

    berpikirlah bagaiamana kehidupan yang akan datang, apabila hutan terus menerus rusak….apa jadinya dunia kita………
    semuanya akan berdampak pada kita semua,,,,,

    kita sudah membuat paru-paru dari dunia ini sakit parah….

    Suka

  16. apapun yang kita lakukan harus dipikirkan dulu dampakx apa itu baik ataukah sebaliknya. jadi yang harus kita tanam disini adalah kesadaran…..ok mi to…!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Suka

  17. bgmNa craa.ya meNgHeNtikaNd iLLegaL LogGiNg_
    sdaNgkaNd qtaa taw,,,
    Law sbagiaNd bsaaarr kbtuHaNd qtaa_
    dpaaaTt trpeNuHiiii dNgaNd adaa.ya iLLegaL LogGiNg,,,

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s