TI Lahirkan Generasi Karbitan


Kelebihan dan kekurangan penggunaan teknologi informasi (TI) menjadi problem tersendiri bagi pendidikan di kalangan generasi muda. Salah satunya akan melahirkan generasi pemalas dan tak mau mengasah fikirnya. Sebab, mereka memilih copy paste dari internet daripada mengolah data sendiri untuk mengerjakan tugasnya

Dr Ir Abdullah Shahab M Sc dosen Teknik Mesin ITS mengatakan, fakta ini sudah banyak terjadi di kalangan mahasiswa dan pelajar SMA, meski adanya IT juga sangat menguntungkan. ”Dari internet, mereka mengumpulkan, mengambil mana yang cocok terus digabung jadi satu. Kalau disuruh pakai bahasa Inggris, mereka bisa langsung copy, tapi kalau bahasa Indonesia, mereka lebih memilih menterjemahkan daripada meramunya dengan bahasa sendiri,” kata Shahab usai Seminar Nasional IT for Life di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Teknik Komputer (STIKOM) Surabaya, Rabu (2/12).

Namun, imbuh dia, mahasiswa boleh saja mengambil atau copy paste informasi dari internet. Tapi, dalam kerangka referensi dengan mencantumkan narasumber. ”Kalau hanya copy paste, ambil dan digabung dari internet, itu bukan karya sendiri tapi studi kepustakaan,” ujar pria yang mengambil studi S3 di Universitas Nantes Prancis ini.

Diakuinya, belum banyak peneliti di Indonesia yang menghasilkan karyanya sendiri. Banyak dari mereka yang memanfaatkan karya orang lain. Sejauh dilakukan secara proporsional, sah-sah saja memanfaatkan karya orang lain. Tetapi agar para peneliti atau ilmuwan mampu membuat temuan hasil sendiri meskipun berskala kecil.

Mengantisipasi generasi copy paste, institusi pendidikan harus menargetkan pelajar atau mahasiswa menyuguhkan sesuatu yang merupakan karyan sendiri. Para dosen ataupun guru juga harus aktif bertanya darimana karya mereka berasal.”Banyak yang cuma ambil dan mengadopsi. Sehingga ketika ditanya, mahasiswa tidak tahu dan tidak bisa menjelaskan isinya,” ujarnya

Sebuah penelitian atau riset adalah membaca karya seseorang, membandingkannya dengan karya lain dan mengolahnya berdasarkan pemikiran sang peneliti. Jangan sampai, tandas Shahab generasi copy paste memperbanyak ilmuwan karbitan yang saat ini mulai bermunculan.

Republika, 02 Desember 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s