Selasa, 15 Desember 2009 | Metro TV | Lampung Post | Borneo News | Yayasan Sukma | Kick Andy Home Advertisiment * Home * Polhukam * Ekonomi & Bisnis * Olahraga * Sepak Bola * Megapolitan * Nusantara * Internasional * Sains & Teknologi * Humaniora * Opini * Perempuan * Hidup Sehat * Otomotif * Travelista * Kuliner * Blog * Video * Foto * Cinema * Politik Dalam Negeri * Politik Luar Negeri * Hukum * Hankam * Lainnya * Ekonomi * Bursa & Valas * Finansial & Perbankan * Bisnis & Investasi * Lainnya * Bulu Tangkis * Tenis * Basket * F1 * Moto GP * Tinju * Sosok * Lainnya * Liga Inggris * Liga Itali * Liga Spanyol * Liga Jerman * Liga Indonesia * Off Side * Lainnya * Kriminal * Trafik * Sosial * Peristiwa * Lainnya * Berita & Peristiwa * Lainnya * Piranti * Iptek * Telekomunikasi * Regulasi * E Lifestyle * Kesehatan * Pendidikan * Lingkungan * Kebudayaan * Religi * Umum * Bali – Nusa Tenggara * Jabar – Banten * Jateng – DIY * Jatim * Kalimantan * Maluku – Irian Jaya * Sulawesi * Sumatera Suara Anda | Layanan Umum | Kontak Media | Jadwal Hari Ini | Lowongan Kerja Jadwal Sholat Penerbangan Kereta Api Travel + Primajasa Polisi Pemadam Kebakaran Layanan Publik Media Online Iklan Sirkulasi Percetakan Production Publishing Advertisiment Diluncurkan, Teleskop Ruang Angkasa Berinfra Merah


NASA berencana pada bulan depan akan meluncurkan teleskop ruang angkasa untuk memindai langit dengan cahaya infra merah sehingga bisa melihat benda langit yang terlalu redup, berdebu, atau jauh.

Itu disampaikan para manajer proyek senilai US$320 juta tersebut, di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (17/11). Wide-field Infrared Survey Explorer atau WISE diharapkan mampu mendeteksi ratusan ribu asteroid yang bersembunyi di kegelapan tata surya serta jutaan bintang dan galaksi yang lebih jauh.

Teleskop ruang angkasa akan dibawa ke orbit oleh roket Delta 2. Rencananya, launching WISE akan digelar di Vandenberg Air Force Base, California, Jumat (20/11), dan akan lepas landas pada 9 Desember.

Misi selama enam bulan tersebut untuk mengamati seluruh langit dengan radiasi infra merah. Cahaya ini tak terlihat oleh mata manusia. Karena dipancarkan dari bagian terdingin benda, sehingga terlewatkan oleh teleskop yang hanya peka oleh cahaya tampak.

“Kami berharap tentu melihat lebih banyak asteroid, bintang, dan galaksi lagi,” kata Edward Wright dari University of California, Los Angeles, penyelidik utama misi.

“Tapi, sungguh saya akan terkejut jika saya tidak terkejut. Soalnya, kita akan menemukan hal-hal yang tidak seorangpun pernah membayangkannya,” ujarnya.

Media Indonesia, 21 November 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s