Presiden dan Menkeu Langgar UUD 1945


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dinilai telah melakukan pelanggaran terhadap Undang-undang Dasar 1945 terkait skandal Bank Century.

“Presiden telah menetapkan Perpu No.4 Tahun 2008 pada 5 Oktober 2009. Pasal 29 perpu tersebut jelas memberikan kekebalan hukum pada Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan pihak-pihak lain pengambil kebijakan terkait jaring pengaman sistem keuangan,” ujar Presiden Negarawan Center, Johan O Silalahi, Rabu (16/12).

Langkah Presiden tersebut dinyatakan Johan melanggar pasal 27 UUD 45 ayat 1 yang berisi yakni segala warga negara memiliki kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan, dan wajib menjunjung hukum kepada siapapun dengan alasan apapun tanpa terkecuali. “Bahkan presiden dan wapres sekalipun tidak memiliki kekebalan hukum dan tunduk pasal 7 dan 8 UUD 45 karena bisa diberhentikan apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum,” paparnya.

Johan menambahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak terkecuali melakukan pelanggaran terhadap UUD 45. “Menkeu tidak puas pada hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sehingga meminta Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) untuk lakukan audit ulang terkait kebijakan pengucuran dana sekitar Rp6,76 triliun kepada Bank Century,” jelas Johan.

Selaku pembantu presiden, Sri Mulyani dinilai melanggar pasal 23E ayat 1 yang berisi bahwa pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara dilakukan BPK secara bebas dan mandiri. Sedangkan di ayat 3 dinyatakan bahwa hasil audit BPK tersebut ditindaklanjuti oleh lembaga perwakilan sesuai undang-undang.

“Oleh karenanya hasil audit investigasi BPK yang dimintakan DPR sudah seharusnya bersifat final dan mengikat, karena BPK adalah auditor negara yang diberikan tugas, tanggung jawab, dan wewenang oleh UUD 1945,” ungkap Johan.

Media Indonesia, 16 Desember 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s