Batu Umpak di Makam Ratu Pano Ketapang


Sisa peradaban Kerajaan Tanjungpura di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, kembali terkuak setelah ditemukannya “batu umpak” di makam Ratu Pano, Dusun Tanah Merah, Desa Sungai Kelik, Kecamatan Nanga Tayab.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Ketapang Yudo Sudarto, di Ketapang, Selasa, menyatakan menurut catatan sejarah, Sultan Zainudin yang terkenal pernah menjadi raja di Kartapura setelah pindah dari Sandai atau Indralaya.

Kompas, 14

Dari Kartapura ini kelak akan pindah lagi ke Tanjungpura sekarang Desa Tanjungpura. Kawasan daerah itu juga dikenal sebagai Kerajaan Kartapura, pindahan dari Kerajaan Tanjungpura di Sandai atau Indra Laya.

Ia mengatakan di Kartapura atau Tanah Merah itu juga konon Habib Husein Kadi dari Kerajaan Tanjungpura mempunyai anak yang bernama Syarif Abdurachman yang kelak menjadi Sultan Pontianak.

“Karena itu daerah ini juga terkenal sebagai daerah tempat lahirnya Sultan Pontianak,” katanya.

Yudo mengatakan, foto temuan Batu Umpak di kuburan Ratu Pano, telah dikirim ke Balai Arkeologi Banjarmasin.

Menurut Balai Arkeologi Banjarmasin ada kemungkinan batu tersebut adalah batu pondasi atau batu umpak. Di atasnya bisa jadi sebuah pot besar yang punya kaki agak panjang.

Sedangkan di makam nisan Ratu Pano, terbaca huruf Arab dan angka tahun 1271 Hijriah.

Batu Umpak itu diduga merupakan peninggalan zaman Megalitikum yang kemudian dijadikan warisan atau kenang-kenangan yang diberikan seorang kerabat kerajaan ke kerajaan lain.

Makam Ratu Pano menurut kepala dinas itu sudah lama dikenal warga. Namun peninggalan berupa batu umpak ini baru terdeteksi sekarang.

Kompas, 14 Oktober 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s