Megalit Batu Gong Ditemukan di Pagaralam


Batu megalit berbetuk gong ditemukan di areal perkebunan Dusun Atungbungsu, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, Sumatra Selatan (Sumsel), Jumat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Senibudaya Kota Pagaralam Syafrudin mengatakan pihaknya akan melakukan pembebasan lahan di sekitar lokasi penemuan batu megalit tersebut, setelah itu baru dilakukan pemagaran.

Ia mengatakan banyak batu megalit yang ditemukan di Pagaralam, bahkan sebagian sudah dilakukan pelestarian dengan memagar keliling.

Menurut dia, Pemkot Pagaralam belum memiliki lembaga khusus untuk melakukan pendataan atau meyelusuri berbagai benda bersejarah seperti megalit dan arca.

“Namun di lokasi ditemukan gong batu ini akan dibangun daerah wisata kebun buah terbesar di Kota Pagaralam dengan lahan sekitar 100 hektare. Nantinya kami akan melibatkan penduduk setempat untuk mencari dan membantu memelihara jika ditemukan lagi benda bersejarah di daerah lain,” kata dia.

Sementara itu, warga Kecamatan Dempo Selatan Amrullah mengatakan Batu berbentuk megalit berukuran lima kali drum minyak isi 100 liter itu ditemukan 5 km dari dusun Atungbungsu atau 1 km dari lokasi pembangunan lapangan terbang.

Megalit yang bila dipukul akan mengeluarkan suara seperti gong itu berbentuk bundar lonjong dengan tinggi 1 meter, lebar 2 meter dan pajang 5 meter, ditemukan di kebun kopi milik warga setempat.

“Diperkirakan batu megalit itu sudah berumur ribuan tahun, dengan kondisinya masih utuh, namun posisinya sudah bergeser ada indikasi akan dipindahkan ke tempat lain,” kata dia.

Daerah tempat penemuan batu megalit itu dulu merupakan belukar, namun oleh pemiliknya dibersihkan lalu dibuat kebun kopi.

Dia mengatakan karena kurang memahami bahwa batu tersebut mengandung nilai sejarah tinggi, batu itu dibiarkan telantar. Setelah ada pihak dari Pemkot Pagaralam datang, baru diketahui bahwa batu itu ternyata megalit.

“Memang di Pagaralam terdapat cukup banyak megalit peninggalan zaman dulu, namun pemeliharaanya masih belum dilakukan secara baik,” kata dia lagi.

Kompas, 07 November 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s