Vatikan, Mengenal Kota Suci Lebih Dalam


Vatikan. Setiap orang mengenal daerah ini sebagai sebuah negara kecil yang menjadi tempat suci bagi umat Katolik. Namun, sebetulnya ada banyak hal yang bisa didapat dari wilayah kecil di tengah Kota Roma, Italia, itu.

Itulah yang hendak diungkapkan Michael Collins dalam buku berjudul Vatikan, Menyingkap Rahasia Kota Suci. Melalui buku setebal 360 halaman full color ini, Collins menggambarkan Vatikan tidak hanya sebagai sebuah kota yang akan menggugah pengalaman spiritual, tapi juga kota dengan estetika arsitektur yang indah luar biasa.

Collins adalah seorang rohaniawan asal Dublin, Irlandia, dan ditahbiskan sebagai pastor pada tahun 1985. Roma dan Vatikan sudah dikenalnya selama lebih dari 30 tahun, dan karenanya ia mengenal betul segala sudut kota tersebut. Collins juga menceritakan banyak hal soal sejarah lengkap pemimpin tertinggi gereja Katolik dari abad ke abad.

Lantas, apa rahasia yang ingin ditunjukkan Collins kepada dunia dalam buku ini? Ada banyak hal, dan di situlah letak menariknya buku terjemahan terbitan Dorling Kindersley, yang di Indonesia dirilis oleh Penerbit Erlangga. Untuk menyusun buku ini, Collins telah mewawancarai banyak orang, mulai dari Paus Benediktus XVI hingga anggota Garda Swiss, pengawal pribadi yang sangat setia kepada Paus.

Selain soal sejarah Vatikan, Collins juga mengemasnya dengan ratusan foto-foto eksklusif yang merekam karya seni dan harta Vatikan yang sebagian besar di antaranya belum pernah dilihat orang awam. Teks dan gambar itu ditata sedemikian apik dalam desain visual yang memanjakan mata.

Foto-foto itu tidak sekadar mengabadikan kejadian pada saat upacara-upacara besar umat Katolik di kota berpenduduk kurang dari 800 jiwa itu. Foto tersebut juga menceritakan rutinitas keseharian Paus selaku pemimpin tertinggi gereja Katolik di dunia.

Ada pula rekaman kegiatan para seminaris, para seniman yang sedang melakukan restorasi karya seni di kota suci itu, bahkan penjahit Vatikan yang merancang busana Paus hingga Uskup di Surabaya.

“Dalam buku ini, kita sebenarnya disajikan suatu tur tanpa harus ke sana. Buku ini menyampaikan banyak lorong-lorong di Vatikan yang jarang dijumpai oleh orang, dan mereka akan terpesona melihat sisi visualnya,” ulas Romo Yohanes Subagyo dalam acara peluncuran buku tersebut di Jakarta, Rabu (2/12).

Buku ini dibuka dengan daftar 41 tempat penting di Vatikan, mulai dari Basilika Santo Petrus hingga Kapel Sistina, tempat pertemuan Paus dengan ratusan seniman sedunia akhir bulan lalu. Ya, para seniman, sebab pada dasarnya kota ini memuat banyak karya seni yang tidak hanya ditujukan bagi umat Katolik semata.

“Buku ini adalah buku universal. Di dalamnya ada sajian soal turisme, seni, juga fesyen yang dikenakan oleh Paus. Ini bisa jadi referensi pemula untuk mengenal Vatikan,” kata mantan Ketua Forum Masyarakat Katholik Indonesia KAJ AB Susanto.

Kompas, 02 Desember 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s