Makanan Pengusir Nafas Tidak Sedap


Tak semua makanan bisa menimbulkan bau nafas tidak sedap. Beberapa tumbuhan herbal, buah-buahan, sayuran, dan karbohidrat bisa menghentikan bau sebelum dimulai. Beberapa di antaranya adalah:

Tumbuhan herbal
Selain peterseli, tumbuhan lain yang bisa membantu mengurangi bau mulut antara lain; ketumbar, kayu manis, taragon, rosemary, spearmint, eucalyptus, dan kapulaga. Jika Anda tahan, dikunyah langsung, atau direbus kemudian diminum.

Sayuran dan buah-buahan renyah
Seledri, wortel, apel, dan buah atau sayuran lain yang kaya serat (yang membuatnya renyah), mampu membantu menjaga kesehatan oral kita. Makanan ini akan meningkatkan produksi air liur, menjaga mulut tetap lembap dan bersih.

Vitamin C
Melon, buah beri, dan brokoli membantu menciptakan lingkungan yang menghilangkan bakteri. Plus makanan-makanan ini membantu mencegah radang dan penyakit gusi, membuat lingkungan di mulut lebih nyaman. Pastikan Anda juga mendapatkan vitamin C yang cukup dari makanan-makanan tersebut. Tubuh dapat menyerap vitamin C dari makanan lebih baik dan cepat.

Selain dari upaya menggosok gigi dan berkumur dengan mouthwash, The American Academy of Periodontology merekomendasikan beberapa hal lain untuk menjamin nafas Anda tetap segar sepanjang hari;

* Hidrasi cukup. Untuk mengurangi bau nafas tidak sedap akibat mulut kering, upayakan untuk mencukupi kebutuhan air sepanjang hari dan kurangi asupan kopi, soda, dan minuman beralkohol.

* Mengunyah permen karet. Permen karet bebas gula bisa membantu mulut memproduksi air liur lebih banyak, yang bisa membantu menghilangkan makanan dan bakteri yang tersisa di dalam mulut.

* Berinvestasi pada sikat gigi bagus. Pilih sikat gigi yang bulunya lembut, ganti setiap 4 bulan sekali untuk memastikan masih berfungsi baik.

* Membuat janji dengan dokter gigi, setidaknya dua kali setahun untuk memastikan gigi Anda dalam kondisi baik, membersihkan karang atau plak, dan tak ada masalah lain pada mulut yang bisa menyebabkan nafas berbau tidak sedap.

* Perlunak diet. Diet karbohidrat bisa menyebabkan nafas berbau tidak sedap. Coba tambahkan karbohidrat dalam jumlah secukupnya, misal, lewat crackers setidaknya 1-2 dalam sehari. Nafas tak hanya akan lebih segar, tubuh Anda juga akan lebih nyaman.

Kompas, 04 Januari 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s