Stres Menerjemahkan Teks, Ini Rahasianya!


Terbatasnya tenggang waktu yang diberikan untuk menerjemahkan sering membuat seorang penerjemah stres. Untuk itu, diperlukan cara menerjemahkan yang lebih efisien. Caranya?

Penerjemah pemula biasanya langsung menerjemahkan teks sumber dengan sering kali melihat makna kata yang tidak diketahuinya di kamus. Padahal, cara tersebut kurang efektif karena si penerjemah harus berulang kali kembali ke teks awal. Hal itu biasanya terjadi akibat salah memilih padanan kata.

Untuk itu, tak ada salahnya penerjemah membaca dulu teks yang akan diterjemahkan secara berulang kali. Cara tersebut cukup jitu dilakukan agar ia benar-benar memahami apa yang tersirat dalam teks.

Penerjemah juga harus dapat menyimpulkan apa tujuan penulisan teks tersebut. Ya, apakah untuk memberikan informasi, memengaruhi, sekadar hiburan, dan sebagainya.

Selain itu, penerjemah juga harus memahami kata-kata yan g dipergunakan dalam menyatakan maksud penulis pada teks sumber. Sebab, kerap si penulis menggunakan banyak kombinasi acuan, diagram, statistik, dan lain-lainnya.

Penerjemah juga harus dapat melihat tingkat kesukaran dari teks yang akan diterjemahkan. Dia juga harus dapat memperkirakan waktu yang dibutuhkannya untuk menerjemahkan.

Perlu diingat bahwa seorang penerjemah bisa dipegang kata-katanya. Sebab, jika ia sudah menyanggupi untuk menerjemahkan teks sumber dalam tiga hari, jangan pernah minta waktu tambahan. Tentu, karena hal tersebut hanya akan menunjukkan bahwa si penerjemah itu tidak profesional.

Memang, kegiatan terjemahan ternyata tak semudah yang diperkirakan. Cukup banyak hal yang harus diperhatikan. Dan, seorang penerjemah profesional harus terus berusaha menghasilkan terjemahan yang berkualitas baik.

Pun, perlu kesabaran dan keinginan tinggi untuk terus berlatih dan belajar. Ada baiknya bila penerjemah menyimpan daftar kata-kata yang mempunyai arti.

Kompas, 30 Juli 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s