Lupakan Obat Luar untuk Basmi Jerawat


JERAWAT disebabkan oleh bakteri dan penyebab iritasi lain yang menempel di bawah kelenjar minyak kulit dan folikel rambut. Secara umum, jerawat merupakan hasil dari kurangnya kebersihan dan diet yang buruk, seperti kelebihan konsumsi makanan olahan, makanan berlemak dan gorengan, serta kelebihan produk susu, daging dan gula. Karena itu, langkah utama yang dianjurkan dalam membasmi jerawat adalah menerapkan pola diet kaya makanan utuh seperti sayuran, buah-buahan, whole grain dan kacang polong.

Sebagian besar orang berusaha menghilangkan jerawat dari dengan menggunakan sabun, lotion dan penanganan dari luar lainnya. Akan tetapi, menurut sejumlah pakar kesehatan, cara terbaik menangani jerawat adalah dengan mengubah diet dan menghilangkan komponen penyebab jerawat dari diet.

Gula
Gula tidak hanya buruk bagi tubuh tetapi juga bisa merusak kulit. Kelebihan gula bisa menyebabkan kadar glukosa bersifat racun. Proses glycation dan silang protein meningkat. Sebagai akibatnya, kolagen melemah dan kerutan di kulit semakin dalam. Dengan kata lain, mengonsumsi gula dalam jumlah berlebih bisa mempercepat penuaan kulit. Selain itu, gula bisa menyebabkan bengkak di sekeliling mata. Karena itu, ada baiknya membatasi asupan gula dan menambah konsumsi air. Jangan lupa, gula dalam  diet Anda sebaiknya tidak lebih dari 10 persen dari asupan kalori total harian.

Cokelat
Cokelat turut menjadi penyebab buruknya penampilan kulit. Tidak ada satu jenis makanan spesifik, termasuk cokelat, yang telah terbukti menyebabkan atau memperburuk jerawat pada setiap individu. Akan tetapi, ada baiknya menghemat makanan favorit Anda ini, karena keseluruahn diet sangat mempengaruhi kualitas penampilan kulit (meskipun satu makanan khusus bukanlah pemicu).

Kopi dan soda
Minum kopi dan soda dalam jumlah berlebih, khususnya kola, berperan dalam memicu munculnya jerawat.”Jerawat, masalah umum pada kalangan remaja, disebabkan oleh kombinasi stimulasi hormon, produksi asam lemak penyebab iritasi oleh bakteri tertentu, stres dan diet yang buruk,” tulis Dr. Elson M. Haas dalam Staying Healthy With Nutrition, seperti dikutip situs womenfitness. Karena jerawat disebabkan oleh kelebihan produksi minyak di bawah kulit, Haas menganjurkan Anda untuk memperbanyak minum air putih, menghindari gorengan dan lemak-lemak terhidrogenasi (hydrogenated fats) dari diet serta menambah asupan vitamin A dan seng untuk mengurangi jerawat.

Makanan yang digoreng
Makanan yang mengandung lemak trans, seperti susu, produk susu, margarin, mentega dan minyak sayur sintetis, serta makanan yang digoreng sebaiknya dihindari. Tidak semua jenis lemak buruk, akan tetapi jenis lemak ini cenderung memicu munculnya jerawat dan gangguan kulit.

Makanan untuk kulit sehat
Jika sedang menghadapi masalah kulit, ada baiknya memperhatikan asupan diet terlebih dahulu daripada menggunakan zat kimia keras atau obat-obatan yang justru bisa berinteraksi dengan obat lain yang sedang Anda gunakan. Cobalah memperbaiki kondisi kulit dan mencegah jerawat dengan menerapkan panduan berikut:

Perhatikan cara memasak. Cara terbaik mengolah makanan adalah dengan merebus atau memanggang. Tapi jika harus menggoreng makanan, pastikan menggunakan virgin olive oil.

Perbanyak minum air. Memperbanyak konsumsi air membantu menjaga kelembaban dan mengurangi bengkak. Cobalah minum 8-10 gelas air sehari (tidak termasuk kopi atau minuman ringan).

Konsumsi makanan kaya antioksidan (stroberi, cabe merah, blueberries) untuk merusak radikal bebas sebelum komponen berbahaya tersebut merusak kulit dan membantu memperlambat penuaan dan munculnya kerutan.

Terapkan diet untuk kulit sehat dengan cara memperbanyak konsumsi sayuran mentah atau dimasak sebentar, khususnya sayuran hijau yang kaya mineral dan serat. Selain itu, jangan lupa memasukkan sumber protein rendah lemak dan karbohidrat kompleks, seperti nasi, roti whole grain, kentang dan kacang polong ke dalam diet Anda. Makanan kaya serat ini membantu membersihkan saluran  pencernaan, yang sangat penting dalam mengontrol jerawat.

Perkaya diet dengan Acidophilus dan Bifundus. Cobalah mengonsumsi yogurt yang mengandung bakteri baik bifundus dan acidophilus setiap hari. Cara ini membantu menyeimbangkan bakteri di usus, dan membantu Anda mengontrol gangguan kulit.

Konsumsi 3 makanan sehat dan 2 makanan tengah hari untuk memenuhi asupan nutrisi-nutrisi penting sekaligus mengurangi selera makan Anda terhadap gula dan makanan berlemak. (OL-08).

Media Indonesia, 09 Desember 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s