Langsing dengan Asah Otak


DUDUK di kursi malas sambil mengisi teka-teki silang atau sudoku kedengarannya bukan cara efektif menurunkan berat badan. Tapi jika Anda belum sempat ke gym, ada baiknya memanfaatkan cara ini. Mengerjakan tek-teki silang selama 1 jam dinyatakan  bisa membakar lebih banyak kalori dibandingkan kandungan kalori pada sebagian besar jenis biskuit.

Klaim mengejutkan ini dikeluarkan oleh pakar kecerdasan mental dari cannyminds.com, sebuah situs latihan otak. Mengerjakan teka-teki silang dan kuis, menurut peneliti Tim Forrester, membakar rata-rata 90 kalori per jam.

Otak, terang Forrester, tersusun dari jutaan sel-sel saraf yang dikenal dengan neuron (yang menyampaikan pesan ke tubuh). Neuron-neuron menghasilkan zat kimia yang disebut neurotransmitter untuk memancarkan kembali sinyal mereka.

Neuron-neuron ini menarik 3/4 glukosa, kalori yang tersedia dan 1/5 oksigen dari darah untuk menciptakan neurotransmitter. Jadi, terang Forrester, dengan mengerjakan teka-teki silang yang sulit atau sudoku yang menantang berarti otak Anda akan menarik lebih banyak glukosa dan kalori.

Artinya, jika Anda menghabiskan waktu 2 jam untuk mengerjakan teka-teki silang, Anda sudah menggunakan 180 kalori. Jumlah ini lebih besar dibandingkan kandungan kalori dalam krim telur (173) atau sekatung hula hoops (175), dan hanya sedikit lebih kecil dibandingkan 0.56 liter bir (182).

“Untuk tetap bertahan saja, otak kita memerlukan 0.1 kalori setiap menit,” tutur Forrester, seperti dikutip situs dailymail. Saat mengerjakan satu tantangan seperti teka-teki silang atau kuis, lanjut dia, kita bisa membakar 1.5 kalori setiap menit.

Juru bicara Asosiasi Diet Inggris mengatakan, saat berpikir keras, otak akan mengambil energi dari suatu tempat, otak bisa mendapatkan energi dari membakar kalori.”Otak sama seperti bagian tubuh lainnya, jika Anda bekerja keras, otak akan memerlukan lebih banyak kalori agar bisa bekerja dengan baik.”

Meskipun begitu, cara ini tidak akan membuat Anda lebih langsing. Karena meskipun menggunakan banyak energi, otak tidak menggunakan lemak. Berbeda dengan gula, molekul-molekul lemak tidak bisa dipecah menjadi glukosa. Jadi, jika hendak menurunkan berat badan, Anda tetap memerlukan olahraga dan makan sehat.

Media Indonesia, 28 November 2009

Iklan

Satu pemikiran pada “Langsing dengan Asah Otak

  1. saya punya masalah dengan berat badan. TAPI EITS….. masalah berat badan yang saya maksud itu bukan kegemukan atau obesitas, melainkan sebaliknya..
    tinggi saya 172cm. berat saya cuma 46 kg. kata teman2 saya, saya terlihat sangat kurus, padahal makan saya banyak, istirahat juga cukup, ga pernah stres juga. tapi kenapa badan saya tetap kurus..??
    kalau dibilang cacingan, tapi perut saya Enggak buncit.
    waktu periksa ksehatan ke dokterpun, saya dinyatakan sehat, ga mengidap suatu penyakit apapun. jadi apa dong yg membuat berat badan saya ga pernah nambah..??
    mohon masukannya, terimakasih sbelumnya.. 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s