Makan Malam Tidak Bikin Gemuk


TIDAK semua prinsip menurunkan berat badan terkait metabolisme benar adanya. Untuk mendapatkan hasil maksimal, ada baiknya mendapatkan informasi tepat sejak awal. Berikut beberapa mitos dan fakta seputar metabolisme yang bisa membantu Anda memulai program penurunan berat badan dengan benar.

1. Makan sebelum tidur picu lemak

Banyak orang meyakini kalau makanan yang dikonsumsi sebelum jam tidur akan diubah menjadi lemak tubuh. Padahal, yang menentukan pertambahan lemak tubuh adalah jumlah total asupan kalori Anda sepanjang hari. Tidak ada salahnya makan sebelum jam tidur sepanjang jumlah kalori yang Anda konsumsi tidak melebihi total asupan kalori harian Anda.

Membagai kalori secara merata sepanjang hari akan membantu mempertahankan stabilitas energi. Tapi dari sudut pandang penambahan lemak, makan sebelum tidur tidak akan akan menyebabkan penambahan berat badan.

2. Makan lebih sering akan percepat metabolisme

Hal ini adalah mitos. Jika Anda mendapatkan informasi makan 6 kali sehari untuk mempercepat metabolisme, berarti Anda mendapatkan informasi yang salah. Intinya adalah, setiap kali Anda makan, metabolisme Anda akan meningkat. Peningkatan ini dipicu oleh jumlah kandungan karbohidrat dan lemak di dalam makanan.

Sebagai contoh, 2 diet berbeda dengan total makronutrisi dan asupan kalori sama, satu terdiri dari 3 kali makan dan satu lagi 6 kali, akan mengalami peningkatan metabolik yang sama. Bedanya,  mereka yang membagi total kalori menjadi 6 kali makan akan mengalami peningkatan metabolisme yang lebih kecil sebanyak 6 kali sedang mereka yang makan 3 kali dengan porsi yang lebih besar mengalami 3 kali peningkatan yang lebih besar.

3. Diet tanpa karbohidrat lebih cepat menurunkan lemak

Jika Anda menerapkan diet sangat rendah karbohidrat maka Anda akan mengalami ketosis (tubuh mengganti bahan bakar dari karbohidrat menjadi keton). Banyak orang meyakini kalau ketosis ini akan mempercepat penurunan berat badan.

Hal ini bukanlah poin utama. Diet rendah karbohidrat akan membantu Anda mengontrol lapar, tapi dari segi metabolisme, diet ini sama sekali tidak berpengaruh. Pada dasarnya, jika Anda menerapkan diet tanpa karbohidrat terlalu lama, metabolisme Anda akan menurun karena karbohidrat merupakan makronutrisi utama yang mempengaruhi kelenjar tiroid.

4. Anda sebaiknya tidak mengonsumsi karbohidrat dan lemak secara bersamaan

Hal ini hanya mitos semata. Pada faktanya, tubuh lebih memperhitungkan keseimbangan kalori total. Jika Anda mengonsumsi makanan dan tubuh Anda membutuhkan bahan bakar, maka tubuh akan menggunakan bahan bakar apa pun yang tersedia (baik karbohidrat atau lemak). Memang benar kalau karbohidrat akan digunakan terlebih dahulu, tapi jika karbohidrat tidak memenuhi kebutuhan energi, makanan lemak tersebut juga akan digunakan.

Waktu satu-satunya mengindari memadukan karbohidrat dan lemak adalah segera sebelum atau setelah olahraga. Lemak akan memperlambat proses pencernaan sehingga mengurangi pengambilan karbohidrat oleh sel-sel otot.

5. Metabolisme akan melambat seiring penuaan

Hilangnya massa otot merupakan satu-satunya alasan Anda mengalami penurunan metabolisme saat memasuki usia tua. Jika Anda terus melakukan latihan kekuatan, maka Anda bisa mencegah kehilangan massa otot, serta mencegah penambahan berat badan.

Media Indonesia, 21 November 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s