Magister Hukum Unair Gandeng Utrect


PROGRAM Magister Ilmu Hukum Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, segera merealisasikan kerja sama program double degree dengan Utrect University,Belanda.

Selain itu,program juga tengah menjajaki kerja sama twinning program dengan beberapa perguruan tinggi di Amerika Serikat.Dekan Fakultas Hukum Unair Prof Dr Zaidun SH MSi mengatakan, program double degree dengan Utrecht University sudah siap dan segera dimulai tahun ini.Sementara, twinning program masih dalam tahap penjajakan akhir. “Jika pemerintah setuju, twinning program ini memungkinkan mahasiswa tetap studi di Indonesia, namun dosennya dari Amerika.

Mereka yang datang ke Unair.Saat ini pembicaraan mengenai twinning program ini sudah memasuki tahap akhir dan tinggal mencari kesepakatan tentang harga,” ujar Prof Dr Zaidun SH MSi. Selain itu,dia menyebutkan,pihak Unair juga tengah menyiapkan program Magister Ilmu Hukum kelas internasional. Targetnya program ini sudah bisa dibuka pada tahun 2014. Adapun program yang ditawarkan Magister Ilmu Hukum bakal diperluas, tetapi dengan penekanan pada studi ilmu hukum murni.Perluasan itu adalah penawaran empat jurusan peminatan yaitu ilmu hukum, peradilan, bisnis, dan pemerintahan. Menurutnya, ini berbeda dengan yang ditawarkan lembaga lain yang biasanya hanya jurusan pidana dan perdata.

“Di Magister Ilmu Hukum ini cakupan studinya cukup luas,kami sesuaikan dengan kebutuhan stakeholder. Namun, syaratnya yang mendaftar harus seorang sarjana hukum. Hal ini untuk memfokuskan keilmuan agar bersifat hukum murni. Cakupan ilmunya memang luas,tapi tetap fokus,”katanya. Selain itu, Zaidun mengatakan, pemilihan peminatan di Magister Ilmu Hukum juga fleksibel. Mahasiswa boleh memilih konsentrasi berdasarkan peminatannya saja.Menurutnya, ini juga sesuai kecenderungan instansi menugaskan stafnya mempelajari ilmu hukum dengan jurusan peminatan tertentu.
]
\Zaidun mencontohkan kebijakan Departemen Keuangan yang menugaskan stafnya mendalami Magister Ilmu Hukum dengan konsentrasi perbendaharaan negara. “Hal itu diperbolehkan,sebab ilmu intinya masih berakar pada Magister Hukum Bisnis,”imbuhnya. Pada perkembangan lain,Magister Ilmu Hukum Unair juga berhasil mendapatkan akreditasi A dari Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) pada Desember 2009. Program magister ilmu hukum ini sudah didirikan sejak 1982. Menurut Zaidun, akreditasi A tidak lepas dari kualitas pengajar program magister.Dari sekian jumlah pengajar,15 orang di antaranya profesor hukum,lebih dari 20 orang doktor, dan puluhan dosen bergelar master.

Bahkan, ke depan kualitasnya diyakini meningkat lagi.Sebab,sekurangnya 19 dosen sedang ditugasbelajarkan mengambil master di sejumlah negara di Eropa seperti di Belanda,Belgia,dan Jerman.Selain itu lima dosen saat ini juga tengah mengambil program PhD di Australia,Belanda,dan Belgia. Selain itu, dia menyebutkan, akreditasi A juga tidak lepas dari strategi yang ditempuh program agar mahasiswanya bisa fokus dan mencatatkan prestasi tinggi.Caranya, masa belajar diberikan kesempatan untuk ditempuh selama satu tahun dari satu setengah tahun sebelumnya dengan muatan studi dan jam tatap muka yang sama.

Program Magister dengan jurusan Kenotariatan misalnya,masa studinya bisa dipersingkat dari 24 bulan menjadi 16 bulan. Sistem pendidikannya dibagi dalam kuartal- kuartal bulan dengan masa libur yang lebih singkat. Padatnya jam belajar ini mau tak mau membuat mahasiswa lebih fokus pada studi.Tak heran jika kemudian lulusan program Magister Hukum memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) yang cukup tinggi.

Masa studi yang lebih singkat juga memberi keuntungan dari sisi penghematan biaya hidup mahasiswa, terutama yang berasal dari luar daerah atau luar Pulau Jawa. Selain bisa menghemat ongkos studi dan biaya hidup di Surabaya, waktu studi juga terbilang efisien

Harian Seputar Indonesia, 06 Januari 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s