Pemerintah Sebar 20.000 Beasiswa


TAK perlu putus asa untuk terus belajar meski kondisi keterbatasan ekonomi masih membelit. Asalkan ada kemauan,pasti ada jalan untuk meraih cita-cita pada masa mendatang.

Pekan ini misalnya, pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) telah meluncurkan program Beasiswa Pendidikan bagi Calon Mahasiswa Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu (Bidik Misi) untuk tahun anggaran 2010. “Program Beasiswa Bidik Misi ini untuk memberikan beasiswa dan biaya pendidikan kepada 20.000 mahasiswa dan atau calon mahasiswa dari keluarga yang secara ekonomi kurang mampu dan berprestasi, baik di bidang akademik/ kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstrakurikuler,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas Fasli Jalal.

Menurut Fasli, penerima program beasiswa ini adalah para siswa SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat yang dijadwalkan lulus pada 2010.Ketentuannya, si calon penerima memiliki prestasi akademik/ kurikuler dalam peringkat 25% terbaik di kelas.Khusus untuk prestasi kegiatan ko-kurikuler dan/atau ekstrakurikuler,minimal peringkat ke-3 di tingkat kabupaten/ kota dan harus sesuai dengan program studi yang dipilih. Besarnya dana beasiswa yang diberikan kepada setiap mahasiswa adalah Rp5 juta per semester. Rinciannya,Rp500.000-700.000 dibayarkan per bulan untuk biaya hidup setiap penerima beasiswa dan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp800.000 – Rp2 juta per semester.

Bila biaya pendidikan di suatu perguruan tinggi (PT) terpilih lebih tinggi dari dana yang tersedia, maka PT tersebut wajib memberikan bantuan biaya pendidikan sepenuhnya kepada penerima beasiswa. Bila terdapat kelebihan dana pendidikan pada suatu perguruan tinggi terpilih,maka PT terpilih dapat menggunakan untuk biaya pelaksanaan tes/seleksi penerimaan seperti administrasi, transportasi, dan akomodasi. Dana ini juga bisa digunakan untuk bantuan biaya buku dan pelatihan mahasiswa yang bersangkutan. Pengumuman pendaftaran program beasiswanya bakal dilakukan melalui iklan di media massa, institusi pemerintah daerah yakni dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, institusi pendidikan tinggi, serta pendidikan menengah (SMA,SMK,MA,MAK atau bentuk lain yang sederajat).

Nantinya, kepala sekolah/pimpinan unit dikmas mengoordinasikan seluruh proses pendaftaran di setiap sekolah dan mengirimkan berkas yang telah memenuhi persyaratan ke perguruan tinggi terpilih yang dituju. Terkait tata cara pendaftarannya, calon mahasiswa harus memilih program pendidikan Diploma III, Diploma IV, dan Sarjana pada perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi berbadan hukum milik negara (BHMN) terpilih dulu.

Mengingat jadwal pendaftaran calon mahasiswa baru masing-masing perguruan tinggi penyelenggara berbeda, maka setiap calon mahasiswa harus memperhatikan jadwal pendaftaran di setiap perguruan tinggi yang dipilih. Selain itu,setiap calon mahasiswa juga harus memilih maksimal dua program studi,baik dalam satu perguruan tinggi atau di dua perguruan tinggi yang berbeda.Terkait ini, kepala sekolah/pimpinan unit dikmas dari siswa yang memenuhi persyaratan bisa melakukan pendaftaran secara kolektif bagi siswa/ peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya dengan ditujukan kepada rektor/ketua/direktur atau pimpinan perguruan tinggi penyelenggara yang dituju.

Dalam surat lamarannya, siswa harus melampirkan beberapa berkas terkait. Di antaranya, formulir pendaftaran yang telah diisi siswa bersangkutan dengan dilengkapi dengan pasfoto ukuran 3×4 sebanyak 3 (tiga) lembar.Formulir pendaftaran dapat diunduh di alamat http://www.dikti.go.id dan/atau http://www.kelembagaan.dikti.go.id atau difotokopi dari panduan program beasiswa Bidik Misi yang tersedia. Berkas lainnya adalah fotokopi kartu tanda siswa (KTS) atau sejenis sebagai bukti siswa aktif.Selanjutnya, fotokopi rapor semester 1 s/d 5 disertai surat keterangan tentang peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang keilmuan/akademik yang disahkan (legalisasi) oleh kepala sekolah/ pimpinan unit dikmas.

Siswa juga harus melampirkan fotokopi kartu keluarga miskin.Bagi keluarga yang tidak memiliki kartu keluarga miskin, harus menyertakan surat keterangan penghasilan orang tua/wali atau surat keterangan tidak mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya dengan dikeluarkan langsung oleh kepala desa/kepala dusun/Instansi tempat orangtua bekerja/tokoh masyarakat. Terakhir, berkas juga harus dilampiri fotokopi kartu keluarga dan bukti pendukung lain seperti fotokopi rekening listrik bulan terakhir atau bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) dari orangtua/walinya.

Terkait itu, berkas yang harus dilengkapi sekolah/unit dikmas adalah rekomendasi dari kepala sekolah/ pimpinan unit dikmas yang memberikan keterangan bahwa pendaftar adalah siswa berprestasi yang orangtua/walinya kurang mampu.Berkas lainnya adalah daftar nama pelamar ke perguruan tinggi penyelenggara yang dituju.

Harian Seputar Indonesia, 06 Januari 2010

Iklan

2 pemikiran pada “Pemerintah Sebar 20.000 Beasiswa

  1. kalau pendaftaran beasiswa bidik misi dibatasi hanya buat siswa yang lulus tahun ini, bagaimana nasib siswa yang lulus 5 tahun yang lalu tapi belum dapat beasiswa/tidak sekolah???????mohon di bidik kembali

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s