Pilih-pilih Sepatu Trendi dan Tetap Sehat


VANS, Keds, Dollies merupakan beberapa jenis sepatu remaja yang sedang banyak digemari. Di mata orangtua, sepatu ini mungkin bisa diterima karena sebagian besar hanya mempunyai sedikit atau tanpa tumit dan biasanya mempunyai sol karet. Tapi, para pakar mengingatkan, tren sepatu sekarang menyebabkan ketidaknyamanan pada remaja dalam jangka pendek dan memicu sakit pada kaki, lutut dan punggung dalam beberapa tahun ke depan.

“Ini sangat berbahaya,” tutur Emma Supple, seorang ahli penyakit kaki (podiatrist) dari Supplefeet di London, seperti dikutip situs dailymail.”Anda punya sepasang kaki yang diperlukan sepanjang hidup, tapi remaja sekarang ini mengenakan sepatu yang tidak bisa mendukung kaki.”

Tulang kaki, terang Supple, masih terus tumbuh sepanjang masa remaja, sehingga tulang masih lembut dan bisa dipaksa ke dalam bentuk yang tidak alami.Penggunaan sepatu yang tidak mendukung kaki, lanjut dia, akan mengubah gaya jalan mereka, memicu masalah-masalah rangka, seperti lutut, pinggul, dan sakit punggung.

Untuk membantu Anda memilih jenis sepatu yang tepat, berikut beberapa jenis sepatu dan gangguan yang mungkin ditimbulkannya.

Keds/vans

Sepatu dengan sisi elastis merupakan pilihan yang populer di antara remaja putra. Masalahnya, tutur Emma, jenis sepatu ini terlalu datar. Sepatu ini, menurut dia, tidak memberikan dukungan yang cukup terhadap kaki saat Anda melintasi permukaan datar yang keras. Akibatnya, lengkungan telapak kaki, ligamen dan otot-otot menjadi stres dan tegang. Berat badan bergeser dan tekanan yang tidak normal ini akan memicu sakit kram di kaki.

Kaki, tambah Konsultasn Podiatrist dari Society of Chiropodists and Podiatrists Mike O’Neill, akan mulai berotasi ke dalam, yang bisa memicu masalah besar. Lutut bekerja pada posisi abnormal , menyebabkan sakit di lutut dan pinggul. Dan posisi kaki yang tidak stabil bisa memicu masalah di otot dan tulang telapak kaki, yang selanjutnya akan berkembang ke kaki dan dan tulang belakang. Selain itu, jenis sepatu ini bisa menimbulkan rasa sakit di tumit.

Uggs

“Sebagai seorang podiatrist, saya tidak pernah menyukai Uggs,” tutur O’Neill. Pengguna boot ini, terang O’Neill, akan berjalan sebagian pada kain boot yang mengerut, dan telapak kaki akan bergeser ke samping, memicu masalah gaya jalan dan akhirnya menimbulkan rasa sakit. Kurangnya daya dukung sepatu akan membuat tumit mulai menggulung ke dalam dan memicu rasa sakit naik ke kedua kaki.

Ballet Pumps

Jenis ini, menurut podiatrist, merupakan jenis sepatu paling buruk. Selain terlalu datar seperti Keds dan Vans, sepatu tanpa tali atau tumit ini juga mempunyai masalah lain.”Sebagai sepatu yang tidak mempunyai alat pengencang, sepatu ini bergantung pada jari-jari kaki, dan para perempuan harus berjalan dengan menyeret kaki, memicu gaya jalan yang kaku.”

Hal ini, akan memicu masalah jangka pendek dan jangka panjang seperti kapalan, sakit tumit dan lutut. Selain itu, bentuk kaki juga akan berubah karena menyesuiakan diri dengan sepatu.

Dr Martens

Orangtua mungkin tidak terlalu suka melihat anak perempuan mereka dalam sepatu tampilan pria. Tapi jenis ini, menurut Supple, merupakan pilihan yang jauh lebih baik dibandingkan jenis lainnya.”Jenis ini sangat fantastis.” Jari-jari kaki tidak perlu tertekan karena mempunyai ruang yang cukup. Selain itu, sepatu ini juga kokoh dan bisa melindungi dengan tumit yang ideal.

Trainers

Jenis sepatu berpotongan rendah seperti ini, menurut podiatrist, bisa menghindarkan Anda dari beberapa masalah yang dipicu oleh sepatu datar lainnya. Kuncinya, kenakan kaos kaki dan jangan lupa mengikat talinya. Sepatu terpasang pada kaki dengan benar, sehingga cukup stabil untuk mendukung mata kaki.

Akan tetapi, jensi sepatu ini masih datar sehingga bisa memicu peregangan pada lengkungan kaki dan otot.”Jika kaki Anda mulai terasa sakit karena otot mulai kelelahan, mintalah saran ahli kaki untuk memilihkan sol dalam untuk mendukung kaki dengan benar,” terang Supple.

Wedges dan Stiletos

Tekanan tubuh terhadap jari kaki saat dimasukkan ke dalam ruang tertutup, terang podiatrist, akan memicu munculnya berbagai gangguan di kaki seperti kapalan, kuku yang tumbuh ke dalam, dan bunion. Selain itu, jenis sepatu ini juga bisa mengganggu gaya jalan.

Tampilannya kelihatan bagus tapi tumitnya terlalu tinggi sehingga memaksa pemakai mencondongkan badan ke depan, membuat tubuh tidak stabil dan cenderung jatuh ke depan. Di samping mengganggu kaki, lanjut podiatrist, pemakai juga dihadapkan pada masalah sakit lutut dan pinggul. Remaja yang mengenakan jenis sepatu ini secara teratur juga berisiko mengalami sakit punggung.

School shoes

Jenis sepatu ini, menurut podiatrist, paling aman dipakai sehari-hari. Jenis sepatu ini terbuat dari bahan alami yang memungkinkan kaki bernafas. Selain itu dilengkapi dengan tali dan sedikit tumit dan ujung berbentuk kotak sehingga tidak menekan jari-jari kaki.

Media Indonesia, 12 Desember 2009

Iklan

Satu pemikiran pada “Pilih-pilih Sepatu Trendi dan Tetap Sehat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s