Produk Game Menyesaki CES 2010


HANDS-FREE: Model menendang bola secara virtual dalam demonstrasi sistem kontrol game Project Natal produksi Microsoft Corp. Project Natal merupakan sistem kontrol game inovatif karena memungkinkan pengguna konsol game Xbox 360 secara hands-free, tanpa memegang alat kendali apa pun. Microsoft diperkirakan akan menampilkan Project Natal dalam Consumer Electronics Show (CES) 2010.

MICROSOFTdiperkirakan akan menghadirkan sistem kontrol Project Natal,sedangkan Sony diharapkan akan menampilkan PlayStation Motion Control dalam CES 2010.

Pameran elektronik konsumsi terbesar dunia Consumer Electronics Show (CES) 2010 yang akan berlangsung di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 7–10 Januari 2010,mungkin akan lebih sepi daripada CES 2009. Sebab, CES 2010 hanya diikuti sekitar 2.500 perusahaan, turun dari sekitar 2.700 perusahaan dalam CES 2009. Namun demikian, pihak penyelenggara, yaitu Consumer Electronics Association (CEA),menjamin CES 2010 akan lebih meriah karena akan terdapat lebih banyak produsen gameyang memajang produk di pameran tersebut.CEA tidak menyebutkan ada berapa banyak produsen gameyang akan tampil dalam CES 2010.

Namun, CEA menegaskan para raksasa game seperti Microsoft Corp dan Sony Corp dipastikan hadir dalam CES 2010. Untuk menampung lebih banyak produsen game, CEA pun memperbesar ruang pamer khusus game dalam CES 2010. Ruang pamer itu bernama Gaming Showcase dan terletak di North Hall,Las Vegas Convention Center (LVCC). CEA menyebutkan, dalam CES 2010, Gaming Showcase memiliki ruang pamer seluas hampir 4.000 meter persegi,alias 50% lebih luas daripada ruang pamer Gaming Showcase dalam CES 2009. “CES adalah terminal global tren terbaru dalam industri game.

Dalam CES 2010,kami memperluas ruang Gaming Showcase untuk memungkinkan pengunjung merasakan produk-produk game paling canggih yang siap mengubah pasar game,entah softwaremaupun hardware,” tutur Senior Vice President CEA Karen Chupka. CEA mengungkapkan, pasar game di Amerika Serikat, yang menyedot dua per tiga pendapatan game global, menghasilkan pendapatan sekitar USD23 miliar pada 2009. CEA memperkirakan pula, pendapatan game di Amerika Serikat akan meningkat 10% pada 2010.

Karena itu, CEA menegaskan, industri gameadalah industri yang serius,kendati menjual mainan sehingga produk-produk game layak mendapatkan perlakuan khusus dalam CES,antara lain dengan menyediakan ruang khusus yang memadai. Di pihak produsen, Microsoft dan Sony belum mengungkap produk gameapa saja yang akan mereka pamerkan dalam CES 2010. Dalam industri game,Microsoft dikenal sebagai produsen konsol Xbox 360, sedangkan Sony mengandalkan PlayStation 3 (PS3) dan Play- Station Portable (PSP).

Kedua raksasa game tersebut memang tidak akan merilis konsol baru dalam CES 2010.Namun begitu, mereka dipastikan akan menghadirkan teknologi terbaru untuk mendukung konsol masingmasing. Di pihak Microsoft, teknologi yang diperkirakan menjadi andalan adalah sistem sensor Project Natal. Dengan teknologi tersebut, pengguna Xbox 360 bisa bermain game secara hands-free karena mereka tidak perlu memegang kontrol apa pun.

Pada dasarnya, Project Natal adalah sebuah alat yang memiliki empat komponen utama, yaitu kamera RGB (red, green, blue), sensor kedalaman, mikrofon, dan prosesor khusus untuk menjalankan software. Ketika Project Natal dihubungkan dengan Xbox 360, pengguna bisa memanfaatkan anggota-anggota tubuhnya sebagai kontrol untuk bermain game. Sebagai contoh,ketika pengguna melihat bola di layar monitor, pengguna bisa langsung menendang bola itu dengan kaki,menyundulnya dengan kepala, atau menangkap bola itu dengan tangan.

Lebih dari itu, mikrofon pada Project Natal juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan perintah kepada Xbox 360 dan Project Natal, bahkan mampu mendeteksi emosi dalam suara pengguna. Karena itu, pengguna pun dapat memanggil Project Natal agar Xbox 360 memainkan game-game yang dikehendaki. Kritikus dan praktisi industri hiburan menyambut positif kehadiran Project Natal. Mereka menilai Project Natal adalah sebuah revolusi dalam industri game. Tidak terkecuali sutradara dan produser film visioner dari Amerika Serikat, Steven Spielberg. “Langkah berikutnya dalam hiburan interaktif adalah menghilangkan alat kontrol.

Dengan Project Natal,cita-cita itu terwujud karena konsol game kini bisa mengenali kita,” ujar Spielberg, seperti diberitakan AFP. Spielberg menegaskan, kehadiran Project Natal adalah peristiwa bersejarah.Jika dalam industri automotif, menurut Spielberg, Microsoft tidak menciptakan ban baru untuk mobil.Namun, Microsoft mampu membuat mobil berjalan tanpa menggunakan ban. Di pihak lain, Sony diperkirakan akan menampilkan teknologi PlayStation Motion Control (PMC) dalam CES 2010. Seperti Project Natal dari Microsoft,PMC merupakan sistem kontrol game.

Karena PMC dikembangkan Sony, PMC tentu ditujukan untuk memperbaiki kualitas permainan gamePS3. Berbeda daripada Project Natal yang memungkinkan pengguna bermain game tanpa menggunakan alat kontrol apa pun kecuali anggota tubuh,PMC masih melibatkan alat kontrol. Namun, alat kontrol PMC berbeda daripada joystick standar PS3. Dengan PMC, pengguna tidak perlu menekan tombol apa pun untuk bermain PS3.

Pada dasarnya, PMC adalah alat kontrol game sistem ayun, mirip dengan alat kontrol ayun pendukung konsol game Wii dari Nintendo Co Ltd.Artinya, pengguna PS3 harus menggenggam PMC jika ingin bermain tanpa menggunakan joystick.

Harian Seputar Indonesia, 05 Januari 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s