MUI Bengkulu Minta Polda Usut Penghinaan Agama


Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu, KH Ahmad Daroini minta Polda Bengkulu, mengusut tuntas pelaku dibalik penyebaran brosur yang isinya menghina terhadap agama tertentu.

Ia mengungkapkan hal itu untuk menanggapi beredarnya selebaran brosur yang ditemukan di pintu Masjid Baitul Makmur Lingkar Barat serta di beberapa rumah warga di Kota Bengkulu beberapa hari lalu. Isi selebaran tersebut antara lain adalah penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW dan Islam. Bulan lalu juga beredar compact disc di wilayah Kabupaten Seluma.

Selebaran yang tidak bertanggung jawab itu ditemukan di depan berapa rumah warga dan masjid, sehingga meresahkan masyarakat khususnya yang beragama Islam. Hal serupa juga terjadi di Kabupaten Seluma, namun penghinaan itu sudah direkam dalam CD dan diedarkan di pusat keramaian dan rumah warga, sedangkan identitas pembuatnya tidak jelas.

Ia mengakui amat sulit mencari pelaku perbuatan melanggar hukum itu, yang sudah meresahkan masyarakat. Praktek penistaan agama itu, katanya, diduga dilakukan orang yang tidak bertangung jawab yang ingin memecah persatuan dan keresahan umat muslim.

Daroni menegaskan, sudah memerintahkan gerakan Pemuda Ansor, warga NU, untuk melacak sumber peredaran kaset CD, brosur selebaran yang terlihat ilimiah padahal tidak ada gunanya. “Kami mengimbau umat muslim tetap waspada dan tidak mudah terpancing emosi, namun apabila menemukan lagi brosur dan CD tersebut agar menyerahkan ke MUI setempat dan polisi untuk dijadikan barang bukti,” himbaunya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bengkulu Syamlan LC merasa prihatin atas munculnya selebaran dan CD yang melanggar hukum tersebut. Kapolda Bengkulu Brigjen Pol M Ruslan Reza, mengatakan, sudah menurunkan tim ke lapangan untuk menangkap pelaku penyebaran brosur dan CD tersebut.

Polda tetap konsisten untuk menangani kasus tersebut dan bersikap hati-hati, karena jangan sampai menimbulkan konflik SARA dan tidak menutup kemungkinan brosur dan CD itu sudah menyebar di beberapa pelosok Bengkulu.

“Kita tetap mencari pelakunya, bila ditemukan akan diusut tuntas secara hukum, namun saya juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan pengusutan kepada polisi,” katanya.

Koran Internet, 06 Januari 2010

Iklan

Satu pemikiran pada “MUI Bengkulu Minta Polda Usut Penghinaan Agama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s