Sekitar 70% Penduduk Palestina Mengungsi


DI negeri sendiri warga Palestina teraniaya oleh penjajahan Zionis, di pengungsian nasib mereka juga sama memprihatinkannya. Banyak pula warga Palestina yang akhirnya harus meregang nyawa di kamp-kamp pengungsian karena kondisi kamp pengungsian yang buruk dan tidak layak sebagai tempat hidup manusia. Sejak perang Israel-Palestina yang dikenal dengan sebutan perang al-Nakbah (Bencana Besar) terjadi pada 1948 sampai sat ini, jutaan pengungsi Palestina terpaksa hidup dengan kemiskinan, kekurangan gizi, dan ketidaklayakan di sejumlah negara asing, termasuk di beberapa perbatasan.

Tak hanya itu, warga Palestina khususnya yang berada di Jalur Gaza kini juga hidup dalam penderitaan serupa. Apalagi ditambah dengan ditutupnya satu-satunya pintu perbatasan selain dengan Israel yakni perbatasan Jalur Gaza dengan Mesir.

Dalam pernyataannya kemarin Jumat (8/1) di Washington, Menteri Luar Negeri Mesir Ahmad Abul Ghaeeth menegaskan, mekanisme baru itu mewajibkan barang-barang bantuan untuk Jalur Gaza diserahkan kepada Bulan Sabit Merah (BBM) Mesir kemudian diserahkan kepada Bulan Sabit Merah (BBM) Palestina. Tak hanya terusir dari tanahnya sendiri oleh ulah Israel, bahkan Israel baru-baru ini dilaporkan juga menjual tanah-tanah milik warga Palestina. . Menurut data organisasi hak asasi manusia bernama Adalah, tahun 2007 tercatat 96 pelelangan tanah milik warga Palestina, tahun 2008 sebanyak 106 pelelangan dan tahun 2009 tercatat 80 pelelangan.

Ustaz Muhammad Mahdi Akif, Mursyid Umum Jamaah Ikhawanul Muslimin (IM) menyampaikan surat kepada para pemimpin Arab. Di dalamnya, Akif mengecam sikap lemah mereka terhadap Palestina. “Ini menunjukkan mereka terlepas penuh dari kepentingan bangsa dan negeri mereka, mereka membiarkan keamanan nasional dan kebangsaannya. Masa depan kawasan regional akan semakin panas dan penuh dengan perang serta terjadi instabilitas”.

Menurut organisasi Palestinian Union for Palestinian Refugees, sedikitnya ada 1.600 pengungsi Palestina tinggal di salah satu kamp pengungsian Al-Waleed yang terletak di dekat perbatasan Irak-Suriah. Sebagian dari mereka sudah diungsikan ke berbagai negara antara lain Swedia, Norwegia dan AS. Pada Agustus 2009, sebanyak 39 pengungsi rencananya akan diimigrasikan ke Sudan. Palestinian Right to Return Coalition menyebutkan, sebelum invasi AS ke Irak, terdapat 34.000 pengungsi Palestina di Irak. Setelah AS menjajah Irak, banyak pengungsi Palestina yang mengalami pelecehan, menghadapi ancaman deportasi, ditangkap tanpa tuduhan yang jelas, diculik, disiksa dan dibunuh sehingga mereka banyak yang ingin pindah mengungsi ke negara lain.

Markaz Badil Limashadir Huquq al Muwathinah wa al Laji’in, sebuah lembaga sosial kemnusiaan Palestina yang mengurusi masalah pengungsi Palestina, berhasil melakukan survey menyeluruh tahun 2006 – 2007. Survei menunjukkan, jumlah pengungsi Palestina mencapai 7.450.00 orang atau 70 persen dari jumlah total warga Palestina (10,1 juta jiwa).

Sejumlah negara memang menerima pengungsi Palestina. Brasil, misalnya, pada September 2007 menerima 35 dari 117 keluarga Palestina yang tertahan di perbatasan Irak-Jordania. Pada tahun 2007 Brasil menerima 109 pengungsi Palestina. Cile pada September 2007 juga menerima 29 dari 117 keluarga Palestina itu. Cile kini memiliki 800.000 imigran arab dari Palestina, Suriah, dan Jordania. Palestina memiliki tiga kedutaan di Amerika Latin, yaitu di Brasil, Cile, dan Venezuela. Kedutaan Palestina di Venezuela baru dibuka April 2009. Cile bahkan dikenal memberikan keamanan dan kesejahteraan jauh lebih nyaman kepada pengungsi Palestina dibandingkan pengungsi Palestina di dunia Arab sendiri. Di Santiago, ibu kota Cile, terdapat klub Palestina sebagai tempat berkumpul dan melakukan kegiatan warga Palestina. Bahkan, salah satu jalan di salah satu kota di Cile diberi nama “Palestina” dan “Al Quds” (Jerusalem). Pemerintah Cile juga sering memberikan fasilitas terhadap segala kegiatan warga Palestina di negara itu.

Pikiran Rakyat, 11 Januari 2010

Iklan

Satu pemikiran pada “Sekitar 70% Penduduk Palestina Mengungsi

  1. wallahi….lemahnya israel bagaikan rumah laba-laba, yg dengan mudah kita menghancurkannya. save palestina..!! wallahi billahi kejam \nya israel…..sumpah kalau kita diam atas semua ini, maka tak ada bedanya kita ama hewan yg paling hina diantara hewan yang lainnya, dan bahkan lebih hina…g masuk akal tindakan israel terhadap palestina.
    kami juga nulis artikel tentang palestina. judulnya “aku anak palestina” dan “The Boy in the Striped Pyjamas” liat aja di sini lngng klik aja
    http://masamudamasakritis.wordpress.com/
    jgn lupa tinggalkan komentar juga ya…!!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s