Fenomena Cahaya dan Sakit Migren Terungkap


Selain rasa nyeri dan sakit di satu sisi kepala, penderita migren biasanya sensitif terhadap cahaya. Kadang-kadang diawali dengan melihat kilatan cahaya serta penglihatan ganda atau kabur. Hal ini disebut juga dengan photophobia.

Dalam laporannya yang dimuat dalam jurnal Nature Neuroscience para ahli mengklaim berhasil mengungkapkan fenomena kilatan cahaya yang sering dilihat penderita migren sebelum rasa sakit kepala menyerang.

Para ahli dari Boston menjelaskan ada sel di bagian otak yang disebut thalamus, yakni bagian di mana seluruh informasi dari sistem visual dan informasi dari sistem respon sakit bertemu.

Thalamus adalah pusat panel sensor di otak yang bertugas untuk menerima sinyal sensor dari bagian tubuh yang berbeda-beda lalu meneruskannya ke berbagai sistem sensori, motor, dan area kognitif di lapisan luar otak.

Para ahli berhasil mengidentifikasi sebuah jalan baru di otak yang aslinya berada di mata namun masuk ke area otak di mana saraf menjadi lebih aktif saat serangan migren datang.

“Cahaya ini akan meningkatkan aktivitas elektrik di saraf,” kata Dr Richard Lipton, direktur Montefiore Headache Centre, New York, AS.

“Selama ini kami tidak punya petunjuk bagaimana cahaya dan rasa sakit berkomunikasi di otak karena mereka berada dalam bagian yang berbeda. Namun ternyata pertemuan dua informasi ini membuat rasa sakit penderita migren bertambah parah,” kata Lipton,

Kompas, 12 Januari 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s