Gangliosida Bantu Perkembangan Kognitif Bayi


Berbagai penelitian memnunjukkan tingginya manfaat air susu ibu (ASI) dalam meningkatkan fungsi kecerdasan bayi. Hal ini antara lain karena ASI mengandung gangliosida yang kadarnya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan air susu sapi.

“Saat ini produk susu formula yang dipasarkan hanya mengadung gangliosida dalam kadar yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan ASI. Dalam penelitian mengenai pemberian suplementasi gangliosida dalam jumlah yang sama dengan ASI menunjukkan peningkatan fungsi kognitif pada bayi,” kata Dida Akhmad Gurnida, saat mempertahankan disertasi untuk memperoleh gelar doktor dalam Ilmu Kedokteran pada Universitas Padjajaran, di Bandung, Senin (11/1/10).

Dengan disertasi berjudul Optimalisasi Fungsi Perkembangan Fungsi Kognitif Bayi Usia 6 Bulan Dengan Suplementasi Gangliosida Dalam Susu Formula, Dida Akhmad Gurnida dinyatakan lulus dengan nilai cum laude.

Gangliosida merupakan salah satu komponen dari membran sel mannusia, terutama membran sel saraf dan otak. Terdapat banyak tipe gangliosida dalam ASI, tetapi hanya dua tipe yang dominan, yaitu monosialogangliosida 3 (GM3) dan disialogangliosida (GD3). Dalam penelitiannya Dida menggunakan gangliosida dari lemak susu yang memiliki struktur kimia sama dengan gangliosida dari ASI namun kandungannya berbeda.

Dalam penelitiannya, Dida yang kini menjabat sebagai Wakil Kepala Sub  Bagian Nutrisi dan Penyakit Metabolik Bagian Ilmu Kesehatan RS Hasan Sadikin Bandung, menggunakan metode double blind randomized clinical trial, yaitu 30 bayi mendapat susu formula tanpa suplementasi gangliosida dan 29 bayi mendapat susu formula dengan suplementasi. Sementara itu sebanyak 32 bayi yang masih mendapat ASI secara eksklusif dipakai sebagai baku emas.

Seluruh bayi dalam penelitian ini berusia 0-6 bulan. Pada masing-masing subjek dilakukan anamnesis, pemeriksaan fisis, pemeriksaan perkembangan menggunakan instrumen perkembangan Griffith, dan pemeriksaan kadar gangliosida serum.

Hasil studi menunjukkan bahwa suplementasi gangliosida dalam susu formula sebesar 530 ug/100mL susu formula berpengaruh terhadap kadar gangliosida serum dan berpengaruh terhadap fungsi perkembangan kognitif (IQ total) melalui peningkatan IQ koordinasi tangan dan mata, serta IQ performa.

Nutrisi gangliosida secara alami juga dapat ditemui dalam ASI, daging dan telur. Namun, gangliosida dalam ASI memiliki berbagai keunggulan, di antaranya mengandung kadar yang lebih tinggi serta dapat diserap dengan baik oleh pencernaan bayi.

Kompas, 11 Januari 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s