Limbah Cair Cemari Lahan Pertanian


Pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Kec. Rancaekek harus diwujudkan pada tahun 2010. Itu karena keberadaan IPAL sangat mendesak  untuk menyelesaikan permasalahan limbah pabrik di Rancaekek.

Anggota Komisi A DPRD Kab. Bandung dari Kec. Rancaekek, Cecep Suhendar mengatakan, pembangunan IPAL tersebut  harus diwujudkan, agar limbah dari pabrik di Kab. Sumedang dan Kec. Rancaekek,  bisa diolah terlebih dahulu  sebelum dialirkan ke sungai dan persawahan.  “Permasalahan limbah ini sangat berpengaruh besar untuk masyarakat  Rancaekek, terutama petani. Akibat limbah, hasil pertanian  jadi  berkurang drastis dari tahun ke tahun,” katanya.

Selain itu, menurut dia, peninjauan dan klarifikasi kembali izin pabrik yang beroperasi di Kec. Rancaekek juga seharusnya dilakukan. Seperti diketahui, sedikitnya 22 pabrik yang ada di sekitar wilayah  Rancaekek masuk ke Sungai Cikijing tanpa ada pengolahan terlebih dulu. Pasalnya,  ke-22 pabrik itu hingga kini belum memiliki IPAL.

Persoalan itu juga mengakibatkan lebih dari 400 hektare lahan pertanian di empat desa di Kec. Rancaekek hingga saat ini tercemar limbah cair, yaitu Desa  Jelegong 150 ha (milik 838 orang), Linggar 109 ha (milik 236 orang), Sukamulya 40 ha, dan Desa Bojongloa seluas 118 ha. Akibatnya,  produksi padi  di wilayah itu mengalami penurunan.

Tingkat produksi gabah kering panen (GKP),  saat ini antara 0,5-0,6 ton/ha. Padahal  dalam kondisi normal dan tidak tercemar limbah cair, produksi GKP  berkisar 6,5 – 8,4 ton/ha. Hal itu menyebabkan kerugian material rata-rata Rp 2,2 juta/ton.

Pikiran Rakyat, 11 Januari 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s