Penemu Mesin Pengganda Dokumen Otomatis, Chester F. Carlson Lelah Salin Dokumen, Temukan Konsep Elektrofotografi


MESIN fotokopi menjadi salah satu temuan berharga pada abad ke-19. Alat itu sangat dibutuhkan untuk memperbanyak data dan dokumen secara singkat. Mesin canggih tersebut ditemukan seorang yang berasal dari kawasan kumuh Kota Seattle, Washington DC. Dia adalah Chester F. Carlson.

Carlson menemukan mesin itu pada 1938. Masa kecil Carlson harus dilewati dengan penuh tantangan. Ayah dan ibunya meninggal sejak kecil. Namun, Carlson mampu menyelesaikan karir intelektualnya hingga bangku kuliah.

Setelah lulus kuliah di California Institute of Technology, Carlson bekerja di perusahaan analisis paten pembuat produk elektronik. Tugasnya saat itu adalah menyalin semua dokumen dan gambar paten ke dalam beberapa dokumen.

Saat melakukan pekerjaan itu, Carlson sering merasa lelah dan bosan untuk menulis hal yang sama berulang-ulang. Pekerjaan untuk mendokumentasikan temuan orang lain tersebut terasa sangat melelahkan.

Karena kelelahan itulah, Carlson kemudian berpikir cara untuk bisa menggandakan dokumen dengan cepat dan praktis. Maka, dia membaca berbagai referensi mengenai mesin cetak. Akhirnya, Carlson menemukan konsep elektrofotografi.

Konsep elektrofotografi itu dibuat dengan eksperimen kecil yang memanfaatkan bubuk karbon. Proses kerjanya dilakukan dengan memberikan penyinaran serta memindahkan suatu tulisan dari sebuah medium ke medium yang lain.

Alat buatan Carlson tersebut juga memakai konsep yang disebut photo-conductivity. Itu adalah sebuah proses perubahan elektron dengan memakai media cahaya. Intinya, dengan proses tersebut, gambar bisa digandakan dengan mengubah elektron.

Temuan Carlson itu merupakan proses mengopi yang dilakukan dengan memakai energi elektrostatik. Yaitu, xenography yang dalam bahasa Yunani berarti radical xeros (kering) dan graphos (menulis). Proses itu sangat baik karena tidak melibatkan cairan kimia, tak seperti teknologi sebelumnya.

Melalui teknik itu, Carlson telah menemukan cara yang merombak paradigma penulisan ulang sebuah dokumen yang akan menjadi proses yang disebut fotokopi. Teknik tersebut kemudian dipatenkan pada 6 Oktober 1942.

Selama beberapa tahun, dia mencoba menyempurnakan temuan tersebut. Namun, hal itu tidak cukup berhasil karena dianggap sebagai mesin yang tidak penting. Setelah hampir putus asa, Carlson mendapat dukungan dari Batelle Memorial Institute. Lembaga pendidikan tersebut bersedia memodali untuk mengembangkan temuannya.

Jawa Pos, 12 Januari 2010

2 pemikiran pada “Penemu Mesin Pengganda Dokumen Otomatis, Chester F. Carlson Lelah Salin Dokumen, Temukan Konsep Elektrofotografi

  1. saya boleh copy paste ya.. saya sedang mencari biografi pribadi kreatif untuk memenuhi tugas kuliah, Carlson sepertinya sangat cocok.. ^^ terima kasih

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s