Sel Mewah Ayin dan Aling


KECUALI tak lagi terlalu leluasa berpergian seperti saat masih menjadi orang bebas, hidup dalam penjara barangkali tak terlalu sulit bagi Artalyta Suryani alias Ayin. Di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta, tempatnya kini dibui, terpidana kasus penyuapan Rp 6 miliar terhadap jaksa Urip Tri Gunawan itu hidup dengan amat nyaman. Fasilitas di selnya bahkan setara dengan sebuah kamar pribadi ketimbang penjara.

Saat Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum melakukan inspeksi mendadak ke rutan tersebut, Minggu (10/1) malam, Ayin sedang bersantai, duduk berselonjor di sebuah sofa bed sambil menjalani beauty treatment oleh seorang dokter ahli kosmetik laser, Hadi Sugiarto. Ayin masih memegang buku Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century, di mana namanya adalah satu yang disebut-sebut dalam buku tersebut.

Di ruang yang cukup lapang itu, sejumlah foto yang menurut Ayin adalah anak-anak yang diadopsinya terpajang di beberapa tempat. Di sebuah sudut juga terdapat kolam bola ukuran besar, yang, kata Ayin, adalah tempat bermain anaknya jika datang berkunjung. Namun, tak cuma itu, sebuah pesawat televisi plasma, kulkas, kompor, dan lemari kayu juga terlihat di sel tersebut. Sebuah penyejuk ruangan membuat sel yang dihuni Ayin benar-benar membuatnya seperti berada di rumah.

Selain sel yang dihuni Ayin, sel lainnya yang dihuni Limarita alias Aling, terpidana seumur hidup kasus narkoba, juga tergolong mewah untuk ukuran sebuah penjara. Sel yang dihuninya juga punya kamar mandi sendiri. Di dalam sel yang dihuni Aling bahkan ada ruangan yang disulap khusus sebagai ruang karaoke.

Tentu saja, tak semua sel di Rutan Pondok Bambu dilengkapi fasilitas wah seperti yang dihuni Ayin dan Aling. Di rutan wanita ini puluhan ruangan yang amat padat penghuni juga ada. Termasuk sel-sel biasa di mana satu ruangan bisa diisi oleh belasan, bahkan mungkin sekitar 25-an tahanan.

Rumor tentang adanya perbedaan fasilitas yang diperoleh para tahanan di Pondok Bambu sendiri sebenarnya sudah lama beredar di masyarakat. Karena itu, ketika kebenarannya dari rumor yang ada itu akhirnya terkuak, tak sungguh membuat kita terkejut, kecuali geleng-geleng kepala. Sebab, sekalipun sulit membuktikannya, harga untuk beragam kemewahan di sel penjara itu pastilah ada. Kita hanya tak tahu prosedurnya, kepada siapa, serta berapa besarannya.

Sejumlah wartawan yang ikut meliput jalannya sidak Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum ke Pondok Bambu, Minggu (10/1) malam, juga sempat mengabadikan mewahnya sel Artalyta dalam beberapa lembar foto dan diterbitkan di koran.

Itu sebabnya, pernyataan Kepala Rumah Tahanan Negara Pondok Bambu Sarju Wibowo, bahwa keberadaan fasilitas mewah untuk segelintir tahanan itu tak pernah ada, menjadi hal yang lebih mengejutkan, karena ternyata, bantahan itu tetap juga terlontar.

Lantas apa namanya sel berpenyejuk ruangan, berkulkas, ber-tv, ber-ruang karaoke, jika bukan mewah? Klaim bahwa 1.100 tahanan di Pondok Gede mendapatkan perlakuan yang sama juga rasa-rasanya sulit untuk dicerna. Kecuali memang semua sel yang ada di rutan itu fasilitasnya sama, dan para tahanan juga bisa dengan bebasnya membawa barang yang ia suka, termasuk arena bermain anak seperti yang dimiliki Artalyta.

Tribun Jabar, 12 Januari 2010

Iklan

Satu pemikiran pada “Sel Mewah Ayin dan Aling

  1. Ayin kembali membuat berita heboh, dengan ditemukannya fasilitas mewah di sel yang dihuni olehnya dalam infeksi mendadak SatGas pemberantasan mafia hukum. Sebenarnya bukan hal yang aneh bagi seorang ayin untuk bisa memperoleh fasilitas yang demikian mewah. Mengingat kapasitas dan kemampuan dia sebagai ratu lobi.

    Namun, siapapun orangnya yang menjadi tahanan. Sudah seharusnya diperlakukan sama. Sebab semua orang sama di depan hukum tanpa memandang status.
    Membuat Blog

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s