Sukses Uji Coba Pencegat Rudal


Militer Tiongkok kembali unjuk kedigdayaan. Kemarin (12/1) Beijing mengklaim sukses mengujicobakan sistem pencegat rudal sebagai wujud perkembangan pesat pertahanan udara. Konon, langkah itu sengaja ditempuh untuk menandingi kerja sama militer Taiwan dan Amerika Serikat (AS).

”Tiongkok telah berhasil mengujicobakan teknologi antirudal skala menengah yang berbasis di darat,” terang Jubir Departemen Luar Negeri (Deplu) Tiongkok Jiang Yu, seperti dilansir Agence France-Presse. Dia menegaskan bahwa uji coba tersebut bersifat defensif, sesuai dengan kebijakan pertahanan nasional Tiongkok.

Dalam konferensi pers di ibu kota itu, Jiang menepis anggapan bahwa uji coba sistem antirudal tersebut dilakukan untuk menyaingi Washington. Sebab, Beijing disebut-sebut tersinggung dengan hubungan mesra AS dan Taiwan. Belakangan, dua negara itu memang semakin intensif bekerja sama dalam bidang perdagangan senjata.

Tiongkok yang mengklaim Taiwan sebagai salah satu provinsinya khawatir wilayah tersebut nekat merdeka dengan berbekal senjata-senjata canggih buatan AS. Bahkan, berdasar informasi terbaru, Washington dan Taipei sudah menyepakati penjualan peranti canggih rudal Patriot. Karena itu, wajar jika pemerintahan Hu Jintao lantas mengimbau Pentagon membatalkan kesepakatan transaksi senjata dengan Taiwan.

Tapi, pakar militer Tiongkok di Nanyang Technological University, Singapura, yakin bahwa Negeri Panda itu hanya ingin pamer kekuatan. ”Faktanya, mereka sukses mengujicobakan sistem antirudal baru. Dan, itu cukup signifikan. Sementara informasinya (tentang menyaingi kerja sama AS-Taiwan) masih terlalu sedikit,” ungkap Richard Bitzinger kemarin.

Jawapos, 13 Januari 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s