Terlalu Sering Nonton TV Percepat Kematian, Benarkah?


Menonton televisi merupakan kebiasaan sehari-hari yang tampak sederhana. Siapa sangkat kebiasaan berlebihan menonton dapat menimbulkan risiko kematian lebih dini. Semakin sering Anda menonton televisi maka semakin tinggi risiko kematian yang diakibatkan oleh sakit jantung.

Berdasarkan studi yang diikuti 8.800 orang dewasa yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung, orang-orang yang menonton televisi empat jam atau lebih, 80 persen diantaranya kemungkinan memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung.

“Menonton televisi dalam waktu yang lama berarti Anda tidak melakukan gerakan otot akibat terlalu lama duduk. Dan, jika Anda tetap tidak mengaktifkan otot terlalu lama, maka itu dapat mengganggu metabolisme Anda,” ujar David Dunstan, Ph.D, kepala laboratorium Baker IDI Heart and Diabetes Institute di Australia, seperti dilansir kantor berita cnn, Senin (11/1).

Dunstan menambahkan, studi menunjukkan bahwa televisi mengarahkan akan adanya peningkatan konsumsi energi padat akibat terlalu banyakanya makanan yang dikonsumsi saat menonton televisi. Menurutnya, kebiasaan buruk itu memberikan efek yang tidak baik umtuk tubuh akibat tidak adanya pembakaran kalori.

Untuk itu, Dunstan menyarankan bagi mereka yang gemar menonton televisi, sebaiknya memanfaatkan momen penayangan komersial utnuk menggerakkan otot tubuh setelah duduk terlalu lama.

“Beranjaklah dari tempat duduk Anda, kemudian gerakkan otot kaki dan tubuh dalam beberapa menit. Semakin banyak Anda bergerak, maka semakin banyak pembakaran kalori,” tandas Dunstan.

Republika, 12 Januari 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s