Nonton TV Tingkatkan Risiko Kematian


Setiap penambahan satu jam di depan televisi setiap hari meningkatkan risiko seseorang meninggal akibat sakit jantung dan pembuluh darah sebesar 18 persen. Demikian dilaporkan Australian Associated Press, Selasa (12/1).

Menurut penelitian oleh beberapa ilmuwan Australia yang diterbitkan di “Journal of the American Heart Association”, masing-masing satu jam tambahan meningkatkan kemungkinan secara keseluruhan bagi seseorang untuk meninggal akibat semua sebab, termasuk kanker sebesar 11 persen. “Tubuh manusia dirancang untuk bergerak, bukan duduk untuk waktu lama,” kata pemimpin studi itu, David Dunstan.

“Tetapi perubahan teknologi, sosial, dan ekonomi menyebabkan banyak orang tidak menggerakkan otot mereka sebagaimana yang mereka lakukan sebelumnya,” katanya.

Profesor Dunstan, dari Baker IDI Heart and Diabetes Institute di Melbourne, mengatakan, duduk untuk waktu lama buruk bagi gula darah dan lemak, termasuk untuk orang yang sehat. Hubungan antara menonton televisi dan peningkatan risiko kematian terbukti benar sekalipun tak ada faktor risiko lain seperti merokok, makanan yang buruk, kolesterol tinggi, dan kegemukan.

Para peneliti tersebut memantau kebiasaan menonton televisi sebanyak 8.800 orang dewasa selama enam tahun, sebelum menerbitkan hasil yang mengejutkan itu.

Pikiran Rakyat, 14 Januari 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s