Komputer Tablet


Ada dasar cukup kuat mengapa tahun ini menjadi awal era komputer tablet. Bertahun-tahun berkutat pada isu, ramalan ambisius, dan obrolan, peranti itu berevolusi, dari yang terbatas menjadi komputer jinjing arus besar.

Salah satu penanda muncul dari pernyataan eksekutif yang memiliki kaitan erat di industri TI, bahwa pemain besar Dell dan Intel tengah berkolaborasi di tablet layar sentuh untuk dirilis tahun depan. Meski sumber yang dilansir oleh Wired.com itu hanya paham sedikit perihal spesifikasi, tetapi cukup nyata, tablet bakal melayani bacaan elektronik berbasis abonemen untuk menampilkan koran, majalah, dan media lain. Untuk bisnis pun tablet ini sangat mendukung.

Benar saja pada awal April lalu, kita digemparkan dengan munculnya komputer tablet, dengan kecanggihannya yang membuat kita takjub dan ingin membelinya. Hal ini menandakan komputer tablet berhasil menggemparkan dunia. Komputer tablet ini sebenarnya sudah diramalkan oleh Bill Gates sejak lima tahun lalu. Dia meramalkan,  komputer tablet ini akan sukses di pasaran. Ternyata benar saja, setelah keluarnya iPad, ramalannya terbukti. Angka penjualan diperkirakan melonjak dari 3,6 miliar dolar menuju 9 miliar dolar.

Bicara soal komputer tablet, ternyata gagasan komputer tablet sendiri bukan barang baru di industri teknologi. Perkembangan PC tablet dapat dilacak ke belakang hingga 1888, ketika kantor Paten AS, memberikan hak paten pada ahli elektronik, Elisha Gray, atas peranti stylus elektrikal untuk membaca tulisan tangan.

Dalam tahun berikut, banyak perusahaan perangkat keras macam Hewlett-Packard dan Acer, telah mengusung tablet yang hanya sukses di kalangan terbatas. Dikendalikan dengan pena-sentuh atau stylus di atas layar sensitif sentuh, PC tablet secara tradisional sudah dibuat khusus atas permintaan seniman dan perancang, tetapi gagal menembus tren besar.

Hanya, di beberapa tahun belakang, harga komponen untuk merakit layar sentuh anjlok tajam, membuat tipe baru layar sentuh mulai beredar di pasar monitor, demikian menurut Jennifer. Setelah layar sentuh yang dikendalikan pena stylus, datang layar sentuh minus alat.

Tipe kedua itu lebih murah dalam ongkos produksi, tetapi memiliki ketahanan pakai minim dan miskin kemampuan transmisi. Kemudian, sebuah teknologi terbaru disebut sentuhan kapasitas mulai beredar. Di tipe ini, elektroda dapat merasakan sentuhan jari pada sumbu X dan Y. Teknologi tersebut, walhasil menghentikan kebutuhan bantuan pena stylus.

Tablet PC adalah komputer portable berbentuk buku. Memiliki layar sentuh atau teknologi tablet digital yang memungkinkan pengguna komputer mempergunakan stylus atau pulpen digital selain keyboard ataupun mouse komputer. Pengguna bisa memasukkan teks mempergunakan program yang mengenali tulisan tangan, keyboard dalam monitor, pengenal percakapan, atau keyboard biasa (apabila ada). Banyak Tablet PC mempergunakan digitaliser, yang menghantarkan masukan posisi pulpen ke komputer dengan cepat.

Tablet PC menggunakan layar LCD sentuh, dapat digunakan untuk menulis dengan tangan menggunakan sejenis pulpen khusus yang disebut stylus. Layarnya pun dapat diputar ke atas dan ke bawah sehingga posisi keyboard menghadap tanah/pangkuan/meja dan posisi layar tidur menghadap ke atas. Layar Tablet PC juga dimungkinkan untuk bergerak memutar mirip gerakan orang menoleh, hingga 360 derajat.

Komputer tablet sejatinya merupakan komputer portabel seperti halnya laptop. Sesuai dengan namanya, bentuknya seperti tablet yang dipenuhi layar. Komputer  tablet memiliki layar sentuh atau teknologi tablet digital yang memungkinkan pengguna komputer mempergunakan stylus atau pulpen digital untuk mengoperasikannya. Oleh karena itu, pada umumnya komputer tablet tak dilengkapi keyboard maupun mouse.

Untuk mengetik tulisan atau memasukkan teks, sejumlah komputer tablet dilengkapi keyboard virtual yang bisa ditampilkan di layar. Beberapa produk ada yang dilengkapi program untuk mengenali tulisan tangan. Komputer tablet yang tak memiliki keyboard ini sering disebut komputer tablet murni. Contohnya iPad, komputer tablet yang diluncurkan boss Apple, Steve Jobs, pada akhir Januari lalu.

Sejumlah pendapat yang dihimpun dari internet menyebut fitur-fitur dan aplikasi yang bisa dimuat komputer tablet lebih terbatas meski dari segi bentuk perangkat ini lebih simpel ketimbang laptop atau notebook.***

Zulfi Nugraha, Teknik Elektro, Institut Teknologi Telkom.

PR – Kamis, 29 April 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s