Jack Dorsey, Terinspirasi Cara Sekelompok Burung Berkomunikasi


Jack Dorsey (19 November-Sekarang)

SEJAK era web 2.0 hadir, situs web tak lagi seperti khotbah monolog. Pembaca kini bisa memberi tanggapan, mengomentari, serta menyebarluaskan informasi. Dunia web pun kini jauh lebih berwarna. Web tak cuma berisi tulisan-tulisan formal yang beku, tetapi juga bisa berisi cerita unik yang berasal dari teman atau tokoh idola.

Jack Dorsey adalah pencipta Twitter, yaitu layanan microblogging dan jejaring sosial gratis yang setiap tweet-nya berjumlah 140 karakter. Pesan semini itu bisa menjadi pabrik uang. Makanya tak heran majalah Business Week menyebut lelaki jebolan New York University ini sebagai Best and Brightest in Technology. Sementara itu, Technology Review yang dipublikasikan oleh MIT (Massachusetts Institute of Technology) menempatkan Dorsey sebagai TR35, yaitu penemu luar biasa berusia di bawah 35 tahun.

Dorsey, atau juga jutaan anak muda Amerika Serikat lainnya, punya mimpi yang sama. Suatu hari nanti mereka ingin seperti Steve Jobs, Bill Gates, atau Mark Zuckerberg, yang kaya raya walaupun drop out dari kampusnya.

Untuk mewujudkan impiannya, pada Maret 2006, Dorsey menggandeng Biz Stone serta Evan William, anak muda penemu Blogger yang kaya raya karena menjual “mainannya” itu ke Google, untuk mendirikan Twitter, yang akhirnya diluncurkan pada bulan Juli di tahun yang sama. Dalam tempo dua tahun, Twitter si mini ini telah menjadi salah satu perusahaan internet baru yang paling panas bisnisnya. Penggunanya mencapai tiga juta lebih.

Twitter punya beberapa istilah. Di antaranya, tweet yang artinya sesuatu yang ditulis di status Twitter. Lalu ada tanda “@”, yaitu penanda yang ditulis di depan nama pengguna lain agar tweet yang ditulis diterima pengguna yang dituju. Sementara yang dimaksud dengan RT adalah retweet, yang berarti membalas tweet milik orang tanpa harus menghapus tweet yang bersangkutan.

Pengguna Twitter juga bisa membuat atau mengikuti topik perbincangan. Setiap tema dalam topik perbincangan di Twitter diberi tanda hash tags (#) di depannya. Para pengguna akun Twitter juga bisa mencari topik yang sedang banyak dibicarakan dalam trending topics atau TT. Ada juga istilah overheard (OH), yaitu penulisan tweet milik orang lain pada status sendiri, tanpa ingin mencantumkan siapa yang menuliskannya. OH ditulis di depan tweet yang ingin dimasukkan. Selain overheard, ada juga heard-trough (HT). Arti tulisan ini adalah mem-posting tweet yang berdasar kan sesuatu yang didengar dalam kehidupan nyata.

Ketika Biz Stone melihat aplikasi yang dibuat oleh Jack Dorsey pada 2006 lalu, dia lalu teringat bagaimana cara sekelompok burung berkomunikasi. “Informasi yang bersifat pendek dan cepat. Setiap individu berkicau, dan menikmati saat tersebut,” kata Biz Stone. Sebagai responsnya, Stone menghadirkan istilah “twttr”, dan tim lainnya kemudian menambahkan vokal dari deretan lima konsonan “twwtr”. Istilah “twttr” muncul karena terinspirasi oleh situs berbagi foto milik Yahoo, Flickr. Selain itu, terinspirasi juga dari kebiasaan penduduk di Amerika saat mereka mengirimkan SMS dengan menggunakan kode dalam 5 huruf. Kemudian para programmer membuat sebuah prototipe “10958” yang disebut sebagai sebuah kode pendek, selanjutnya kode tersebut berubah menjadi “40404” yang dipahami sebagai hal yang singkat dan mudah dipahami. Dari konsep sederhana tersebut, Stone mendeskripsikan sistemnya sebagai luapan komunikasi yang berkembang menjadi jejaring, berita tercepat, dan akhirnya menjadi forum untuk kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat ke-44.

Tweet pertama kali dilakukan oleh Jack Dorsey pada 21 Maret 2006, dengan kalimat “just setting up my twttr” pada pukul 12.50 waktu setempat. Twttr Beta diluncurkan oleh Evan Williams tepat pada saat dia merayakan ulang tahunnya.***

Toni Irawan, praktisi IT.

PR – Kamis, 05 Agustus 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s