Bertumpu pada Produk Kilang Domestik


PEMERINTAH meminta badan usaha penyedia dan pendistribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mengoptimalkan produksi kilang domestik.Dengan begitu,diharapkan ketergantungan pemenuhan konsumsi BBM bersubsidi domestik tak lagi banyak ditopang dari impor.

Seperti diketahui, pemerintah telah menunjuk PT Pertamina (Persero), PT Aneka Kimia Raya Corporindo Tbk dan PT Petronas Niaga Indonesia sebagai penyedia di tahun ini. Ketiganya terpilih dari 10 badan usaha yang mengikuti seleksi yang dilakukan Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas seperti PT Pertamina (Persero), PT Shell Indonesia, PT Bumi Asri Prima Pratama, PT AKR Corporindo Tbk., PT Patra Niaga, PT Petrobas Indonesia, PT Total Oil Indonesia, PT Petro Andalan Nusantara, PT Medco Sarana Kalibaru dan PT Petronas Niaga Indonesia.
Continue reading “Bertumpu pada Produk Kilang Domestik”

Iklan

Intel Pamerkan Listrik Tanpa Kabel


Pemanfaatan listrik tanpa kabel mungkin tak lama lagi digunakan pada alat-alat elektronika. Intel yang selama ini dikenal sebagai rajanya prosesor komputer telah memperkenalkan teknologi yang memungkinkan baterai ponsel atau laptop diisi ulang tanpa dicolokkan ke stok kontak.

“Mimpi untuk menyembunyikan sumber energi merupakan sesuatu yang menakjubkan,” ujar Justin Rattner, pejabat tinggi Intel. Teknologi tersebut didemonstrasikan dalam Intel Developer Forum yang berlangsung di San Fransisco baru-baru ini.

Intel menyebutnya WREL (wireless resonant energy link). Sebelumnya teknologi tersebut disebut WiTricity, kombinasi antara wireless (nirkabel) dan electricity (listrik). Continue reading “Intel Pamerkan Listrik Tanpa Kabel”

Warga Pamekasan Temukan Pembangkit Listrik Tanpa Bahan Bakar


Joko Pasiro, 40, warga Jalan Pongkoran, Pamekasan, Jawa Timur, Senin (2/2), mengumumkan penemuan pembangkit listrik tanpa bahan bakar.

Pembangkit lisrtik yang diklaim mampu menghasilkan tenaga listrik 3.000 watt itu menggunakan tenaga mekanik grafitasi.

Hasil temuannya itu dibuktikan di depan Bupati Pamekasan Kholilurrahman yang secara khusus datang ke rumahnya. Sayangnya, Joko meminta warawan untuk tidak mengambil gambar pembangkit listrik itu dengan alasan masih menunggu proses pengajuan hak paten.
Continue reading “Warga Pamekasan Temukan Pembangkit Listrik Tanpa Bahan Bakar”

Mengisi Baterai dengan Kibasan Tangan


Bayangkan sekiranya kita bisa mengisi baterai ponsel atau pemutar MP3 dengan kibasan tangan saja, atau dengan cara berjalan kaki. Tak perlu lagi ada baterai dan tak perlu lagi menancapkan ponsel ke stop kontak listrik.

Inilah yang sedang berupaya diwujudkan para periset dari School of Material Science and Engineering di Georgia Institute of Technology, Amerika Serikat. Mereka memanfaatkan teknologi yang mengubah energi mekanis dari gerakan tubuh atau bahkan aliran darah menjadi energi listrik. Kemudian listrik ini bisa dipakai menjalankan perangkat elektronik.

“Riset ini akan berdampak luas bagi teknologi pertahanan, monitoring lingkungan, ilmu pengetahuan biomedis dan perangkat elektronik pribadi,” ungkap peneliti utama Zhong Lin Wang seperti dikutip situs Sciencedaily. Continue reading “Mengisi Baterai dengan Kibasan Tangan”

“Jeli Bioetanol” Pengganti Minyak Tanah


Konversi minyak tanah ke gas yang sempat menimbulkan kontroversi dikalangan warga masyarakat beberapa waktu lalu mengundang perhatian kalangan kelompok mahasiswa peneliti dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung yang kemudian berhasil menemukan alternatif pengganti minyak tanah.

Hasil penelitian kelompok mahasiswa Fakultas Farmasi Unpad menemukan bahan bakar yang mereka namakan “Jeli bioetanol” dari bahan utama jerami menjadi pengganti minyak tanah ditampilkan pada Pameran Kreativitas Mahasiswa (PKM) di kampus Unpad Jalan Dipati Ukur Bandung, Kamis. Continue reading ““Jeli Bioetanol” Pengganti Minyak Tanah”

Isi Baterai? Kocok Dulu


JAKARTA РSaat ini adalah era milik perangkat elektronik jinjing. Demi memudahkan, piranti elektronik  menyertakan pula baterai yang dapat diisi ulang. Cukup colokkan ke sumber listrik, daya baterai segera terisi.  Masalah timbul, bila anda di luar ruangan. Mana ada soket dan terminal listrik di jalan raya, pantai, atau pegunungan?

Tak heran bila beberapa gadget masih menggunakan sumber tenaga dari baterai konvensional sekali pakai, berukuran AA, atau AAA, bertegangan 1,5 volt. Namun, baterai sekali pakai juga memberi masalah lingkungan serius.

Alasan itu yang mendorong desainer industri asal Korea Selatan, Mintpass, merancang baterai isi ulang tanpa perlu soket listrik. Baterai satu ini memang unik, sebab sengaja dirancang agar ramah lingkungan

Bukan pula baterai bertenaga surya, yang hanya mengandalkan iklim, membuat pengguna kesulitan bila matahari tidak nongol, atau saat malam menjelang. Cara mengisi ulang, cukup goyang atau kocok–apa pun istilahnya–baterai itu, hingga daya terisi kembali. Continue reading “Isi Baterai? Kocok Dulu”

Juara Pimnas PKMM Pimnas XXII 2009 PLTA untuk Desa Tertinggal


Sejak 2006, Himpunan Mahasiswa Elektroteknik (HME) ITB membentuk tim bernama Palapa, yang membantu pengadaan listrik di desa tertinggal. Projek angkatan 2005 itu dilaksanakan di desa Pamengpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Projek itu kemudian diusulkan menjadi peserta Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKMM) Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) XXII 2009 di Kampus Universitas Brawijaya, Malang, beberapa waktu lalu. Proposal berjudul “Palapa: Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Skala Pikohidro Untuk Desa Tertinggal” itu pun berhasil menyabet 2 emas pada kategori presentasi PKMM dan poster PKMM.

“Awalnya sih belum diproyeksikan secara sengaja untuk Pimnas, selain hanya kerja sosial dari angkatan. Tetapi setelah dipikir-pikir kegiatan ini perlu juga disosialisasikan lebih luas, agar semakin dikenal oleh teman-teman lain, dan tergerak melakukan hal serupa,” kata Taufik Rossal, biasa dipanggil Ochal, mahasiswa Teknik Elektro ITB 2005, yang menjadi ketua pelaksana Palapa untuk Pimnas, kepada Kampus. Selain Ochal, tim Palapa untuk Pimnas itu terdiri atas Anas Fauzi dan Testantoro Randi, keduanya juga berasal dari Teknik Elektro ITB, serta Karinta Utami dari Teknik Lingkungan ITB.

Ochal mengatakan, selain sebagai pengaplikasian ilmu perkuliahan di masyarakat, Palapa juga merupakan bentuk kepedulian sosial. “Kami ingin berbuat sesuatu yang berguna untuk masyarakat sebelum kami lulus. Kita tahu bahwa listrik itu energi yang vital. Tetapi di beberapa daerah masih belum beruntung teraliri listrik,” katanya. Continue reading “Juara Pimnas PKMM Pimnas XXII 2009 PLTA untuk Desa Tertinggal”